Showing posts sorted by date for query selingkuhi-kakak-ipar-setelah-aku-kasih. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query selingkuhi-kakak-ipar-setelah-aku-kasih. Sort by relevance Show all posts

Selingkuhi Abang Ipar Sesudah Saya Kasih Obat Perangsang

Selingkuhi Abang Ipar Sesudah Saya Kasih Obat Perangsang
CERITA DEWASASelingkuhi Kakak Ipar Setelah Aku Kasih Obat Perangsang # Aku punya seorang abang ipar, Yanti Herawati namanya. Usianya sudah 34 tahun, lebih bau tanah 6 tahun dari istriku.

Selingkuhi Kakak Ipar Setelah Aku Kasih Obat Perangsang Selingkuhi Kakak Ipar Setelah Aku Kasih Obat PerangsangCERITA DEWASA - Suatu pagi di hari Minggu, saya diminta istriku mengantarkan masakan yang dibuatnya untuk keponakannya, belum dewasa Mba Yanti. Tanpa pikir panjang saya pribadi melajukan mobilku ke rumah Mba Yanti, kali ini sendirian saja. Dan satu hal yang membuatku semangat ialah fakta bahwa suami Mba Yanti sedang tidak ada di rumah.

Sampai di rumah Mba Yanti, semua masih tidur sehingga yang membukakan pintu ialah pembantunya. Aku masuk ke dalam rumah dan sehabis yakin si pembantu naik ke kamarnya di atas, saya mulai bergerilya.

Dengan perlahan saya membuka pintu kamar Mba Yanti, dan ibarat sudah kuduga, Mba Yanti tidur dengan daster tipisnya yang bab bawahnya sudah tersingkap hingga paha dan celana dalam warna hitamnya. Aku meneguk ludah dan pribadi konak melihat paha montok yang putih mulus itu, apalagi lengkap dengan CD hitam yang kontras dengan kulit putihnya.

Pagi itu saya sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk dapat menjajal badan montok abang iparku. Tekadku sudah bundar untuk menikmati setiap lekukan tubuhnya. Setelah puas melihat pemandangan di kamar, saya kemudian menuju meja makan di mana kulihat dua gelas teh manis sudah terhidang, satu untukku dan satunya niscaya untuk Mba Yanti. 
Dengan penuh semangat saya meneteskan cairan perangsang yang kubeli beberapa waktu kemudian ke dalam teh Mba Yanti. Aku berharap perempuan itu akan dipenuhi birahi sehingga tidak menolak untuk saya sentuh.
Dewi keberuntungan memang sedang memihakku pagi itu. Tak berapa lama, Mba Yanti bangkit dan ibarat biasa, dengan santainya ia berjalan keluar kamar masih dengan daster minim itu yang membuatku semakin tergila-gila.

“Eh, ada Farhan, udah lama?”, sapanya dengan bunyi serak yang terdengar seksi, seseksi tubuhnya.
“Baru mbak, antar masakan buatan Rina”, jawabku sambil melihat dengan terang buah dada besarnya yang no-bra itu.
CERITA DEWASA - Mba Yanti memang sangat cuek, ia tidak memperdulikan mataku yang bandel memandangi buah dadanya yang menggelantung di balik daster tipisnya. Dengan gontai ia menuju meja makan dan menghirup teh yang sudah kuberikan cairan perangsang. Menurut teori, dalam waktu 5 hingga 10 menit ke depan, hormon progesteron Mba Yanti akan meningkat dan ia akan terbakar nafsu birahi.

Setelah minum teh, Mba Yanti masuk ke kamar mandi untuk basuh muka, pipis dan pastinya basuh meki lah, he3x…

Keluar dari kamar mandi, wajah Mba Yanti memang sudah lebih segar. Masih dengan daster tipis yang menunjukkan info maksimal itu, ia memanggil pembantunya dan menyuruh ke pasar. Wah, tambah perfect deh, pikirku.

Setelah sedikit beraktivitas di ruang makan, ia kembali ke kamar. Pasti ia akan ganti baju pikirku. Dengan perlahan saya mengikuti di belakangnya. Dan benar juga ibarat dugaanku, Mba Yanti tidak menutup dengan baik pintu kamarnya. Dia begitu hirau taacuh atau sengaja memberikanku kesempatan mengintipnya berganti baju.

Penisku semakin mengeras melihat Mba Yanti menanggalkan dasternya dan … oh, rupanya obat perangsangku sudah mulai bekerja. Mba Yanti tampak gelisah kemudian mengusap-usap selangkangannya dengan tangan. Aku ibarat diberi berkah pagi itu, Mba Yanti benar2x ibarat terangsang hebat. Dia dengan sedikit terburu-buru melepas CD hitamnya sehingga sekarang ia benar2x bugil di kamar. Kemudian kulihat ia mengusap-usap bab meki dan sekitarnya dengan tangan. Wah… tak akan kubiarkan ia melaksanakan masturbasi.

Dengan semangat 45 dan penuh percaya diri, saya membuka celanaku dan membiarkan penisku yang sudah konak dari tadi mengacung bebas.

Walau dengan sedikit canggung, saya beranikan diri membuka pintu kamarnya.

“Farhan… kamu…”, Mba Yanti menjerit melihat saya masuk ke kamarnya sementara ia sedang bugil dan lebih kaget lagi melihat saya tanpa celana dan mengacungkan penis ke arahnya.
“Daripada pakai tangan, pakai ini aja Mbak…”, pintaku seraya memegang batang penisku.“Gila kamu, jangan kurang ajar”, sergahnya saat saya mendekati badan bugilnya.
Mba Yanti menampik tanganku yang ingin menjamahnya, tapi nafsu birahi yang memperabukan otaknya membuatnya tak cukup tenaga untuk menolak lebih lanjut sentuhanku.

Ketika tanganku berhasil meraih buah dada dan meremasnya, ia hanya bilang “Gila kamu!”, tapi tak sedikitpun menjauhkan tanganku untuk meremas-remas buah dada dan memilin puting susunya.

Aku sudah merasa di atas angin. Mba Yanti hanya bersumpah serapah, namun tubuhnya ibarat pasrah. Setiap sentuhan dan remasan tanganku di tubuhnya hanya direspon dengan kata “kurang ajar” dan “gila kamu”, namun saya merasa yakin ia menikmatinya.

Dugaanku betul, Mba Yanti hasilnya dengan malu2x memegang batang penisku.

“Besar banget punya kau Farhan”, serunya.
“Pingin masuk memek Mbak tuh…” jawabku.Mba Yanti tersenyum manja,”Gila kamu!”“Iya mbak, saya memang tergila-gila pada Mbak”, rayuku sambil terus memilin puting susunya yang sudah mengeras.
Mba Yanti semakin relaks dan pasrah. Kini dengan sangat gampang saya dapat meraih kawasan selangkangannya yang berbulu tipis dan mulai meraba-raba vaginanya yang ternyata sudah becek.

“Kaya’nya memeknya udah minta nih Mbak”, kataku.
“Gila kamu!”, entah sudah berapa kali ia mengeluarkan kata itu pagi ini.“Nungging Mbak, saya masukin dari belakang”, pintaku untuk doggy style.
Mba Yanti masih dengan sumpah serapah menuruti kemauanku. Kini pantat bahenolnya terpampang di hadapanku, pantat yang selama ini saya impikan itu hasilnya dapat kuraih dan kuremas-remas.

Dengan perlahan, saya memasukkan batang penisku ke dalam liang vaginanya. Tidak sulit tentu saja, maklum sudah punya dua anak dan memang sudah becek pula.

Maka adegan selanjutnya sudah dapat ditebak, Mba Yanti yang sudah terbakar birahi tentu saja orgasme lebih dulu akhir pompa penisku pada vaginanya.

Namun sekali lagi, pagi itu memang milikku. Meskipun sudah orgasmu, abang iparku yang montok itu tetap penuh birahi meladeni permainanku hingga hasilnya kami mencicipi orgasme secara bersama. Nikmatnya luar biasaaaa….

Cerita Dewasa" di atas. Jangan lupa bookmark web Video HotVideo SexVideo SeksVideo MesumVideo 17Video PornoVideo BugilVideo NgentotVideo BokepVideo DewasaVideo ABG, Film Bokep, Film Porno, Film Dewasa, Cerita Sex ‪, ‎Cerita 17 Tahun,‬ ‪‎Cerita Bokep‬, ‪‎Cerita Dewasa, ‎Cerita Hot‬, Cerita Hot‎Cerita Kenikmatan, ‎Cerita Ngentot, ‎Cerita Porno,‬ ‎Cerita Artis, ‎Cerita Tante‎Cerita Sex, ‎Cerita Ngentot, ‎Cerita Sex Dewasa, ‎Tante Girang, ‎Cerita Seks Tante, ‎Ngentot Memek, ‎Cersex‬, Cerita ‎Ngentot, ‎Cerita JandaCerita ABG, Cerita 17, Cerita Mesum


3