Cerita Sex - Selasa siang pada bulan maret saya terpaksa berteduh di suatu dealer motor kecil di cibubur. hanya ada seorang gadis spg-nya. namanya eva umur 24 thn, gadis sunda yg manis. yang saya suka dari dirinya merupakan bibirnya yang agak besar, seksi serta manis. hampir sejam ngobrol hasilnya hujan berhenti serta saya pulang sambil meminta kartu namanya.
singkat dongeng kita tidak jarang bekerjasama lewat telpon. saya semakin terang mengenai statusku yang telah beristri tapi tampaknya tidak problem bagi dia, katanya tidak sedikit berkawan tidak sedikit berkahnya. tapi saya memintanya utk menghubungiku hanya siang dng argumen takut istipsu salah sangka. kekerabatan kita semakin makin erat meski hanya lewat telpon. ada perasaan romantis setiap kali berkata ditelpon dengan eva.
eva orangnya enak diajak ngobrol apapun tentu nyambung. eva pun tampaknya menikmati perhatianku. meski tinggalnya tidak terlalu jauh, saya biasa mengiriminya kartu pos yang isnya tidak jarangkali memuji suaranya, bibirnya alias alisnya yang tebal alias yang isinya berupa ucapan terimakasih atas persahabatan unik kami. menonton tasumsi eva yg hangat, saya yg mulanya iseng mulai berpikir kenapa saya tidak jadikan dirinya selingkuhanku.
3 bulan seusai pertemuan pertama, saya mengajaknya ketemuan. kita kesepakatan berjumpa di suatu mall di tempat cijantung. rabu sore saya duduk di mcD menantikan eva, jam 17.45 gadis itu muncul. blue jeans ketat membentuk pinggul, pantat serta pahanya. serta t-shirt ketat bertulis merk motor jepang membungkus tubuhnya. buahdadanya terkesan sedang. padahal yang paling saya kagumi dari wanita merupakan buah dada yang besar menantang semacam rizki pritasari. tapi it’s setuju mumpung eva menyukaiku. kita ngobrol serta semacam pertemuan pertama gadis ini mmg memikat dikala sedang “ribut”.
sepanjang pertemuan itu eva tidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya. dirinya bahkan melap mulutku yang katanya belepotan saos. mendapat angin saya makin yakin jikalau ia mmg menyukaiku. saya mengantarnya pulang kekontrakannya di cibubur juga (orang tuanya tinggal di cengkareng). eva memintaku singgah sebentar.kuterima ajakannya. rumahnya kecil ruangnya ada tiga semacam umumya kontrakan di jakarta.
suasana romantis yang sdh tercipta semenjak di mall cijantung tadi membikin udara di ruang tamu menyesakkan dadaku. situasi rumah memancing kelakianku. saya wajib mengakhiri pertemuan ini dng kesan yang dalam. mata eva menatapku berharap saya mengawali sesuatu. saya akal-akalan mau kekamar kecil. eva mengantarku kedalam. ia berlangsung didepanku. sampai diruang tengah yg merupakan kamar tidurnya, kutarik tangannya, badan kita berhadapan.
“kenapa mas?” saya tidak menjawab pertanyaannya, kutarik tubuhnya, tdk ada perlawanan. kucium bibirnya , kukulum lembut, terasa aroma burger dimulutnya.
bibirnya yang seksi terasa manis. eva mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjelajahi mulutnya. tubuhku terangsang kesaksian eva, ia belum sempat bercinta, jadinya saya merasa tertantang utk mengajar serta memberinya kepuasan yg tidak bakal terlupa. lama kita berpagut, eva menikmati pagutan panas kami. saya mencicipi tubuhnya memanas. kulepas t-shirtnya, eva menurut. bh eva berwarna pink, semacam yg kubayangkan susunya sedang. agak menyembul karena bh-nya yang agak ketat. kujilati lehernya eva menggelinjang kegelian.
“EHHHH…GELI MAS…” pelukan eva mengencang. ia mendesah-desah lembut,
“AAAHH….. AAAHHHH…..tubuhnya bergerak-gerak erotis dlm pelukanku membikin nafsuku semakin bergerak naik.
kulepas jeans-nya, eva pasrah dirinya bahkan menolongku melepas celananya. cd berwarna hitam,
“hhhmmm… warna kusuka, seksi…” kubimbing tubuhnya ke kasur yg terletak diujung ruangan, (eva tdk punya ranjang) kurebahkan tubuhnya. saya tersenyum menatapnya. eva membelai rambutku.
“aku mencintaimu eva…”rayuku menciumi wajahnya
“eva juga mas… ” saya mulai bergerilya diatas tubuhnya kujilati lagi lehernya, tahap badan wanita yg paling gampang membikin membikin mereka kegelian.
kutelusuri dadanya menuju cuilan susunya. tanganku masuk kebalik bh-nya. kucubit bandel putingnya, eva meringis, mencubit pundakku. kulepas bh-nya. kini semua terpampang mengagumkan dihadapanku. kunikmati susu itu, eva mengelinjang keenakan. darahku mendidih saya turun menjilati, menciumi perutnya, kita terbawa suasan panas. yg saya heran kok eva membiarkan pintu rumahnya terbuka serta tdk takut tertangkap berair org lain.
yang saya perhatikan ada banyak sekali rumah lain dekat sini saya sampai di atas selangkangannya. kutarik turun pelan cd-nya tangan eva berhenti mremas-remas rambutku. dirinya semacam menantikan sesuatu. pelan tapi tentu kulorotkan sampai cd-nya terlepas. kusergap selangkangannya dng wajahku. vaginanya kuoral. sedikit terpekik eva menjambak rambutku. jambakan eva membikinku bergairah. kuisap, jilat bibir vagina serta klitorisnya. lidahku menelusup masuk keliangnya. eva menggelinjang, mengejang. serta bergetar bergantian desahannya menjelma erangan cepat.
“EEENNNGGGHHHHH………RRRRRR RGGGGGGHHHHHHHHH …. .. MASSSS…….. OGGHHH….” nafasku memburu, vagina eva terasa gurih.
tubuhku ikut bergetar. nikmatnya vagina ini rasanya lebih nikmat dari vagina istipsu yg mulai longgar seusai melahirkan. dng sigap kubuka semua pakaianku, kini akupun telanjang bulat. kaki eva menjepit-jepit kepalaku. gadis ini terangsang hebat. tapi rasanya tidak adil jikalau ia terbang sendiri. kuputar tubuhku menjadi gaya 69. penisku yang tegang mengacung di wajahnya. eva shock sewaktu menonton penisku, ia terdiam, mungkin tdk tahu wajib meperbuat apa.
“pegang semakin diremas sayang” ajarku. agak lama gres eva mau meremas-remas penisku. enak ada sensasi nikmat menyerangku.
rasanya lebih nikmat dr pada kuremas sendiri alias istipsu yg meremasnya. pantatku bergoyang mengikuti gerak jari-jari eva. lama-kelamaan remasan eva makin arif serta lincah. penisku menegang semakin serta terasa panas. kusemakinkan oralku di vaginanya, eva makin semangat memaini batang kejantananku. vaginanya berair oleh liur serta lendir. saya sendiri tidak tahan lagi,
“isap sayang…” pintaku dng nada memelas. mungkin dlm keadaan fly, eva menurut saja, dilahapnya penisku.
pertama agak pelan ragu, tapi kemudian eva sehingga buas. saya susah mengfotokan rasa apa yg sedang menyerang tubuhku. luarbiasa. kita berpacu saling memuaskan. gadis itu tdk butuh diajar tidak sedikit utk menikmati hidayah seks ini. penisku terasa penuh terasa maniku mulai mengaliriku batangku. sesaat gerakan eva menggila serta tangannya berhenti meremas penisku. dirinya bakal orgasme. kuhentikan permainan binal kami. kuputar tubuhku ke posisi tradisional, eva tampaknya keberatan. wajahnya kelu nikmat.
“jangan berhenti mas….” suaranya berat. nafasnya tersenggal.
“kenapa sayang…?” enak ya..?” godaku eva mengangguk aib sambil menggigit dadaku. saya tersentak,
“jangan sayang kelak dilihat istipsu”, tapi telat bekas merah halus terfoto didadaku.
“kubalas kau..” kuisap cuilan susunya, keras.. cupang merah dikala ini menghiasi susunya.
“kita wajib bercinta sebelum cupangmu hilang”
“kalo tidak ada bencana yg bakal menimpa kita” kataku.
“Ngarang..” sambil agak menindih tubuhnya, kubelai rambutnya.
“bolehkah perawanmu untukku sayang?”
“terbuktinya eva tetap perawan skrg mas?” wajahnya agak heran.
“vaginamu dioral tdk berarti keperawananmu hilang”
“tdk ada darah, yg ada hanya lendirmu” eva memelukku,
“aku suka pada mas semenjak pertemuan pertama serta tiga bulan ini telah jatuh cinta padamu mas”.
“sekarang saya telanjang dihadapanmu, semua milikmu mas”
“aku sdh beristri” kataku
“aku tidak cemburu padanya” jawabnya polos.
inilah wanita, mereka memberi seks supaya memperoleh cinta. sedang pria memberi cinta utk memperoleh seks. kuciumi wajahnya, eva membalas. birahi kita kembali bangkit. kulit kita bergesekan mengangkat sensasi nokmat. susunya hangat lembut serta kenyal menggosok dadaku.
“OOOOGGGGHHHHHHHHH…..” saya mengerang nikmat kita kembali karam dlm kemesuman. eva mengerang sewaktu jariku menusuk vaginanya yg banjir.
kukocok tdk terlalu dalam, saya tdk ingin merobek selaputnya, agar penisku yg merobeknya.
“MAS….. ENAKKKK… suaranya lirih. badan eva mmemanas, akupun mendidih. kutuntun tangannya memegang penisku.
“bantu mas masuk ke vaginamu sayang..” eva meremas penisku serta mengarahkan ke vaginanya.
alat kelamin kita bersentuhan. kepala batangku menyentuh bibir vaginanya. inilah pertamakali kita seutuhnya bersatu. kudorong masuk penisku yang mengeras semacam batu. mata eva terpajam sambil menggigit bibirnya. pelan… pelan… tertahan. vagina yg berair serta sdh terbuka itu tetap sempit utk di masuki kutarik keluar kemudian masuk, semakin berulang
“AAAGGGHH…’AAAGGGHH” “AAAGGGGHHHH” eva berteriak tertahan setiap kali penisku mengocoknya.
“SAKIT MAAASSS…”suaranya bercampur sakit serta enak
“MAS LEPAS”
“JANGANNN…” tangannya menahan pantatku semakin kukocok, pantatnya bergerak maju mundur.
bercak darah segar menempel di penisku. hasilnya saya mendapat keperawanannya. lewat 5 menit…
”SLEEEPPP….” penisku tertanam.
“OOOGGGHHHH….”nikmatnya penisku tertanam, dinding nya mengendut hangat, sebisa mungkin kutancapkan penisku sampai menyentuh dasar liangnya.
liang eva sempit tapi dalam, penisku yg panjangnya sedang saja kurang lebih 15-16 cm karam semua. badan eva mengejang bergetar, ia menggigit lagi dadaku hari ini agak dekat leher. tapi krn sedang fly saya tidak peduli. seusai banyak sekali dikala kita meresapi setiap butir kenikmatan. saya mulai mengocok vaginanya. kita berburu dalam nafsu birahi. saya semacam seorang joki yang duduk diatas kuda. sementara eva menggelepar-gelepar semacam ikan kehabisan air. kamar eva penuh dengan aroma mani, nafas yg memburudan erangan.
“PLAKK…CEEPLAK…CEPLAK. ..” bunyi air serta kulit bertepukan
“OGGH…OGH..OGH.. hanya itu yg keluar dr mulutku berulang ulang. pikiranku tersumbat tubuhku melayang kesurga.
eva tambah membikinku bersemangat mencabulinya dengan suaranya yang merengek, mengerang nikmat. berkali-kali ia menceracau tidak karuan.
“HHOOOOOOGHHH……..MMMAAAAAS S…. EENNAAAKKK…. SAAA…KKKIITTT… “EEvVV… LLAAGGIII……..”
“NNNNNNNGGGGGGGGHHHHHHH……. .” seusai 10 menit yg rasanya semacam sepuluh thn.
badan eva mengejang terdiam, suaranya tersendat-sendat, “EGH…EGH…EGH…” eva memelukku erat. eva hampir hingga. kupercepat kocokanku tubuhku ikutan bergetar hebat. terasa maniku mengaliri penisku, sebentar lagi saya bakal meledak. rasa nikmat menjalar dari batang penisku kepaha sampai ujung jariku, mengalir kesekujur tubuhku. inilah rasa yg sampai skrg tidak dapat dijelaskan serta tidak bernama. geli, nikmat, ingin menangis, lemas bercampur aduk. kemudian saya tidak dapat bergerak, tubuhku kejang otakku berhenti bekerja. eva melenguh panjang,
“EEENNNNGGGGHHHHHH………… …..” akupun menyusulnya,
“EENNNGGGHHHHHHHHH…….. …” kita orgasme bersama. kita berpelukan.
saya tetap menindihnya tidak ingin mencabut senjataku dari liangnya. kuseka keringat di wajahnya, wajahnya tersenyum manis memencarkan kenikmatan yg tiada tara.
“terima kasih sayang”,Kau wanita yang hebat”
“kau membawaku kesurga”, kukecup keningnya
“mas saya cinta kau..jangan tinggalkan aku”suaranya lemah seusai kejadian malam itu, saya menantikan utk menidurinya lagi.
End by Kumpulan Cerita Sex Bergambar - Cerita Dewasa, Cerita Mesum, ABG Bugil, Cerita Ngentot Tante, Kisah Janda Hot dan Cerita Seks Terbaru 2017. Sumber http://www.ceritasex2017.com/
![]() |
| Cerita Ngentot Cewek SPG Cantik dan Seksi |
singkat dongeng kita tidak jarang bekerjasama lewat telpon. saya semakin terang mengenai statusku yang telah beristri tapi tampaknya tidak problem bagi dia, katanya tidak sedikit berkawan tidak sedikit berkahnya. tapi saya memintanya utk menghubungiku hanya siang dng argumen takut istipsu salah sangka. kekerabatan kita semakin makin erat meski hanya lewat telpon. ada perasaan romantis setiap kali berkata ditelpon dengan eva.
eva orangnya enak diajak ngobrol apapun tentu nyambung. eva pun tampaknya menikmati perhatianku. meski tinggalnya tidak terlalu jauh, saya biasa mengiriminya kartu pos yang isnya tidak jarangkali memuji suaranya, bibirnya alias alisnya yang tebal alias yang isinya berupa ucapan terimakasih atas persahabatan unik kami. menonton tasumsi eva yg hangat, saya yg mulanya iseng mulai berpikir kenapa saya tidak jadikan dirinya selingkuhanku.
3 bulan seusai pertemuan pertama, saya mengajaknya ketemuan. kita kesepakatan berjumpa di suatu mall di tempat cijantung. rabu sore saya duduk di mcD menantikan eva, jam 17.45 gadis itu muncul. blue jeans ketat membentuk pinggul, pantat serta pahanya. serta t-shirt ketat bertulis merk motor jepang membungkus tubuhnya. buahdadanya terkesan sedang. padahal yang paling saya kagumi dari wanita merupakan buah dada yang besar menantang semacam rizki pritasari. tapi it’s setuju mumpung eva menyukaiku. kita ngobrol serta semacam pertemuan pertama gadis ini mmg memikat dikala sedang “ribut”.
sepanjang pertemuan itu eva tidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya. dirinya bahkan melap mulutku yang katanya belepotan saos. mendapat angin saya makin yakin jikalau ia mmg menyukaiku. saya mengantarnya pulang kekontrakannya di cibubur juga (orang tuanya tinggal di cengkareng). eva memintaku singgah sebentar.kuterima ajakannya. rumahnya kecil ruangnya ada tiga semacam umumya kontrakan di jakarta.
suasana romantis yang sdh tercipta semenjak di mall cijantung tadi membikin udara di ruang tamu menyesakkan dadaku. situasi rumah memancing kelakianku. saya wajib mengakhiri pertemuan ini dng kesan yang dalam. mata eva menatapku berharap saya mengawali sesuatu. saya akal-akalan mau kekamar kecil. eva mengantarku kedalam. ia berlangsung didepanku. sampai diruang tengah yg merupakan kamar tidurnya, kutarik tangannya, badan kita berhadapan.
“kenapa mas?” saya tidak menjawab pertanyaannya, kutarik tubuhnya, tdk ada perlawanan. kucium bibirnya , kukulum lembut, terasa aroma burger dimulutnya.
bibirnya yang seksi terasa manis. eva mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjelajahi mulutnya. tubuhku terangsang kesaksian eva, ia belum sempat bercinta, jadinya saya merasa tertantang utk mengajar serta memberinya kepuasan yg tidak bakal terlupa. lama kita berpagut, eva menikmati pagutan panas kami. saya mencicipi tubuhnya memanas. kulepas t-shirtnya, eva menurut. bh eva berwarna pink, semacam yg kubayangkan susunya sedang. agak menyembul karena bh-nya yang agak ketat. kujilati lehernya eva menggelinjang kegelian.
“EHHHH…GELI MAS…” pelukan eva mengencang. ia mendesah-desah lembut,
“AAAHH….. AAAHHHH…..tubuhnya bergerak-gerak erotis dlm pelukanku membikin nafsuku semakin bergerak naik.
kulepas jeans-nya, eva pasrah dirinya bahkan menolongku melepas celananya. cd berwarna hitam,
“hhhmmm… warna kusuka, seksi…” kubimbing tubuhnya ke kasur yg terletak diujung ruangan, (eva tdk punya ranjang) kurebahkan tubuhnya. saya tersenyum menatapnya. eva membelai rambutku.
“aku mencintaimu eva…”rayuku menciumi wajahnya
“eva juga mas… ” saya mulai bergerilya diatas tubuhnya kujilati lagi lehernya, tahap badan wanita yg paling gampang membikin membikin mereka kegelian.
kutelusuri dadanya menuju cuilan susunya. tanganku masuk kebalik bh-nya. kucubit bandel putingnya, eva meringis, mencubit pundakku. kulepas bh-nya. kini semua terpampang mengagumkan dihadapanku. kunikmati susu itu, eva mengelinjang keenakan. darahku mendidih saya turun menjilati, menciumi perutnya, kita terbawa suasan panas. yg saya heran kok eva membiarkan pintu rumahnya terbuka serta tdk takut tertangkap berair org lain.
yang saya perhatikan ada banyak sekali rumah lain dekat sini saya sampai di atas selangkangannya. kutarik turun pelan cd-nya tangan eva berhenti mremas-remas rambutku. dirinya semacam menantikan sesuatu. pelan tapi tentu kulorotkan sampai cd-nya terlepas. kusergap selangkangannya dng wajahku. vaginanya kuoral. sedikit terpekik eva menjambak rambutku. jambakan eva membikinku bergairah. kuisap, jilat bibir vagina serta klitorisnya. lidahku menelusup masuk keliangnya. eva menggelinjang, mengejang. serta bergetar bergantian desahannya menjelma erangan cepat.
“EEENNNGGGHHHHH………RRRRRR RGGGGGGHHHHHHHHH …. .. MASSSS…….. OGGHHH….” nafasku memburu, vagina eva terasa gurih.
tubuhku ikut bergetar. nikmatnya vagina ini rasanya lebih nikmat dari vagina istipsu yg mulai longgar seusai melahirkan. dng sigap kubuka semua pakaianku, kini akupun telanjang bulat. kaki eva menjepit-jepit kepalaku. gadis ini terangsang hebat. tapi rasanya tidak adil jikalau ia terbang sendiri. kuputar tubuhku menjadi gaya 69. penisku yang tegang mengacung di wajahnya. eva shock sewaktu menonton penisku, ia terdiam, mungkin tdk tahu wajib meperbuat apa.
“pegang semakin diremas sayang” ajarku. agak lama gres eva mau meremas-remas penisku. enak ada sensasi nikmat menyerangku.
rasanya lebih nikmat dr pada kuremas sendiri alias istipsu yg meremasnya. pantatku bergoyang mengikuti gerak jari-jari eva. lama-kelamaan remasan eva makin arif serta lincah. penisku menegang semakin serta terasa panas. kusemakinkan oralku di vaginanya, eva makin semangat memaini batang kejantananku. vaginanya berair oleh liur serta lendir. saya sendiri tidak tahan lagi,
“isap sayang…” pintaku dng nada memelas. mungkin dlm keadaan fly, eva menurut saja, dilahapnya penisku.
pertama agak pelan ragu, tapi kemudian eva sehingga buas. saya susah mengfotokan rasa apa yg sedang menyerang tubuhku. luarbiasa. kita berpacu saling memuaskan. gadis itu tdk butuh diajar tidak sedikit utk menikmati hidayah seks ini. penisku terasa penuh terasa maniku mulai mengaliriku batangku. sesaat gerakan eva menggila serta tangannya berhenti meremas penisku. dirinya bakal orgasme. kuhentikan permainan binal kami. kuputar tubuhku ke posisi tradisional, eva tampaknya keberatan. wajahnya kelu nikmat.
“jangan berhenti mas….” suaranya berat. nafasnya tersenggal.
“kenapa sayang…?” enak ya..?” godaku eva mengangguk aib sambil menggigit dadaku. saya tersentak,
“jangan sayang kelak dilihat istipsu”, tapi telat bekas merah halus terfoto didadaku.
“kubalas kau..” kuisap cuilan susunya, keras.. cupang merah dikala ini menghiasi susunya.
“kita wajib bercinta sebelum cupangmu hilang”
“kalo tidak ada bencana yg bakal menimpa kita” kataku.
“Ngarang..” sambil agak menindih tubuhnya, kubelai rambutnya.
“bolehkah perawanmu untukku sayang?”
“terbuktinya eva tetap perawan skrg mas?” wajahnya agak heran.
“vaginamu dioral tdk berarti keperawananmu hilang”
“tdk ada darah, yg ada hanya lendirmu” eva memelukku,
“aku suka pada mas semenjak pertemuan pertama serta tiga bulan ini telah jatuh cinta padamu mas”.
“sekarang saya telanjang dihadapanmu, semua milikmu mas”
“aku sdh beristri” kataku
“aku tidak cemburu padanya” jawabnya polos.
inilah wanita, mereka memberi seks supaya memperoleh cinta. sedang pria memberi cinta utk memperoleh seks. kuciumi wajahnya, eva membalas. birahi kita kembali bangkit. kulit kita bergesekan mengangkat sensasi nokmat. susunya hangat lembut serta kenyal menggosok dadaku.
“OOOOGGGGHHHHHHHHH…..” saya mengerang nikmat kita kembali karam dlm kemesuman. eva mengerang sewaktu jariku menusuk vaginanya yg banjir.
kukocok tdk terlalu dalam, saya tdk ingin merobek selaputnya, agar penisku yg merobeknya.
“MAS….. ENAKKKK… suaranya lirih. badan eva mmemanas, akupun mendidih. kutuntun tangannya memegang penisku.
“bantu mas masuk ke vaginamu sayang..” eva meremas penisku serta mengarahkan ke vaginanya.
alat kelamin kita bersentuhan. kepala batangku menyentuh bibir vaginanya. inilah pertamakali kita seutuhnya bersatu. kudorong masuk penisku yang mengeras semacam batu. mata eva terpajam sambil menggigit bibirnya. pelan… pelan… tertahan. vagina yg berair serta sdh terbuka itu tetap sempit utk di masuki kutarik keluar kemudian masuk, semakin berulang
“AAAGGGHH…’AAAGGGHH” “AAAGGGGHHHH” eva berteriak tertahan setiap kali penisku mengocoknya.
“SAKIT MAAASSS…”suaranya bercampur sakit serta enak
“MAS LEPAS”
“JANGANNN…” tangannya menahan pantatku semakin kukocok, pantatnya bergerak maju mundur.
bercak darah segar menempel di penisku. hasilnya saya mendapat keperawanannya. lewat 5 menit…
”SLEEEPPP….” penisku tertanam.
“OOOGGGHHHH….”nikmatnya penisku tertanam, dinding nya mengendut hangat, sebisa mungkin kutancapkan penisku sampai menyentuh dasar liangnya.
liang eva sempit tapi dalam, penisku yg panjangnya sedang saja kurang lebih 15-16 cm karam semua. badan eva mengejang bergetar, ia menggigit lagi dadaku hari ini agak dekat leher. tapi krn sedang fly saya tidak peduli. seusai banyak sekali dikala kita meresapi setiap butir kenikmatan. saya mulai mengocok vaginanya. kita berburu dalam nafsu birahi. saya semacam seorang joki yang duduk diatas kuda. sementara eva menggelepar-gelepar semacam ikan kehabisan air. kamar eva penuh dengan aroma mani, nafas yg memburudan erangan.
“PLAKK…CEEPLAK…CEPLAK. ..” bunyi air serta kulit bertepukan
“OGGH…OGH..OGH.. hanya itu yg keluar dr mulutku berulang ulang. pikiranku tersumbat tubuhku melayang kesurga.
eva tambah membikinku bersemangat mencabulinya dengan suaranya yang merengek, mengerang nikmat. berkali-kali ia menceracau tidak karuan.
“HHOOOOOOGHHH……..MMMAAAAAS S…. EENNAAAKKK…. SAAA…KKKIITTT… “EEvVV… LLAAGGIII……..”
“NNNNNNNGGGGGGGGHHHHHHH……. .” seusai 10 menit yg rasanya semacam sepuluh thn.
badan eva mengejang terdiam, suaranya tersendat-sendat, “EGH…EGH…EGH…” eva memelukku erat. eva hampir hingga. kupercepat kocokanku tubuhku ikutan bergetar hebat. terasa maniku mengaliri penisku, sebentar lagi saya bakal meledak. rasa nikmat menjalar dari batang penisku kepaha sampai ujung jariku, mengalir kesekujur tubuhku. inilah rasa yg sampai skrg tidak dapat dijelaskan serta tidak bernama. geli, nikmat, ingin menangis, lemas bercampur aduk. kemudian saya tidak dapat bergerak, tubuhku kejang otakku berhenti bekerja. eva melenguh panjang,
“EEENNNNGGGGHHHHHH………… …..” akupun menyusulnya,
“EENNNGGGHHHHHHHHH…….. …” kita orgasme bersama. kita berpelukan.
saya tetap menindihnya tidak ingin mencabut senjataku dari liangnya. kuseka keringat di wajahnya, wajahnya tersenyum manis memencarkan kenikmatan yg tiada tara.
“terima kasih sayang”,Kau wanita yang hebat”
“kau membawaku kesurga”, kukecup keningnya
“mas saya cinta kau..jangan tinggalkan aku”suaranya lemah seusai kejadian malam itu, saya menantikan utk menidurinya lagi.
End by Kumpulan Cerita Sex Bergambar - Cerita Dewasa, Cerita Mesum, ABG Bugil, Cerita Ngentot Tante, Kisah Janda Hot dan Cerita Seks Terbaru 2017. Sumber http://www.ceritasex2017.com/

0 Komentar