Showing posts with label Cerita Sex ABG. Show all posts
Showing posts with label Cerita Sex ABG. Show all posts

Cerita Sex Abg Tubuhku Dicicipi Banyak Lelaki

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Sex Abg Tubuhku Dicicipi Banyak Lelaki". 

Aku akan membuatkan dongeng wacana hilangnya keperawananku dikala saya Duduk dibangku SMA. Tapi sebelumnya perkenalkan dulu namaku Citra, kalau bicara wacana saya ialah sebagai berikut kira-kira, tinggi tubuh 162 cm dengan berat tubuh seimbang, size Bra-ku 34C. Kalau menurutku ukuran di usia-ku yang masih duduk dibangku sekolah, tergolong saya mempunyai ukuran payudara yang besar.hhe.


Selain itu bodyku juga seimbang dengan payudaraku, ditambah lagi ucap teman-temanku, saya terbilang cantik, berkulit putih, dan mempunyai hidung mancung. Nah dari sinilah awal kisah sex-ku ini. Sekian lama saya berteman dengan laki-laki yang berjulukan Refal, tidak kusangka ternyata Refal mengutarakan isi hatinya, bahwa ia merasa, sayang dan cinta padaku dari awal kami berteman.
Pada awalnya ia sebenaranya tidak bermaksud untuk pribadi berpacaran, ucapnya berteman dulu semoga ia mampu mengenal saya lebih jauh. Sebenaranya saya sih juga ada rasa dengan Refal, namun setelah saya berpikir panjang dengan banyak sekali pertimbangan, akupun menantang ia untuk menjadikanku kekasihnya. Dengan cepat dia-pun menjawab dengan yakin bahwa ia mau sekali menjadikanku kekasihnya.

Sebenarnya saya tipe wanita yang sulit didapatkan oleh para lelaki, tapi sebab dengan uletn dan gigihnya Refal akupun luluh lantah, sebab saya yakin seklai Refal lapang dada mencintaiku. Aku yakin dengan Refal sebab kau sudah mengenal ia lama sekali, dan juga sikap-sikap yang ditunjukan kepadaku sebelum kami berpacaran. Oh iya Refal ini ialah kakak kelasku satu tahun disekolahanku.
Singkat cerita, hari-hariku sering kuhabiskan dengan Refal. Sebenaranya banyak teman-teman cewekku yang tidak menyangka kalau saya jadian dengan Refal. Disekolah banyak sekali lelaki yang menginginkaknku untuk menjadi kekasihnya, yang mengejar saya disekolah ialah ada Kevin anak pejabat, Romi juara kelas, Andi atlit basket, dan masih banyak yang lainnya.

Dari beberapa laki-laki yang mengejarku, saya hanya terluluhkan oleh Refal yang biasa-biasa saja, baik dalam wjah, prestasi, maupun harta bendanya. Kembali lagi ke inti ceritaku dengan Refal, tidak terasa hubunganku dengan Refal telah berjalan kurang lebih selama 7 bulan. Kami berpacaran dengan cara sembunyi-sembunyi, maklum sajalah sebab saya gres kelas 1 masih SMA.
Orang tuaku bahwasanya melarangku untuk berpacaran, kalau ucap mereka sih saya disuruh untuk fokus dalam sekolah dulu, hhe,Tapi ya sudahlah, bila terlanjur cinta telah melekat, mau bagaimana-pun keadaanya, tetap saja terasa nikmat. Ketika itu pada hari Sabtu sepulang sekolah saya mempunyai akad dengan Refal, bahwa saya mau untuk menemani ia untuk berkunjung ke rumah temannya. Pada ketika tu saya berpamitan kepada orang tua-ku bahwa pada hari Sabtu saya akan pulang telat sebab ada les pelajaran tambahan.
Demi cinta saya Rel a berbohong kepada orang tua-ku. Sebelum berangkat sekolah saya telah telah mempersiapkan baju ganti untuk berkencan dengan Refal. Sepulang sekolah saya berganti celana dan baju di toilet sekolahku, sebaliknya Refal-pun begitu juga. Singkat dongeng kami-pun telah naik bus kearah rumah sahabat Refal yang akan kami kunjungi.

Sesampainya disana, saya diperkenalkan dengan sahabat Refal, yang berjulukan Daus. Ketika itu rumahnya Daus sepi, sebab orang renta Daus sedang ke luar kota. Ketika itu ternyata Daus juga sedang bersama pacarnya, pacar daus berjulukan Cindy. Disana benar-benar hanya ada kami ber-4, pembantu Daus-pun sedang pulang kampung. Oh iya Daus ini mempunyai kakak yang telah menikah, tapi telah tinggal sendiri.
Karena Daus sendirian dirumah, kakak Daus yang telah menikah, datang ke rumah sekalian menengok Daus dan membawakannya makanan. Kakaknya hari ini sudah datang tadi pagi dan akan datang lagi besok, demikian ucap Daus. Kami ngobrol bersama ngalor ngidul. Tak lama kemudian, Daus dan Refal pergi ke dapur dan menyiapkan minuman untuk kami.

Aku ngobrol dengan Cindy. Dari Cindy, saya tahu bahwa Daus telah berafiliasi selama kurang lebih 1 tahun. Keduanya satu sekolah, juga di SMP hanya berlainan dengan sekolahku. 5 menit kemudian, Daus dan Refal kembali dengan membawa 4 gelas sirup dan dua toples makanan kecil. Setelah menunjukkan minuman dan makanan , Daus kemudian memutar DVD, Daus berucap, bahwa ia akan memutar Film baru.
Setelah itu Daus-pun mempersilahkan kami minum, tanpa ragu aku-pun meminum sirup yang diberikannya. Setelah 15 menit berlalu, tiba-tiba kepalaku terasa pusing sekali, bersamaan dengan itu ada rasa absurd pada tubuhku, rasanya hangat dan merinFalg. Seiring , merinFalgnya tubuhku di Televisi tampak belahan seorang wanita bule yang sedang berafiliasi intim oleh 2 laki-laki, satu negro dan satu lagi bule.

Saat itu saya berniat untuk pulang, tetapi entah mengapa dorongan hatiku untuk tetap menyaksikan film itu. Mungkin sebab saya gres pertama kali ini nonton Film Dewasa. Badanku makin enggak karuan rasanya kepalaku serasa berat dan ah rangsangan di badanku semakin menggila. Aku lihat Daus dan Cindy sudah saling melepaskan baju mereka telanjang bundar di hadapan saya dan Refal.
Mereka saling berpelukan, berpagutan tampak Daus menciumi tetek Cindy yang mungil Daus lalu mengisep-isep pentilnya tampaknya keduanya sudah sering melakukannya. Mereka tampak tidak canggung lagi Cindy mengisep-isep Titit Daus persis ibarat kejadian di film itu. Cindy juga sepertinya telah terbiasa dengan Titit Daus kolam permen, diisep, dikulum oleh Cindy Refal merapatkan tubuhnya kepadaku.
“ Cit.kamu sayang saya enggak? ”, tanyanya padaku.
“ Eh... emang kenapa, Rel ? ” jawabku,
Aku menjawab denagnsedikit kaget sebab saya masih asyik menyaksikan Daus dan Cindy. Lalu,
“ Aku pengen kayak gitu Cindy dan Daus ayang ”, ucap Daus sambil menunjuk pada Daus dan Cindy yang semakin hot.
Tampak Daus mulai menindih Cindy, dan memasukkan batang Tititnya ke memek Cindy. Dengan diikuti teriakan kecil Cindy, batang Titit itu masuk seluruhnya ke memek Cindy. Tiba-tiba gairahku melonjak-lonjak entah kenapa? Seluruh badanku merinFalg.
“ Citra sayang… ? ”, panngil Refal lagi
“ Nggk mau ah sayang, saya takut begituan, lagian mau tau kalau dilihat begitu ”, ucapku.
“ Udah, nggk usah takut & malu don sayang ? ”,ucap Refal.
Tidak lama setelah berkata begitu Refal-pun mulai merayapi dadaku, ketika itu saya menepis dengan perlahan tangannya.
“ Malu sama Daus dan Cindy tuh ”, ucapku.
“ Ah mereka aja dingin ayo dong Citra saya sudah enggak tahan nih “ ucap Refal.
“ Ah... jangan ah “ ucapku.

Gairahku makin tidak keruan mendengar erangan dan rintihan Daus dan Cindy. Tak terasa tangan Refal mulai membuka kancing bajuku. Entah kenapa saya membiarkannya sehingga bajuku terbuka. Aku hanya mengenakan BRA- dan celana panjang jeansku. Adegan di Film-pun makin hot tampak sekarang seorang wanita asia di setubuhi 3 orang bule 2 orang memasukkan Tititnya ke memek dan anusnya.
Sedangkan yang satunya Tititnya lagi diisep oleh si wanita. Keempatnya terlihat sedang mencicipi kenikmatan Tangan Refal mulai merayapi dan meremas-remas payudaraku yang masih kencang dan belum pernah disentuh oleh siapapun. Aku menggelinjang, geli nikmat ah... gres pertama kali saya mencicipi ini.
“ Buka Bra-nya, ya sayang “ pinta Refal.
Aku-pun mengangguk, saya jadi inginmerasakan lebih nikmat lagi Dengan ceucapn Refal membuka Bra-ku, saya sekarang benar-benar telanjang dada. Refal menghisap pentilku memencet-memencet payudaraku yang masih kenyal dan virgin,
“ Tetekmu enak bener, sayang belum pernah ada yang pegang yaa ”,ucap Refal sambil terus meremas tetekku dan mengisepi pentilku.
“ Belum Rel … ahhh… enak Rel … terus... jangan berhenti. ”,ucapku.
Kenikmatan itu gres kali ini saya rasakan. Kulirik Daus dan Cindy, mereka sekarang bermain doggy style. Cindy berposisi nungging dan Daus menusuknya dari belakang terdengar erangan dan eluhan mereka Gairahku makin menggila
“ Buka celanamu ya sayang saya udah pengen nih ”, Pinta Refal.
“ Jangan Rel , saya takut ”, ucapku.
“ Takut apa sayang? ”,ucap Refal.
“ Aku takut hamil “ ucapku.
“ Enggak Citra sayang, saya nanti keluarnya di luar memek kau sayang kalau hamilpun saya akan tanggung jawab, percayalah “ ucapnya.
Aku membisu saja Refal mulai membuka resleting celanaku, saya diamkan saja.tak lama kemudian, ia memerosotkan celanaku tampak memekku yang menggumpal dengan jembut yang lumayan tebal. Refal pun memerosotkan celana dalamku Aku benar-benar polos bugil. Refal-pun membuka seluruh bajunya, kami berdua telanjang bulat.

Tangan Refal tetap meremas-remas tetekku.
Saat itu saya sempat melirik Daus dan Cindy, ternyata mereka sedang melaksanakan anal sex, kata Cindy ia sudah terbiasa dengan anal sex. Rupanya kulihat Titit Daus telah maju mundur di pantat Cindy sedangkan tangan kiri Cindy mengucek-ucek memeknya sendiri yang sudah lembap Erangan mereka terdengar makin sering.Refal terus mengerjaiku, tangannya mulai merayapi jembutku.
Kemudian Salah satu jarinya dimasukkan ke memekku
“ Ah... sakit, pelan-pelan, Fal... ”,teriakku ketika jari itu memasuki memekku.
Refal agak sedikit mengeluarkan jari itu dan bermain di bibir kewanitaanku tak lama kemudian memekku basah,
“ Fal, isep dong punyaku “ pinta Refal sambil menyodorkan Tititnya ke mukaku.
“ Ah... enggak ah “ ucapku menolak.
“ Jijik ya ? Punyaku bersih kok ayo dong sayang, Cindy saja berani tuh ”, pinta Refal memelas.
Dengan ragu saya pegang Titit Refal. Baru sekali ini saya memegang punya laki-laki. Ternyata liat dan keras. Titit Refal sudah bangun tegang rupanya.
“ Ayo dong Citra sayang “ pinta Refal lagi.
Lalu dengan ragu kumasukkan Titit itu ke mulutku, saya diamkan Titit itu sambil kurasa-rasa. Ih, kenyal
“ Hisap dong sayang ibarat kau makan permen “ Refal mengajariku.
Kemudian dengan perlahan kuisap-isap, kujilati kepala Titit itu dengan lidahku lama kelamaan saya merasa senang mengisapnya kuisep keras-keras, kusedot-sedot, dan kujilati. Lalu kumaju mundurkan Titit itu di dalam mulutku terdengar berulang kali erangan Refal.

“ Sss… Aghhh… Oughhh... enak sayang teruskan... ”, erang Refal.
Sembari mendesah tangan Refal terus mengucek-ucek memekku. Kini Sudah tidak sakit lagi sekarang, mungkin sudah lembap Aku jadi senang mengisap Titit Refal terus kuhisap, dan kujilati, ih... enak juga, pikirku Tiba-tiba Refal menarik Tititnya dan mengarahkannya ke memekku Aku pasrah. Kemudian Refal memasukkan Tititnya dan ternyata meleset, lalu Refal melumuri tangannya dengan ludahnya.
Setelah itu tangan Refal diusapkan ke Tititnya dan mencoba lagi memasukkan Tititnya ke liang memekku, ketika kepalanya masuk ke memekku, saya berteriak,
“ Aow… aduh, sakit Rel , pelan-pelan dong ” ucapku.
Gairah semakin meninggi.aku ingin mencicipi kenikmatan lebih. Refal melesakkan Tititnya ke memekku pelan kurasakan sesak memekku ketika kepala Titit itu masuk ke dalamnya Refal lagi menghentakkan Tititnya sehingga amblas semuanya ke dalam memekku.
“ Aouw… Sss… perih Rel ”, ucapku.

Ketika itu Refal termangu sebentar menunjukkan waktu kepadaku untuk menenangkan diri dari rasa sakit itu.
“ Tenang Cit, sebentar lagi kau akan terbiasa kok “ ucapnya.
Lalu dengan Pelan-pelan Refal mengocokTititnya di memekku. Masih terasa perih sedikit kocokkan Refal semakin kencang Aneh, perih itu sudah tidak terasa lagi, yang ada hanya rasa nikmat nikmat sekali
“ Terus Rel, Terus Sss…Aghhh... enak ”,ucapku.
Sempat kulirik Daus dan Cindy masih terus bersodomi. Gimana rasanya anal sex ya, pikirku Daus semakin menggencarkan kocokkanyya Aku semakin menggelinjang.ah ternyata ngentot itu nikmat.surga dunia coba dari dulu, ucapku dalam hati.
“ Ughhh… Rel … aghhh… a… saya ingin keluar… ” ucapku.
Terasa ketika itu ada yang ingin kukeluarkan dari memekku entah apa itu,
“ Keluarkan saja sayang kau mau keluar ??? ”,ucap Refal.
“ Aghhh… iya Rel saya mau keluar... ” ucapku.
Tidak lama kemudian terasa cairan hangat dari memekku. Refal terus mengocok Tititnya besar lengan berkuasa juga pacarku ini, pikirku.

“ Satu nol, sayang ”,ucap Refal tersenyum.
Lalu Refal mengeluarkan Tititnya, saya sedikit kecewa,
“ Kenapa dicopot Fal... ”,tanyaku.
“ Kita coba doggy style, sayang “ jawabnya sambil membimbingku berposisi ibarat anjing kencing.
Kemudian Refal menusukan Tititnya lagi sekarang badanku terguncang-guncang keras terdengar erangankeras dari Cindy dan Daus, mereka ternyata telah mencapai puncaknya kulihat peluh bercucuran dari kedua tubuh mereka, dan jadinya mereka terkapar kenikmatan tampak wajah puas dari mereka berdua Aku sudah hampir tiga kali keluar Refal tampak belum apa-apa ia terus mengocok Tititnya di memekku.
Kira-kira set jam saya disetubuhi Refal, tapi tampaknya Refal belum menunjukkan akan selesai. Kuat juga saya lemes sekali lalu Refal mencopot lagi Tititnya dan mengambil baby oil yang tersedia erat kakinya. Aku ingat baby oil itudipakai untuk melumuri pantat Cindy ketika mau disodomi.eh apakah saya mau disodomi Refal?
“ Mau ngapain Rel “ tanyaku penasaran ”
“ Seperti Cindy dan Daus lakukan, Citra saya ingin menyodomimu sayang “ jawabnya.
Sebenarnya saya takut, tapi terdorong rasa gairahku yang melonjak-lonjak dan keingin tahuanku rasanya disodomi, maka saya mendiamkannya ketika Refal mulai mengolesi lubang pantatku dengan baby oil. Tak lama kemudian, Titit Refal yang masih keras itu diarahkan ke pantatku meleset dicoba lagi kepala Titit Refal tampak mulai merayapi lubang pantatku,
“ Aduuuh sakit Rel “ ucapku ketika Titit itu mulai masuk pantatku.
“ Tenang sayang nanti juga enggak sakit “ jawab Refal sambil melesakkan belahan Tititnya kepalanya sudah seluruhnya masuk ke pantatku.
“ Aow… aduh, sakit sayang ”, ucapku lagi.
“ Tenang Cit, nanti enak deh... saya aja jadi ketagihan sekarang “ ucap Cindy sambil mengelus rambutku dan menenangkanku.
“ Kamu sudah sering disodomi, Cin ? ”,tanyaku.
“ Wah bukan sering lagi hampir tiap hari kadang saya yang minta abis enak sih udah hening saja ayo Refal coba lagi nanti pacarmu pasti ketagihan ayo... ”, ucap Cindy sambil menyuruh Refal mencoba lagi.
Refal mendesakkan lagi Tititnya sehingga seluruhnya amblas ke pantatku. Terasa perih di pantatku.
“ Tuh kan sudah masuk tuh enak kan nanti pantatmu juga terbiasa kok kayak pantatku ini enak kan jadi enggak ada hari libur, kalo lagi mens-pun tetap mampu dientot hi hihi “ ucap Cindy.
Aku membisu saja, Ternyata sakit kalo disodomi. Refal mulai mengocok Tititnya di pantatku,
“ Pelan-pelan, Rel masih sakit “ pintaku pada Refal.
“ Iya sayang enak nih sempit ”,ucapnya.
Cindy ke belakang pantatku dan mengucek-ucek memekku dengan tangannya saya semakin menggelinjang nikmat,
“ Cin… aghhh… enak ”, ucapku.
“ Ayo Fal, kocok terus, biar saya mengucek memeknya, biar rasa sakit itu bercampur rasa nikmat ”,ucap Cindy pada Refal.
Benar sekarang rasa sakit itu tidak muncul lagi hanya nikmat,
“ Hai sayang ini ada lobang nganggur mau pake ? Boleh kan Refal? Lubang yang satu ini dipake pacarku Daus “ ucap Cindy.
“ Tanya Citra saja deh, saya lagi asyik nih ”, jawab Daus sambil terus mengocok Tititnya di pantatku.
“ Gimana Citra ? Bolehkan ? Enak hlo di dobelin saya sering kok ”, pinta Cindy.
“ Ughhh... Sss… Ahhh… jangan… “ ucapku.
“ Sudahlah Citra, kasih sajalah sayang, saya Rela kok ”,ucap Refal.
Lalu dengan tiba-tiba Daus merayap di bawahku dan menciumi tetekku. Tititnya dipegang oleh Cindy dan diarahkan ke memekku. Dengan sekali hentakan, Titit itu masuk ke memekku.
“ Ja… ja… Jangan… “ ucapku.
Aku iingin menolak dan berteriak tetapi tetapi terlambat, Titit itu sudah masuk ke memekku. Jadilah saya dientot dan disodomi. 30 menit jam Daus dan Refal mengocok Tititku. Aku lemes sekali gres sekali dientot sudah diduain tanganku sudah tidak besar lengan berkuasa menopang badanku. Kakiku lemes sekali. Kenikmatan itu sendiri tidak adaduanya.aku bahwasanya jadi senang dientot berdua begini tapi mungkin kali ini kurang siap.
Aku keluar 2 kali sebelum Daus mencopot Tititnya dan memasukkan Titit nya ke lisan Cindy. Cindy menghirup peju yang keluar dari Titit Daus dengan nikmat. Kemudian Refal melaksanakan hal yang sama, taFalya saya ragu untuk menghirupnya, tapi lagi-lagi rasa penarasan pada diriku membuatku ingin rasanya menikmati pejunya Refal. Refal memuntahkan pejunya dimulutku akupun menelannya.
Huhhh… rasanya asin dan agak busuk setelah Tititnya bersih, Refal mencopot Tititnya dan menciumku yang sudah KO di kasur.

“ Makasih kasih ya sayang, saya puas sekali hari ini. I Love You sayang ”, ucapnya lembut.
Aku membisu saja sambil mencicipi kenikmatan yang gres pertama kali saya rasakan. Badanku lemes sekali Kulihat di seprai ada bercak merah. Darah keperawananku dan mungkin bercampur dengan sedikit darah dari pantatku yang mungkin juga sobek sebab dirasuki Titit Refal. Aku mencoba duduk, ah masih terasa sakit di kedua lubangku itu, lalu saya menangis di pelukan Refal.
“ Fal, saya sudah enggak perawan lagi sekarang jangan tinggalkan saya yaa. ”,ucapku pada Refal.
Kulihat Cindy dan Daus sudah tidur berpelukan dalam keadaan telanjang bulat.
“ Iya sayang saya makin cinta sama kau saya akad enggak akan meninggalkanmu tapi kau harus akad yaa “ ucapnya.
“ Bener Fal? Kamu enggak ninggalin saya ? Tapi akad apa ? ”,ucapku balik bertanya.
“ Janji, kita akan mengulangi ini lagi saya bener-bener ketagihan sekarang sama memekmu dan juga pantatmu, sayang ”, ucap Refal sambil mengelus rambutku.
Aku membisu saja, saya juga ingin lagi saya juga ketagihan ucapku dalam hati.
“ Janji ya sayang “ ucapnya lagi mendesakku. Aku hanya mengangguk.

“ Sudah jangan nangis sekarang kau mau pribadi pulang atau mau istirahat dulu? ”, tanya Refal.
“ Aku istrirahat dulu aja sayang yah, saya bobok dulu yah ”, ucapku lemas.
“ Iya sayang… emuaaachhh… ”, jawab refal sembari mengecup keningku.
Kemudian akupun tertidur sembari berpelukan dengan Refal. Ternyata sex itu sangat nikmat dan membuat saya kecanduan. Singkat dongeng sejak itu kami-pun sering melaksanakan kekerabatan sex dimana saja, selama ada kesempatan. Hubungan kami-pun hingga sekarang masih berlanjut, sekarang kami sudah dibangku kuliah dan hari-hari kami dipenuhi dengan sex tanpa ada bosanya.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Dewasa Kisah Anak SMP Ngentot Di Sekolah

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Dewasa Kisah Anak SMP Ngentot Di Sekolah".

Kejadiannya ini sudah agak lama, kira-kira 3 tahun yang lalu, ketika saya duduk di dingklik SMP.
Pada suatu hari, saya bersama teman-teman saya banyak sedang mengadakan kegiatan pramuka di sekolah. Kejadiannya sangatlah lama, dan di ruangan terbuka yang dapat dikatakan udara cukup panas. Saat itu, tepat pukul 13:00. Pada waktu itu, kami melaksanakan beberapa kegiatan rutin yang biasa kami jalani setiap harinya.


Pada pukul 15:00, program Pramuka dibubarkan. Kamipun segera bergegas meninggalkan daerah tersebut. Aku setelah dari daerah itu, berniat pergi ke sebuah Multiplayer. Saat saya setiba di Sekolah, saya melihat seorang anak yang sedang mengintip ke dalam sebuah ruangan di dalam sekolah. Karena saya sedikit ada rasa curiga, maka saya memutuskan untuk mendekatinya. Ketika saya mendekatinya, perasaan saya merasa sedikit tidak enak. Karena itu, saya tidak jadi mendekatinya.
Tak lama kemudian, datanglah sobat saya berjulukan Jetprak, anak yang selalu bermain bersama saya dan “sedikit rusak”. Saat itu, ia mengatakan, bahwa ada orang yang menitipkan barangnya di Lapangan Olahraga di Lantai 5. Karena ada rasa sedikit curiga, maka saya pergi ke sana untuk memastikan ada apa di sana.

Setelah saya tiba di sana, saya melihat ada sebuah kantongan di bersahabat sebuah panggung pergelaran. Sebelum saya beranjak untuk melihatn6ya, saya pastikan dulu, bahwa tidak ada jebakan. Setelah saya cek, ternyata tidak ada sama sekali jebakan. Lalu, sayapun segera melihat apa isi dari Barang tersebut.
Setelah saya pegang benda tersebut, saya buka kantongnya satu persatu. Ternyata, pembungkus benda tersebut sangatlah banyak, sehingga saya pusing untuk membukanya satu persatu. Sampai pada akhirnya, Kantonga itu habis terbuka pada bungkusan yang kelima puluh. Setelah saya lihat, ternyata isinya yaitu banyak sekali macam foto-foto yang dapat dikatakan “rusak” dan banyak sekali macam alat KB dan Seks. Tetapi saya sempat bertanya keheranan “siapa dan untuk apa ini?”. Karena merasa tidak sopan, maka kukembalikan lagi kepada tempatnya. Setelah sekian lama, saya hanya menunggu sang waktu berlalu. Kebetulan pada ketika itu tidak ada orang, maka saya mampu bersantai sejenak di sana.
Setelah sekian lama, saya ingat, bahwa saya akan bertanding lomba Catur antar 1 Sekolah. Saat itu, saya telah mencapai Final, dan lawan saya yang berikutnya, yaitu Fahris (Sekarang ia anggota Dark Falcon). Karena tidak ada orang, maka saya berlatih sendiri di daerah itu.

Sesudah saya berlatih selama 1 jam, saya merasa kelelahan. Maka, saya putuskan untuk beristirahat dengan melaksanakan Break Dance. Beberapa waktu yang lalu, saya diajarkan oleh salah seorang sobat saya untuk berlatih Break Dance, menyerupai Salto, Rolling, Hip Hop, dan lain sebagainya. Akan tetapi, saya tertarik akan salah satu gerakan yang sangat sukar, yaitu Tornado Roll (Rolling di Udara).
Karena ketika itu tidak ada orang, saya iseng untuk mencobanya dengan naik di atas tiang penyangga. Saat itu, saya menaikinya dengan memanjatnya. Saat saya akan melakukannya, tiba-tiba ada 2 orang yang masuk ke ruangan itu. Tidak disangka, itu yaitu Fahris, lawan Finalku nanti, dan yang satu lagi, yaitu anak yang terdapat di Foto-foto yang kulihat tadi, alasannya namanya cukup panjang, sebut saja NT.
Karena daerah itu cukup luas, saya mencoba untuk mendengarkan bunyi mereka dengan mendengarkan gemanya. Kulihat Fahris mulai membuka kantongan tersebut, dan:
“Lihat, sekarang kau percaya kan? Aku ini tidak pernah berbohong, jangan macam-macam kamu!” kata Fahris.

“Ih.. kau kok jahat! Awas, nanti saya adukan ke guru lho!” sambung NT.
“Mangkanya, lebih baik kau harus tunduk kepadaku, atau..” pembicaraan terpotong.
“Atau apa hah?” teriak NT agak keras.
“Atau saya Renggut Keperawananmu!” Teriakan Fahris menggelegar.
“Jangan macam-macam kamu, cepat serahkan!” NT meneruskan.
Belum sempat NT bergerak, Fahris sudah menerjang NT dan eksklusif menelanjangi NT dengan kasarnya.

“Ah.. Jangan Far.. Jangan!!” Teriakan NT keras sambil menangis tersedu-sedu.
“Segera kuambil keperawananmu!!” Lanjut Fahris.
Fahrispun memulai aksinya dengan sangat gesit, ia melaksanakan ML pemanasan dengan rasa sangat Hot. Tetapi, saya berusaha untuk tetap berada di langit-langit meskipun saya hanya bertumpu dengan Tiang datar dengan lebar 30 cm.
Setelah ia melaksanakan pemanasan, iapun kesannya siap untuk memulai agresi tergilanya.
“Ah.. jangan far.. jangan ambil keperawananku.. tolonglah..” pelas NT.
Tetapi, Fahris tidak mempedulikan perkataannya, dan akhirnya, iapun melaksanakan seks dengan NT.
“Earrgghh..” Teriak NT begitu batang kemaluan Fahris memasuki liang senggama nya.
Setelah itu, Fahripun mulai melaksanakan penggesekan terus menerus hingga ia berhenti setelah menit kesepuluh.

dongeng sex,cerita dewasa,cerita mesum,cerita ngentot, ngentot artis, dongeng bokep
“Bagaimana, enak kan, mangkanya, jangan coba-coba!” kata Fahris puas.
Setelah itu, Fahrispun mulai kembali melancarkan aksinya untuk kembali melaksanakan persetubuhan.
Selama mereka melaksanakan persetubuhan, NT terus mengerang-erang kesakitan
“Eng.. eugh.. ough.. aekh.. eakh.. eikh.. oekh..” Desahan NT turut membuatku terangsang. Tetapi, alasannya pada ketika itu, saya belum pernah bermasturbasi, maka saya membisu saja dan terus menyaksikan.
Setelah sekian lama, kesannya mereka berhenti dan tertidur lemas. Sepertinya, mereka telah Orgasme bersama, dan kulihat NT berdarah. Mungkin ia telah kehilangan keperawanannya. Karena kesempatan tidak ada orang, maka sayapun segera mengambil kamera, dan menfoto beberapa foto yang menunjukan Fahris bersalah. Setelah itu, sayapun berniat kabur melalui Jendela Ventilasi di dekatku.
Ketika hendak keluar, saya mendengar ada bunyi gebrakan. Setelah kulihat ada sumber bunyi tersebut, tenyata itu yaitu Gloria yang masuk lewat Pintu dan terjatuh dan kakinya mengenai Lantai dan sepertinya ia Lumpuh sementara (Paralyze). Seketika itu pula, bangunlah Fahris dalam keadaan segar bugar menyerupai tidak sehabis bercinta. Iapun mendekati Gloria.
“Hai, cewek, kau sudah melihat perbuatan kami ya?” kata Fahris.
“Lihat apa? Aku gres saja masuk ke ruangan ini.” terperinci Gloria.
“Jangan bercanda, lagipula kau kan juga mengintip saya ketika bercinta dengan SOS tadi kan di kelas” lanjut Fahris.

“Kamu jangan macam-macam. Aku tak tahu!” sangkal Gloria.
“Sudah, lebih baik kau bercinta juga saja denganku!” Perintah Fahris.
“Jangan.. jangan sentuh aku.. jangan..” Teriak Gloria.
Karena saya tidak tega melihat Gloria yang begitu Cantik dan Seksi yang masih perawan, akupun berbuat nekat. Entah apa yang merasuki pikiranku, saya eksklusif saja melompat menuju ke Fahris dan melaksanakan Tornado Roll. Dan akhirnya, berhasil, sayapun berhasil menghajarnya dan membuatnya pingsan. Akan tetapi, akupun eksklusif lumpuh total seketika. Tetapi, saya belum menyerah. Sayapun menunjukkan Kamera yang saya gunakan untuk menfoto Fahris dan NT tadi. Dan akhirnya, akupun pingsan.

Keesokan harinya, saya terbangun di atas daerah tidur. Aku melihat sekelilingku, dan ternyata, saya berada di rumah sakit. Akupun segera berbaring kembali, tetapi tidak tidur. Karena keluargaku jauh dariku, maka tidak ada sama sekali yang datang menjengukku. Saya sangat merasa sedih ketika itu. Tidak lama kemudian, Gloria datang dan menghampiriku. Ia berjalan menyerupai orang normal. Aku pikir Paralyzenya sudah sembuh.

“Ali, apakah lukamu masih sakit?” tanyanya.
“Tidak juga sih, tapi sudah mendingan.” sahutku.
“Eh, terima kasih ya, kau sudah menolongku pada ketika itu.” ucapnya
“Ah, tidak apa-apa. Aku memang sudah biasa melakukannya.” jawabku seenaknya.
“Lantas mengapa NT pada ketika itu tidak kau tolong?” tanyanya.
Waduh, mati aku. Aku tidak mungkin mengatakan bahwa saya membedakan sesama insan (dalam arti Gloria dan NT). Lalu akupun menemukan tanggapan sempurna.
“Oh, pada ketika itukan Fahris masih dalam keadaan Fit, jadi saya tidak mungkin dapat menghadapinya secara fisik.”
“Kalau mental?” tanyanya lagi.
“Itu mungkin saja dapat kuatasi. Oh ya, bagaimana dengan kejuaraan catur hari ini? Aku kan tidak dapat ikut?” tanyaku.

Gloriapun mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Ternyata, ia mengeluarkan kameraku dan kertas yang menyatakan bahwa saya eksklusif memenangkan pertandingan alasannya Fahris melaksanakan perbuatan yang tidak terhormat. Akupun merasa lega, dan kesannya akupun bertanya lagi.
“Bagaimana pendapatmu?” tanyaku.
“Yah.. hebat.. boleh juga..” katanya.
Entah apa yang menghantui pikiranku, akupun menyatakan cinta padanya, tetapi ia menjawab
“Waduh, jangan dulu ya, saya masih belum mau pacaran, lain kali saja ya. Sementara ini, ayo kita berteman dan melaksanakan petualangan bersama di Sekolah.”
“Jadi, kau juga suka menyusup ya?” tanyaku.
“Iya, semenjak kecil, saya suka sekali berpetualang, jadi, kau kan juga sama, mari kita satukan hobi kita bersama.” jelasnya.

“Sebagai Team Partners kan?” tanyaku kembali.
“Tentu, kita pasti akan menjadi Tag yang sempurna” Jelasnya.
Setelah hari itu, saya menjadi sahabat dengan Gloria, dan akhirnya, kamipun bertualang bersama-sama. Begitulah ceritanya bagaimana saya mampu berpetualang bersama Gloria hingga hingga ketika ini.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Ngentot Di Toilet Sekolah Dengan Anak Dance

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Ngentot Di Toilet Sekolah Dengan Anak Dance".

Ini beliau Cerita Dewasa yang bercerita perihal Gadis SMA berjulukan Amalia yang kocokan bikin saya merem melek. waktu itu yakni hari ulang tahun sekolah daerah gue berguru 2,5 tahun belakangan ini. hari jadi sekolah merupakan hari yang sangat bahagia bagi kami siswa siswi yang sekolah disana kerana kami semua ga dapet berguru tentunya dan udah dari 3 hari sebelumnya melaksanakan banyak sekali persiapan untuk program hari itu!


pada hari jadinya sekolah kami mengadakan banyak sekali program yang sangat heboh dan ga kalah seru pastinya sob! mulai dari pentas musik aneka band, aneka lomba2 menyerupai lomba antar kelas hingga lomba modern dance. Namun lomba modern dance ini tidak diadakan antarkelas, tetapi antarangkatan yang membuat program ini seru yakni suporter dari masing2 kelas dan angkatan yang saling tubruk ekspresi hingga tubruk jotos untuk team yang mereka jagokan!biasalah anak muda menyerupai kami egonya lagi tinggi-tingginya

Ok kembali ke program ulang tahun sekolah gue ini dimulai dari pukul 9 pagi. Namun gue datang pukul 11 siang!hehe.. maklum lah anak nakal yang suka nyari sensasi dan sengaja gue datangnya telat hanya untuk nonton band2 ibu kota dan menyaksikan lomba modern dance saja. Dan hasilnya ketika yang dinanti datang juga.

Modern dance angkatan kelas 3 yaitu angkatan gue sendiri yang beranggotakan 5 orang. Namun yang gue kenal bersahabat hanya melia yang memiliki nama lengkap Putri Amelia Candra. ohhh ya gw kok sudah mengenalin orang lain padahal gue aja belom kenalan!he..nama gw ryo sob nama panjangnya ga usah deh ya jelek soalnya :P

Acara pun dimulai dari penampilan kelas 1 lalu iikuti kelas 2 dan yang menjadi penutup yakni kelas 3. Mereka mulai masuk ke tengah lapangan. Pakaian yang mereka kenakan cukup seksi. Walaupun di bab perutnya tidak terbuka. Pakaian yang mereka kenakan cukup ketat pastinya, menonjolkan payudara payudara mereka yang gres ‘tumbuh’.

Cukup membuat mata murid murid lelaki melotot. Dengan diiringi lagu-lagu techno mereka semua yang muda belia seumuran gue meliak-liukan badannya dengan seksi. Seiring lompatan atau gerakan seksi mereka payudara mereka bergoyang-goyang cantik dan bergetar-getar!indahnya serasa dunia ketika itu

Mata saya hanya tertuju pada melia. Selain alasannya wajahnya yang cantik, ia juga memiliki payudara yang cukup seksi tentunya. Rambutnya yang tergerai panjang menambah seksi tubuh indahnya. Walaupun ada pula sahabat 1 tim dancernya yang saya pikir cukup bohai juga.

Mulai dari payudara yang lebih besar dari melia, ia juga memiliki paha yang gempal. Namun perhatian gue tetap tertuju pada melia. Wajar aja gue merhatiin terus, menurut gue beliau cewek paling seksi secara fisik maupun non.Setelah mereka bermodern dance ria & membangkitkan gairah pada laki-laki, dengan keringat bercucuran di kening, leher & bagian-bagian lainnya, mereka segera berganti baju.

melia segera menuju kelas untuk kembali mengenakn seragamnya. Seiring langkahnya berjalan, payudaranya yang gres tumbuh bergoyang-goyang. Kemudian setelah ia mengambil pakaian ganti dari tasnya, ia pun menuju ke wc untuk berganti baju.

Lalu gue ikutin beliau dr belakang. Terlihat, tali branya nyeplak alasannya keringat yg berair ke tubuhnya. wowww sedapnyo. Setelah masuk itu, ia masuk ke kamar mandi. Tanpa ia sadari bra dan celana dalemnya yg berwarna hitam jatuh di depan pintu kamar mandi.

Gue pun pribadi saja mengambil bra an cdnya yang jatuh tersebut dan pribadi gue pegang. Gue pun masuk ke kamar mandi cowo dengan tujuan mau kencing tanpa maksud untuk menyembunyikan ke dua barang tersebut. Di dalam pikiran gue, gue akan berikan setelah gue kencing.

Setelah gue kencing, gue liat amelia mondar-mandir di sekitar kamar mandi. Langsung aja gue tegor,
“Nyari apa melia?”
“Eh lo ryo, ini nih gue nyari bh sm cd gue, lo lyat gak?”
“Ohhh, ini mksd lo?” Langsung gue tunjukin bra dan cdnya.
“Iya, ni beliau yg gue cari. Ni lo nemu dimana?”
“Ni tdi jatoh. Lo ga tau…”
“Oh yawdh, thanks ya ryo.
“Iya sm2 melia.”
“Ywdh deh, gue mo ganti baju dulu yah. Gerah banget nih.”
“Ngapain melia?”
“Ganti baaajuuu… knp?? Mo ikuuut??” Tanya amelia nakal.
“Hhhee. Emg boleh melia??”
“Hmmm…” beliau ngeliat ke sekitar. Setelah itu beliau pribadi nyruh masuk gue untuk 1 kamar mandi dengannya.
“Ywdh yuk masuk.”
“melia, gue mo kencing dulu yah. Lo jangan ngintip.” Langsung gue buka clana gue sambil ngebelakangin amelia. Trus kencing. dan Tiba-tiba melia berkata
“Oh my god. Gede banget ryo barang (Kontol gue) lo” Gue pun kaget.

“melia, dibilang jangan ngintip. Ko ngintip sih?”
“Hhehe. Sori ryo, abis gak sengaja… hehee boong ding, gue penasaran aja pengen liat…”
“Ah, dsar lo melia. Ywdh, ganti baju tadi katanya mo ganti baju?”
“Ywdah”Gue pun memakai clana gue lagi.
Amelia pun sibuk membuka baju dancenya. Trus celananya. Trus branya. Lalu cdnya.
Gue pun merhatiin semuanya.
“Eh ryo, jgn ngeliatin ke sini dong.” Sambil ia menutupi toketnya yg sekel dengan tangan kirinya. Trus memiawnya juga ditutupin sama cdnya yang gres dibuka.
“Hehehe. gue penasaran juga melia…”
“Penasaran??”
“Iya”
“Lo juga tadi penasaran sama barang gue kan?”
“Iya sih” sambil ia senyum-senyum.
“melia, gue mo remes2 toket lo dong. Boleh ga?”
“Ha? Tai lo ryo. Emang lo siapa gue!!”
“Bentar aja melia”
“Tapi gue juga pegang2 barang lo ya ryo? Biar adil.”
“Oh yawdah”dan gw pun ngebuka resleting gue. Nyingkap CD gue. Trus ngeluarin Kontol gue.
Gue dengan semangat ngeremes2 toket amelia yg sekel. Tapi beliau agak takut2 buat megang Kontol gue.
“Knp melia? Pegang dong… gue aja udah megang toket lo nih. Sekel banget sih melia toket lo?”
“Ihh, gue gres pertama nih megang barang cowo. Hahaha.”
“Sstt. Jgn kenceng2 ktawanya…”

dan gue mencoba membawa tangannya buat megang Kontol gue secara pelan2 dan sedikit paksaan akhirnya, Kontol gue pun tersentuh oleh tangan amelia.

“Oowwhhh… kocok2 dong melia…” Pinta gue.

Dia pun agak malu2 pas mau ngocok Kontol gue.
Akhirnya pelan2 beliau kocok Kontol gue. gue pun sambil ngeremes2 toket dia.

“Owwhhh… enak melia… agak kenceng dong megangnya…”
“Iya… ohh gede bgt sih ryo?? Lo dah ngaceng ya nih??”
“Iya udah lah. Secara gue ngeremes2 toket lo udah nafsu gini. Pasti dah ngaceng.”
“melia… gue isep yah toket lo??”
“Ihh, gila lo ah.”
“Bentar…”
“Ywdah… nih…” ia pun menyodorkan toketnya ke ekspresi gue. Tapi ia ngelepasin kocokannya dari Kontol gue.
“melia, sambil kocokin Kontol gue juga dong. Jangan berenti…”
“Uwhh… iya iya… banyaomong lo ahh…” Dia pun ngocok Kontol gue agak cepet.
“Aahhhh… ohhhh… enak meliaa…” bunyi gue mendesah. Trus gue kenyot2 toketny.
“Ahhh… yg cepet lagi melia… oohh… uuhhh… ssshhh…” sambil gue kulum lehernya, trus ke bibirnya.
“melia, sepongin dong sebentar…”
“Ha?”
“Sepongiiin… masukin Kontol gue ke ekspresi lo… trus kocokin pake ekspresi lo…”
“Aaahhh!! Gak ahh!! Pake tangan aja yah ryo? Nnti kpn2 deh.” Amelia nolak.
“Bentar meliaa… pengen nihh…” gue memohon.
“Ah lo ryo. Ywdah, tp bentar aja ya”
“iya, sampe keluar…”
“Ahh, tp peju lo jgn dikeluarin dimulut gue!!”
“Iya, gak… nnti kalo gue dah mau muncrat gue cabut Kontol gue dari ekspresi lo…”
“Yaudah, maen cepet yaa. Takut dicurigain nih gue ntr sama anak2 yang laen.”
“iya” jwab gue.

Amelia pun jongkok di depan gue. Mulutnya pas banget udah berhadepan sama Kontol gue.
Gue pun menyodorkan Kontol gue ke mulutnya. Amelia pun tanpa ragu lagi membuka mulutnya lebar2. gue terus dorong semua Kontol gue masuk ke mulutnya amelia. Setelah itu beliau rapetin mulutnya dan mulai menggerakan mulutnya maju mundur sambil skali2 mainin pengecap dan bibirnya buat mijet2 Kontol gue.

Kontol gue kerasa agak2 anget. Trus juga ada rasa2 lembek2 enak yg berasal dari lidahnya.
Itu semua gue imbangin dengan ikut gerak2in Kontol gue maju mundur.

“Ooohh… meliaaa… enaaaaaakkk… mmmhhhhhh… ooohhh… sshhhh…” sambil gue belai2 rambutny yg ga terlalu panjang.
“Mmmhhhhh… mmmmhh… mhhhh…” amelia pun mendesah smbil terus nyepongin Kontol gue.
“Ooohhhhhhhhh… teeruusss meliaaaa… ooohhh… eeennnaaakkk… terus melia…”
“Mmhh… mmhhhh…”
“Cepetin lagii meliaaa…” pint ague.
“Mmmhhh… mhhhh… mmmhhhhhhmmhhhh…” amelia pun sedkit agak kewalahan nyepongin Kontol gue.
“Aaahhhh… ooouhhhcchhh… enak meliaaa… oowwwhhhwwwwwhhh… sshhhhhh”

Amelia pun semakin mempercepat kocokan mulutnya di ekspresi gue. Gue pun mengimbangin dengan memajumundurkan Kontol gue di mulutnya.
Saking terasa cepatnya. Akhirnya gue udah ngerasain kalo peju gue mau keluar.

“Aaohhh… meliaa… gue mau keluar nihhhh…”

Dengan cepat beliau ngelepasin mulutnya dari Kontol gue. Trus beliau berdiri dari yg sebelumnya pas nyepongin gue dalam posisi jongkok. Gue pun meraih tangan kanannya. Trus gue tuntun buat megang Kontol gue yang udah ngaceng banget krn mau keluar.

“Kocokin yang cepet melia…”

Amelia pun mengocok Kontol gue cepet. Pas beliau lagi ngocokin Kontol gue, gue kissing bibirnya yang imut2, sambil kadang2 gue remes2 toketnya yang sekel gak terlalu gede.

Akhirnya setelah kira2 3 menit dikocokin pake tangannya.
“Aaarrghhhh… cchhaaaaaa… gue mauuu keluarrrrr nihh…”
“Uwwhh, ywdah keluarin aja ryo…” beliau pun ngarahin Kontol gue ke wc supaya peju gue nnti pribadi ke buang ke lubang wc tanpa berceceran di lantai.
“Aaarghhh… oooooooooouhhhhhhhh… sssssssshhhhhhhhhhh… aaaaah… gue keluar meliaaa…” hasilnya peju gue pun keluar. Peju gue muncrat 7x. dari mulai banyak sampe keluar setetes setetes.

“Oouhwwww… gila ryo, banyak banget peju lo… duuhh kena tangan gue lagi nih…” amelia pun ngelepasin tangannya dari Kontol gue. Trus beliau ngebersihin tangannya yang kena peju gue sedikit pake aer di gayung.
“Uuffhh… iya nih melia, udah lama sih gue gak colai… tapi hasilnya sekarang gue malah dicoliin sama lo… capek nih melia… melia bersihin dong peju gue nih dikit lagi pake ekspresi lo…” pinta gue kea ca.
“Apa?” amelia kaget.

“Jilatin dikit nih ujung Kontol gue, kan masih ad sisa2 pejunya…”
“Ih males. Gak ah. Jijik gue.”
“Yah, tanggung nih melia… dikit lagi”
“Gak. Nnti aja yah kapan2 ryo…” amelia memberi harapan.
“Huh. Dsar lo melia. Tanggung juga nih. Ywdah deh.”
“Nih gue bersihin peju lo yang di sini aja nih.” Kata Amelia sambil nyiramin aer ke dalem wc yang sebelumnya banyak peju gue.

Setelah nyiramin peju gue yang berceceran di wc, amelia pun kembali berganti baju. Begitu juga gue. Gue pun memakai celana dalem gue lagi kemudian resleting celana panjang gue.
Gue perhatiin amelia. Ia kleiatan seksi banget. Satu persatu ia kenakan pakaiannya. Mulai dari celana dalemnya yang berwana hitam. Branya yang juga berwarna hitam. Namun ia agak kesulitan ketika akan mengaitkan branya. Lalu ia pun meminta tolong gue.

“ryo tolong pakein dong.” Ia pun membelakangi gue meminta mengaitkan pengait branya.
“Tapi ada syaratnya yaa…” ucap gue ngeledek.
“Syarat apaan?”
“Tebak dong”
“Hmmm apa ya. Ga tau ah! Udah cepetan pakein!!” ia pun agak sedikit ngotot.
“Itu tuh.” Gue pun menunjuk ke arah memiawnya.
“Ohh ini… lo mau ngewe sama gue?” amelia pun bertanya dengan nada agak sedikit kaget.
“Iaa, gue pengen ngewe sm lo melia… blh ga?”
“Anjjrriitt lo ryo, apa masih kurang yg skrg?”
“Kurang laaaah… gue mau nyicipin tubuh lo pake Kontol gue…”
“Aaaaaaaahhh!”
“Sssstt, jgn kenceng2 melia… Ayoo dong meliaaaa… kpn2 yaaahh?? Ga sekarang kok…” ucap gue memohon lagi.
“Gue masih virgin laaahh ryoo.”
“Ahh yakinnn lo??”
“IYA!”
“Kalo dari toket lo yg gue pegang tadi sih kayanya lo udah ga virgin deh…”
“Hah? Tau dari mana lo???”
“Ya tau laaahh, kalo toket cewe yang udah ga virgin tuh udah agak kendor sedikit, ga terlalu sekel banget…”
“Hahhha gila ya lo, kayanya udah jago banget nih soal beginian”. Sambil beliau sibuk merapikan bajunya.
“Iya dong, makanya kapan2 mau nyoba ngewe sama gue ga?”
“Hmmm gimana yaaaaa, yaa liat nanti aja deehhh”. Sambil berkaca di cermin kecil sambil merapikan rambut dan poninya.
“Yawdahhh nnti kpn2 kita coba yaa??” Ucap gue memastikan.
“Iya ahh, ywdah, gue mau balik ke anak2 dulu nih. Ntr gue dicurigain lagi ganti baju doang kok lama banget.” Dia pun membuka pintu dan keluar dari kamar mandi.
“Sipp, ati2 lo. Thankss meliaa atas handjob dan blowjob lo… Hehhhe”“Haahh, bakalan enak nih kalo seandainya nanti gue ML sama dia” Pikir gue.

dan setelah berapa menit gue keluar dari toilet tersebut perasaan menyesal pun datang menghampiri! biasalah penyesalan selalu datangnya belakangan dan ga pernah duluan! menyesal kenapa ryo? he...menyesal kenapa ya ga gue paksa melia untuk pribadi aja ngajakin ngentot!hahahaha...

sambil ngebayangin seandainya pas didalam toilet cewek tersebut gw ngentot sama melia, tapi gw punya obsesi untuk ngedapetin perawan si melia bagaimapun caranya gw harus yang pertama meniduri beliau bila masih perawan! OK deh sob segitu dulu kisah cukup umur sex dari gw nanti bakalan ada Cerita Sex Dewasa Anak Sekolah Part 2! tunggu aja ya sob.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Sex Anak SD Kelas 4 Diajari Ngentot

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Sex Anak SD Kelas 4 Diajari Ngentot".

Perkenalkan namaku Rendi, umurku ketika ini 19 tahun. Kuliah dikota S yang terkenal dengan sopan santunnya. Aku anak kedua setelah kakakku Ana. Ibuku bekerja sebagai pegawai negeri sipil dan ayahku juga bekerja di kantor. Tinggi badanku biasa saja layaknya anak seusiaku yakni 169 kg. Di situs ini saya akan menceritakan kisah unikku. Pengalaman pertama dengan apa yang namanya sex. Kisah ini masih saya ingat selamanya sebab pengalaman pertama memang tak terlupakan. Saat itu usiaku masih 10 tahun pada waktu itu saya masih kelas 4 SD. Kisah ini benar benar saya alami tanpa saya rubah sedikit pun.


Aku punya sobat sebayaku namanya Putri, ia juga duduk di dingklik SD. Aku dan ia sering main bersama. Dia anak yang sangat manis dan manja. Dia mempunyai dua kakak. Kakak pertama namanya Rio di sudah bekerja di Jakarta. Dan kakaknya yang satu lagi namanya Linda. Saat itu ia kuliah semester 4 jurusan akuntansi salah satu perguruan tinggi tinggi di kota kelahiranku. Dia lebih mengagumkan dari pada adiknya Putri. Tingginya kira kira 160 cm dan ukuran payudaranya cukup seusianya tidak besar banget tapi kenceng.

Waktu itu hari sangat panas, saya dan Putri sedang main dirumahnya. Maklum rumahku dan rumahnya bersebelahan. Saat itu ortu dari Putri sedang pergi ke Bandung untuk beli kain. Putri ditinggal bersama kakaknya Linda.

“Main dokter dokter yuk, saya bosen nich mainan ini terus”ajak Putri

Segera saya siapkan mainannya. Aku jadi dokter dan ia jadi pasiennya. Waktu saya periksa ia buka baju. Kami pun melaksanakan ibarat itu biasa sebab belum ada naluri ibarat orang dewasa, kami menganggap itu mainan dan hal itu biasa sebab masih kecil. Waktu saya pegang stetoskop dan menyentuhkannya didadanya. Aku tidak tahu perasaanya. Tapi saya menganggapnya mainan. Waktu itu pintu tiba tiba terbuka. Linda pulang dari kampusnya. Dengan masih telanjang dada Putri menghampiri kakaknya di depan pintu masuk.

“Hai Kak gres pulang dari kampus” “Ngapain kau buka baju segala” Kak Linda memandangi adiknya. “Kita lagi main dokter dokteran, saya pasiennya sedangkan Rendi jadi dokternya, tapi sepi Kak masa pasiennya cuma satu. Kakak lelah nggak. Ikutan main ya kak?” “Oh mainan toh.. Ya sudah saya nyusul, saya mau ganti pakaian dulu gerah banget nih”

Kami bertiga pun segera masuk ke kamar lagi, saya dan Putri asyik main dan Kak Linda merebahkan tubuhnya ditempat tidur disamping kami. Aku melihat Kak Linda sangat mengagumkan ketika berbaring. Setelah beberapa menit kemudian ia memperhatikan kami bermain dan ia terbengong memikirkan sesuatu.

“Ayo Kak cepetan, malah bengong” ajak Putri pada kakaknya.

Lalu ia bangun membuka lemari. Dia kepanasan sebab udaranya. Biasanya ia menyuruh kami tunggu di luar ketika ia ganti baju

“Ayo tutup mata kalian, saya mau ganti nih soalnya panas banget” Kak Linda menyuruh kami.

Dia melepaskan pakaian satu persatu dari mulai celana panjangnya, ia memakai CD warna putih berenda dengan model g-string. Saat itu ia masih dihadapan kami. Tertampang paha putih bersih tanpa cacat. Setelah itu ia melepas kemejanya dicopotnya kancing stu perstu. Setelah terbuka seluruh kancingnya, saya dapat melihat bra yang dipakainya. Lalu ia membelakangi kami, ia juga melepas branya setelah kemejanya ditanggalkan.

Aku pun terbengong melihatnya sebab belum pernah saya melihat wanita remaja telanjang apa lagi ketika saya melihat pantatnya yang uuhh. Dia memilih baju agak lama, otomatis saya melihat punggungnya yang mulus dan balasannya ia memakai baby doll dengan potongan leher rendah sekali tanpa bra dan bahannya super tipis kelihatan putingnya yang berwarna coklat muda. Kulitnya sangat putih dan mulus lebih putih dari Putri. Putri melihatku.

“Rendi koq terdiam belum lihat kakakku buka baju ya? Lagian kakak buka baju nggak nyuruh kita pergi.” Kak Linda ngomel,”Idih kalian masih kecil belum tahu apa apa lagian juga saya nggak ngelihatin kalian langsung. Mau lihat ya Ren?”dia bercanda.

Akupun menundukan mukaku sebab malu.”Tapikan kak, susunya kakak sudah gede segitu apa nggak aib ama Rendi.”
Putri menjawab ketus.”Kamu aja telanjang kayak itu apa kau juga nggak aib sudah ayo main lagi.” Linda menjawab adiknya. Kami pun bermain kembali.

Giliran Kak Linda saya periksa. Dia menyuruh saya memeriksanya, ia agak melongarkan bajunya. Ketika stetoskop saya masukkan di dalam bajunya lewat lubang lehernya, sempurna kena putingnya. Dia memekik. Aku pun kaget tapi saya pun tidak melihatnya sebab malu. Dia menyuruhku untuk untuk lama lama didaerah itu. Dia merem melek kayak nahan sesuatu, dipegangnya tanganku lalu ditekan tekan tempat putingnya. Aku merasa sesuatu mengeras.

“Kak ngapain.. Emang enak banget diperiksa.. Kayak orang sakit beneran banget.” Putri Tanya ama kakaknya.
Kak Linda pun berhenti.”Yuk kita mandi soalnya sudah sore lagikan kau Putri ada les lho nanti kau ketinggalan.” Ajak Kak Linda pada kami berdua. Dia menyuruh bawa handuk ama baju ganti.

Setelah mengisi air, saya pun membuka bajuku tanpa ada beban yang ada dan telanjang bundar begitu juga ama Putri. Kamipun bermain air di bathup. Kamar mandi disini amat mewah ada shower bathup dan lain lain lah, maklum ia anak terkaya dikampungku. Setelah itu pintu digedor ama kakaknya ia suruh buka pintu kamar mandinya. Aku pun membukanya. Kak Linda melihatku penuh kagum sambil menatap episode bawahku yang sudah tanpa pelindung sedikitpun, saya gres tahu itu namanya lagi horny. Lalu ia masuk segera di membuka piyama mandinya. Jreng.. Hatiku eksklusif berdetak kencang, ia menggunakan bra tranparan ama CD yang tadi ia pake dihadapan kami.

“Bolehkan mandi bersama kalian lagian kalian kan masih anak kecil.”
“Ihh.. Kakak.. Punya kakak itu menonjol” ledek adiknya.

Dia hanya tersenyum menarik hati kami terutama aku.”biarin”sambil ia pegang sendiri puting ia menjawab lalu ia membasahi badannya ama air di shower. Makin terang apa yang nama payudara cewek lagi berkembang. Beitu kena air dari shower bra Kak Linda agak merosot kebawah. Lucu banget bentuknya pikirku. Payudaranya hendak seakan melompat keluar.

“Ayo cepat turun dulu, saya kasih busa di bathupnya..”.

Putri bergegas keluar tapi saya tidak, saya takut bila tertangkap berair anuku mengeras, saya aib banget. Baru kali ini saya mengeras gede banget. Lalu Kak Linda mendekat dan melihatku serta menyuruhku untuk turun. Aku turun dengan tertunduk muka Kak Linda melihat episode bawahku yang sudah mengeras sama pada waktu saya bermain tapi bedanya sekarang eksklusif dihadapan mata. Dia hanya tersenyum padaku. Aku kira ia marah. Dia kayak sengaja menyenggol senjataku dengan paha mulusnya.

“Ooohh.. Apa itu..” (pura pura ia tidak tahu) Putripun tertawa melihatnya.
“Itu yang dinamakan senjatanya laki laki yang lagi mengeras tapi culun ya bila belum disunat” Kak Linda memberitahukan pada adiknya.

Setelah busanya melimpah di air kami pun nyebur bareng.

“Adik adik, Kakak boleh nggak membuka bra kakak” pinta Kak Linda pada kami.
“Buka aja to Kak lagian bila mandi pakai pakaian kayak orang desa.” adiknya menjawab.

Tapi saya nggak mampu jawab. Dengan pelan pelan kancing dibelakang punggung dibukanya lalu lepas sudah pengaman dan pelindung susunya. Dengan telapak tangannya ia menutupi payudaranya.

“Sudah buka aja sekalian CD nya nanti kotor kena kedaluwarsa CD kakak,” ujar Putri kepada kakaknya.

Segera ia bangun diatas bathup melorotkan CDnya dengan hati hati(kayaknya ia sangat menunggu ekspresiku ketika melihat wanita telanjang bundar dihadapannya). Ketika ia bangun membetulkan shower diatas kami, saya melihat seluruh tubuhnya yang sudah telanjang bulat.

“Kak anu.. anu.. Susu kakak besarnya, ama bawahan kakak ada rambutnya dikit,” saya memujinya.

ia hanya tersenyum dan memberitahu bila aslinya bawahan nya lebat hanya saja rajin dicukur. Dia agak berlama lama bangun kayaknya makin deket aja episode sensitivenya dengan wajahku, ada sesuatu harum yang berbeda dari tempat sekitar itu. Kak Linda terus bangun sambil melirikku.

Sambil membilasi payudaranya dengan air hangat serta digoyang dikit dikit bokong bahenolnya. Dia menghadap kami sambil mnyiram episode sensitifnya. Aku pun tak berani eksklusif menatapnya. Sambil memainkan payudaranya sendiri ia punya saran plus ilham gila.

“Mainan yuk. Aku jadi ibunya, kau jadi anaknya.”

Lalu Kak Linda menyuruh mainan ibu ibuan, ia menyuruh kami jadi bayi. Lalu ia menyodorkan susunya pada kami.

“Anakku kasihan, sini ibu beri kau minum” ia berkata pada kami.

Putri pun eksklusif mengenyot puting susu kakaknya, tapi saya pun tak bergerak sama sekali, lalu ia eksklusif menyambar kepalaku ditarik ke arah payudaranya.

“Ayo sedot yang kuat.. Ahh.. Cepet.. Gigit pelan pelan.. Acchh,” kata itu keluar.

Tapi koq nggak keluar airnya. Punya Mama keluar air susunya. Tiba tiba Putri berhenti.

“Uhh.. Ini kan namanya mainan jadi nggak beneran. Kamu udahan aja sudah jamnya kau les” Putri pun bergegas turun dan berganti pakaian semenjak ketika itu saya tak memdengar langkah ia lagi.

Aku pun masih disuruh mainan dengan putingnya tangan kiriku dikomando supaya meremas susu kirinya. Tiba tiba ada sesuatu yang bikin saya bergetar, ada sesuatu yang berambat dan memegangi anuku. Dengan kanan kanan memegangi tangan kiriku untuk meremas payudaranya ternyata tangan kanannya memainkan penisku.

Segera ia memerintahkan untuk turun dari situ. Kami pun turun dari situ. Lalu. Dia duduk di pingiran sambil membuka selakangannya. Aku gres melihat belakang layar cewe.

“Rendi ini yang dinamakan vagina, punya cewek. Tadi waktu kakak bangun saya tahu bila kau memperhatikan episode kakak yang ini. Ayo saya ajarin gimana mainan ama vagina” akupun hanya mengangguk.

Dia menyuruh menjilatinya setelah ia mengeringkannya dengan handuk. Aku pun menjulurkan lidahku kesana tapi episode luarnya. Dia hanya tersenyum melihatku. Dengan jari tangan nya ia membuka episode kewanitaan itu. Aku benar benar takjub melihat pemandangan kayak itu. Warnanya merah muda ibarat sebuah bibir mungil.

Setelah ia buka kemaluannya, lalu ia suruh saya supaya menjilatinya. Ada cairan sedikit yang keluar dari episode itu rasanya asin tapi enak. Disuruh saya menyodok dengan kedua jariku, terasa sangat becek. Dia menyuruhku berhenti sejenak. Ketika ia menggosok gosok sendiri dengan tangannya dengan cepat lalu ia menyambar kepalaku dengan tangannya ditempelkan mukaku dihadapannya.

Seerr.. Serr.. suara air yang keluar dari vaginanya banyak sekali. Sambil berteriak plus mendesis lagi merem melek. Setelah itu ia jongkok, saya kaget ketika ia eksklusif menjilati kepala penisku. Di buka episode kulup sampai kelihatan kepalanya.

“Kakak enggak jijik ya kan buat kencing” saya bertanya pada ia tapi ia terus mengulumnya maju mundur.

Sakit dan geli itu yang kurasakan tapi lama lama enak saya eksklusif rasanya ibarat kencing tapi tidak jadi. Dia menggunakan sabun cair katanya agar agak licin jadi nggak sakit. Saking enaknya saya bagai melayang badanku bergetar semua. Setelah dibilas ia mengkulum penisku, semua masuk didalam mulutnya.

“Kak saya mau kencing dulu” saya menyela.

Setelah itu ia berbaring dilantai ia menyuruh bermain dengan kacang didalam vaginanya. Pertama saya tidak tahu, ia memberi tahu setelah ia sendiri membukanya. Aku sentuh episode itu dengan bernafsu ia eksklusif menjerit ia mengajari bagaimana seharusnya melakukannya. Diputar putar jariku disana tiba tiba kacanga itu menjadi sangat keras.

Sekitar 5 menit saya bermain dengan jariku kadang dengan lidahku. Keluar lagi air dari vaginanya. Aku disuruh terus menyedotnya. Dia kayaknya sangat lemas lunglai. Setelah beberapa ketika ia memegang penisku dan menuntunnya di vagina.

“Coba masukan anumu ke dalam sana pasti saya jamin enak banget rasanya” ia menyuruhku.

Dengan hati-hati saya masukkan setelah masuk saya membisu saja. Dia menyuruh saya untuk menekan keras. Dan bless masuk semuanya ia memberi saran kayak orang memompa. Masuk-keluar.

“Acchc terus.. yang cepet.. ah.. ah.. ah..” ia mendesis, ia menggoyangkan pantatnya yang besar kesana kemari.

Tapi sekitar 3 menit rasanya penisku kayak diremas oleh kedua daging itu lalu saya ingin sekali pipis. Saat itu penisku kayak ada yang air mengalir. Dan serr.. seerrs air kencingku membanjiri episode dalamnya. Setelah kelelahan kami pun keluar ia eksklusif pergi ke kamar masih keadaan bugil.

Kemudian ia berbaring sebab lelah, saya mendekatinya dan ia memelukku ibarat adiknya, payudaranya nempel di mukaku. Setelah saya melihat wajahnya ia menangis. Lalu ia menyuruh saya pulang. Aku mengenakan pakaian dan pulang. Dia menyuruh merahasiakan bila saya berbicara ama orang lain saya nggak boleh bermain ama adiknya.

Kami pun terus melakukannya sekitar 1 tahun tanpa ada siapa yang tahu. Sekitar saya kelas 1 SMP ia kawin ama temannya sebab ia hamil. Ketika 2 ahad lalu (saat ini) saya bertemu ia bertanya masih suka main ibarat dulu. Akupun hanya tertawa ketika saya tahu itu yang namanya sex dan saya ngucapin terima kasih buat kakak, itu yaitu pengalamanku yang pertama.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Sex Anak SMP Di Toilet Sekolah

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Sex Anak SMP Di Toilet Sekolah".

Namaku Andhika, saya seorang siswa Kelas 1 di SMU yang cukup top di kota Makassar. Pada hari itu saya ingin mengambil peran kimia di rumah salah satu sobat cewekku, sebut saja Rina. Di sana kebetulan saya ketemu sahabat Rina. Kemudian kami pun berkenalan, namanya Laura, orangnya cukup cantik, manis, putih dan bodinya sudah ibarat anak kelas 3 SMU, padahal beliau gres kelas 3 SMP. Pakaian sekolahnya yang putih dan agak kekecilan makin menambah kesan payudaranya menjadi lebih besar. Ukuran payudaranya mungkin ukuran 32B sebab seakan akan baju seragam SMP-nya itu sudah tidak bisa membendung tekanan dari gundukan gunung kembar itu.


Kami saling diam, hanya saya sedang mengamati dadanya dan pantatnya yang begitu montok. Wah serasa di langit ke-7 kali jikalau saya bisa menikmati tubuh cewek ini, pikirku. Terkadang mata kami bertemu dan bukannya ke GR-an tapi saya rasa cewek ini juga punya perasaan terhadapku. Setelah satu jam berada di rumah Rina, saya pun berpamitan kepada Rina tetapi beliau menahanku dan memintaku mengantarkan Laura pulang sebab rumahnya agak jauh dan sudah agak sore dan kebetulan saya sedang bawa "Kijang Rangga" milik bapakku.

Akhirnya saya menyetujuinya hitung-hitung ini kesempatan untuk mendekati Laura. Setelah beberapa lama melamun saya mengawali pembicaraan dengan menanyakan, "Apa tidak ada yang marah jikalau saya antar cuma berdua, entar pacar kau marah lagi..?" pancingku. Dia cuma tertawa kecil dan berkata, "Aku belum punya pacar kok." Secara perlahan tangan kiriku mulai menggerayang mencoba memegang tangannya yang berada di atas paha yang dibalut rok SMP-nya. Dia memindahkan tangannya dan tinggallah tanganku dengan pahanya. Tanpa menolak tanganku mulai menjelajah, lalu tiba-tiba beliau mengangkat tanganku dari pahanya, "Awas Andhi, liat jalan dong! entar kecelakan lagi.." dengan nada sedikit aib saya hanya berkata, "Oh iya sorry, habis enak sih," candaku, lalu beliau tersenyum kecil seakan menyetujui tindakanku tadi. Lalu saya pun membawa kendaraan beroda empat ke kawasan yang gelap sebab kebetulan sudah mulai malam, "Loh kok ke sini sih?" protes Laura. Sambil mematikan mesin kendaraan beroda empat saya hanya berkata,
"Boleh tidak saya cium bibir kamu?"
Dengan nada aib beliau menjawab,
"Ahh tidak tau ahh, saya belum pernah gituan."
"Ah hening aja, nanti saya ajari," seraya pribadi melumat bibir mungilnya.

Dia pun mulai menikmatinya, setelah hampir lima menit kami melaksanakan permainan pengecap itu. Sambil memindahkan posisiku dari kawasan duduk sopir ke samping sopir dengan posisi agak terbungkuk kami terus melaksanakan permainan pengecap itu, sementara itu beliau tetap dalam posisi duduk. Lalu sambil melumat bibirnya saya menyetel kawasan duduk Laura sehingga posisinya berbaring dan tanganku pun mulai mempermainkan payudaranya yang sudah agak besar, beliau pun mendesah, "Ahh, pelan-pelan Andhi sakit nih.." Kelamaan beliau pun mulai menyukaiku cara mempermainkan kedua payudaranya yang masih dibungkus seragam SMP.

Mulutku pun mulai menurun mengitari lehernya yang jenjang sementara tanganku mulai membuka kancing baju seragam dan pribadi menerkam dadanya yang masih terbungkus dengan "minishet" tipis serasa "minishet" bergambar beruang itu menambah gairahku dan pribadi memindahkan mulutku ke dadanya.
"Lepas dulu dong 'minishet'-nya, nanti basah?" desahnya kecil.
"Ah tidak papa kok, entar lagi," sambil mulai membuka kancing "minishet", dan mulai melumat puting payudara Laura yang sekarang sedang telanjang dada.Sementara tangan kananku mulai mempermainkan lubang kegadisannya yang masih terbungkus rok dan tanganku kuselipkan di dalam rok itu dan mulai mempermainkan lubangnya yang hampir membasahi CD-nya yang tipis berwarna putih dan bergambar kartun Jepang. Mulutku pun terus menurun menuju celana dalam bergambar kartun itu dan mulai membukanya, lalu menjilatinya dan menusuknya dengan lidahku. Laura hanya menutup mata dan mengulum bibirnya mencicipi kenikmatan. Sesekali jari tengahku pun kumasukkan dan kuputar-putarkan di lubang kewanitaannya yang hanya ditumbuhi bulu-bulu halus. Dia hanya menggenggam rambutku dan duduk di atas jok kendaraan beroda empat menahan rasa nyeri. Setelah itu saya kecapaian dan menyuruhnya, "Gantian dong!" kataku. Dia hanya menurut dan sekarang saya berada di jok kendaraan beroda empat dan beliau di bawah. Setelah itu saya menggenggam tangannya dan menuntunnya untuk mulai membuka celana "O'neal"-ku dan melorotkannya. Lalu saya menyuruhnya memegang batang kemaluanku yang dari tadi mulai tegang.

Dengan inisiatif-nya sendiri beliau mulai mengocok batang kemaluanku.
"Kalau digini'in enak tidak Andhi?" tanyanya polos.
"Oh iya enak, enak banget, tapi kau mau nggak yang lebih enak?" tanyaku.
Tanpa berbicara lagi saya memegang kepalanya yang sejajar dengan kemaluanku dan sampailah mulutnya mencium kemaluanku. "Hisap aja! enak kok kayak banana split," beliau menurut saja dan mulai melumat batang kemaluanku dan terkadang dihisapnya. Karena merasa maniku hampir keluar saya menyuruhnya berhenti, dan Laura pun berhenti menghisap batang kemaluanku dengan raut muka yang sedikit kecewa sebab beliau sudah mulai menikmati "oral seks". Lalu kami pun berganti posisi lagi sambil menenangkan kemaluanku. Dia pun kembali duduk di atas jok dan saya di bawah dengan agak jongkok. Kemudian saya membuka kedua belah pahanya dan telihat kembali liang gadis Laura yang masih sempit. Aku pun mulai bersiap untuk menerobos lubang kemaluan Laura yang sudah agak basah, lalu Laura bertanya, "Mau dimasukin tuh Andhi, mana muat memekku kecilnya segini dan punyamu segede pisang?" tanyanya polos. "Ah hening aja, pasti bisa deh," sambil memukul kecil kemaluannya yang memerah itu dan beliau pun sendiri mulai membantu membuka pintu liang kemaluannya, mungkin beliau tidak mau ambil resiko lubang kemaluannya lecet.

Secara perlahan saya pun mulai memasukan batang kemaluanku, "Aah.. ahh.. enak Andi," desahnya dan saya berusaha memompanya pelan-pelan lalu mulai agak cepat, "Ahh.. ahh.. ahh.. terus pompa Andi." Setelah 20 menit memompa maniku pun sudah mau keluar tapi takut beliau hamil lalu saya mengeluarkan batang kemaluanku dan beliau agak sedikit tersentak saat saya mengeluarkan batang kemaluanku.
"Kok dikeluarin, Andi?" tanyanya.
"Kan belum keluar?" tanyanya lagi.
"Entar kau hamilkan bahaya, udah nih ada permainan baru," hiburku.
Lalu saya mengangkat badannya dan menyuruhnya telungkup membelakangiku.
"Ngapain sih Andi?" tanya Laura.
"Udah tunggu aja!" jawabku.
Dia kembali tersentak dan mengerang saat tanganku menusuk pantat yang semok itu.
"Aahh.. ahh.. sakit Andhi.. apaan sih itu..?"
"Ah, tidak kok, entar juga enak."
Lalu saya mengeluarkan tanganku dan memasukkan batang kemaluanku dan desahan Laura kali ini lebih besar sehingga beliau menggigit celana dalamku yang tergeletak di dekatnya.

"Sabar yah Sayang! entar juga enak!" hiburku sambil terus memompa pantatnya yang montok. Tanganku pun bergerilya di dadanya dan terus meremas dadanya dan terkadang meremas bagian pantatnya. Laura mulai menikmati permainan dan mulai mengikuti irama genjotanku. "Ahh terus.. Andhi.. udah enak kok.." ucapnya mendesah. Setelah beberapa menit memompa pantatnya, maniku hendak keluar lagi. "Keluarin di dalam aja yah Laura?" tanyaku. Lalu beliau menjawab, "Ah tidak usah supaya saya isep aja lagi, habis enak sih," jawabnya. Lalu saya mengeluarkan batang kemaluanku dari pantatnya dan pribadi dilumat oleh Laura pribadi dihisapnya dengan penuh gairah, "Crot.. crot.. crot.." maniku keluar di dalam verbal Laura dan beliau menelannya. Gila perasaanku ibarat sudah terbang ke langit ke-7.
"Gimana rasanya?" tanyaku.
"Ahh asin tapi enak juga sih," sambil masih membersihkan mani di kemaluanku dengan bibirnya.

Setelah itu kami pun berpakaian kembali, sebab jam mobilku sudah pukul 19:30. Tidak terasa kami bersetubuh selama 2 jam. Lalu saya mengantarkan Laura ke rumahnya di sekitaran Panakukang Mas. Laura tidak turun sempurna di depan sebab takut dilihat bapaknya. Tapi sebelum beliau turun beliau terlebih dahulu pribadi melumat bibirku dan menyelipkan tanganku ke CD-nya. Mungkin kemaluannya hendak saya belai dulu sebelum beliau turun. "Kapan-kapan main lagi yach Andhi!" ucapnya sebelum turun dari mobilku. Tapi itu bukan pertemuan terakhir kami sebab tahun berikutnya beliau masuk SMU yang sama denganku dan kami bebas melaksanakan hal itu kapan saja, sebab tampaknya beliau sudah ketagihan dengan permainan itu bahkan Laura pernah melaksanakan masturbasi dengan pisang di toilet sekolah. Untung saya melihat kejadian itu sehingga saya dapat memberinya "jatah" di toilet sekolah.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Dewasa Asiknya Ngentot Ga Pakai Kondom

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Dewasa Asiknya Ngentot Ga Pakai Kondom".

Hallo perkenalkan namaku Nathan(anggap aja gitu). Aku bersekolah di sekolah swasta yang cukup terkenal di kota ku.Aku memiliki tubuh yang biasa-biasa saja sama sekali tidak atletis, ini kisah yang saya alami.


Cerita ini berawal dari ketika aq masih kelas 2 SMP aq sedang mendekati seorang cewek yang yaaa…. masuk di tempat yang sedang-sedang saja.Aq belum mengukur sama sekali ukuran tubuhnya sedetail yang menyerupai cerita-cerita lain. Dia berjulukan Sinta (samaran,aslinya si Cinthya), Ia mempunyai wajah yang cukup mengagumkan tetapi yang sangat disayangkan beliau memiliki dada yang termasuk kecil dalam teman-temannya ato seumuraan dengannya. Dan beliau sepertinya ga pernah melaksanakan dengan siapapun alasannya ialah beliau sama sekali tidak tau apa istilah-istilah gila yang membuktikan ihwal seks.
Setelah sudah mendapatkannya saya mulai mencoba merayu-rayu untuk melaksanakan dengan istilah-istilah ataupun tindakan yang dapat dikatakan merangasang tapi sulit alasannya ialah menyerupai yang sudah saya beri tahu beliau belum mengenal istilah-istilah itu. Sampai suatu ketika saya merencanakan sesuatu yang mungkin dapat membuatnya ingin melaksanakan hal itu. Yaitu dengan cara menyerupai dalam suatu film yang berbau porno(caranya ialah dengan memasang muka murung ketika beliau melihat ke arah ku dan saya bilang jika saya dihina-hina alasannya ialah tidak pernah melaksanakan seks dengan seorang cewek pun)dan cara itu ternyata sukses dan ketika sore-sore beliau meneleponku dan beliau berbicara bila beliau ingin melaksanakan itu pada malam hari di rumahnya ketika dini hari jam12 ketika semua orang di rumahnya sudah terlelap tidur.Sontak saya senang tetapi di campuri galau alasannya ialah bagai mana saya bias keluar pada jam segitu ,
Akhirnya akupun nekat kabur dari jendela demi melaksanakan itu dengan seorang Sinta atau Cinthya . Setelah hingga dengan motor bebekku beliau sudah menunggu di depan rumahnya dengan baju tidur yang sangat tipis dan celana panjag ketat dan dapat diterawang meskipun malam hari yang sangat gelap, dan kami pun masuk ke rumahnya yang besar dan mewah dan saya diajaknya masuk ke kamarnya secara belakang layar alasannya ialah takut ada yang bangkit di rumahnya setelah hingga di kamarnya kami pun segera melaksanakan pemanasan,dia membuka kaosku dan saya pun lansung memeras susunya dan saya dengan penuh nafsu membuka piyamanya yang tipis dan saya melepaskan tali bh-nya yang mengganggu tangan ku memeras payudaranya yang terlihat kecil ternyata setelah saya buka susu-nya lansung memendal ke atas-bawah ternyata cukup besar tidak menyerupai yang saya bayangkan dan saya memelorot celananya dan sekalian dalemannya .

Dan beliau mulai berangasan beliau memelorot celanaku dan sekaligus celana dalamnya dan beliau menghisap burung-ku dan saya sangat menikmatinya tetapi beliau menghentikan dan akupun menunjukkan pistol ku yang mulai tegang dengan tiba-tiba dan menanyakan jika saya membawa kondom atau tidak?aku memang sengaja meninggalkan benda itu dan saya lansung mendorongnya hingga jatuh ke kumpulan latek yang sangat empuk itu . Lansung saja saya mencium bibirnya yang nikmat dan halus beliau pun tidak lama membalas ciumanku denga mengadu lidah,Air liur kami menjadi satu di dua lisan yang menempel dan ajun ku memeras payudaranya dan tangan kiri memasuki vaginanya yang sedikit-sedikit mulai lembap dengan air yang keluar dari tempek itu .

Setelah puas kami memulai melaksanakan yang lebih,aku meghisap teteknya yang sebelah kanan dan yang kiri saya remas dengan tanganku yang sesekali menarik putingnya yang mulai keras,lidahku memainkan putting itu dan saya menghisap payudaranya yang kenyal dan mulai keras alasannya ialah rangsanga dan beliau meringik kenikmatanaa..hh..a…h… enak..aaa…hh..eee..mmmmdan saya mulai menggila dan saya melaksanakan itu semakin keras dan mulutku mulai menurun ke bab bawah melewati perut dan hingga ke tempek nya yang lembap dengan air yang terus mengalir dari dalam memeknya dan beliau masih saja merengek tetapi beliau ingin di teruskan alasannya ialah nikmatnya mungkin.Setelah beberapa menit saya menyuruhnya menghisap lagi kontolku yang mulai ingin menikmati keperawanannya dan beliau lansung menghisap tanpa ragu dan sedotannya yang berpengaruh membuatku geli dan nikmat yang luar biasa.Setelah beberapa menit berlalu saya menggesek-gesek vaginanya dan beliau merengek tidak terang alasannya ialah masih mengemut kontolku yang mungkin beliau berkataah…ayo….teruskan…aku..ga..tahan.
Karena saya ingin segera menikmatinya saya memasukan burung-ku ke dalam sangkarnya dengan beliau terlentang dan …. tetapi agak sulit alasannya ialah masih sempit dan setelah masuk kontolku menabrak selaput darahnya dan dengan dorongan kecil kesannya sobek dan beliau menjerit kesakitan dicampur kenikmatan aaaaahhhhhhh…..dan saya memaju mundurkan barang-ku tetapi beliau kesakitan dan berbicara aaahhhh pelan aja sakitaku pun memperlambat tetapi saya tak tahan dan saya mulai mempercepat tetapi beliau sekarang minta dipercepatahh ayoooo cepet lagiiii nikmat ahh enakkk tapi saya merasa ingin kencing.. dan tahu beliau mau orgasme saya makin mempercepat gerakan dan beliau berkataahhh enakkk banget kaaaammmuuuu(dia mengeluarkan cairan itu di kontolku merasa hangat)memang jago dan tahu cara memuaskan kudan setelah itu saya merubah posisi menjadi saya menusuknya dari belakang kali ini masuknya mudah dank arena tamengnya sudah sobek jadi tidak lagi ada yang menghalangi pedangku dan beliau yang memaju mundurkan tubuhnya dan akupun mengikuti irama itu.Beberapa menit kemudian beliau mengejang dan kembali orgasme di ketika itu saya sudah ingin keluar dan tetapi saya takut beliau hamil dan saya juga tak sudi perjakaku diambil oleh cewek yang saya dekati alasannya ialah iseng belaka.
Aku mengeluarkannya di luar ketika saya membalikan badannya maksudku mengeluarkan di mulutnya tetapi belum hingga sudah moncrot deh spermanya sempurna di kepalanya dan saya menyuruhnya mencoba rasa itu dan beliau meminumnya dan berkataoohh enak rasanya ini cairan apa?kencing yaaa?aku pun memberitahunya bahwa itu sperma saya berpikir cewek ini gotong royong ga pernah sekalipun melihat film gituan tetapi beliau dapat melaksanakan gerakan-gerakan itu dari mana kan ga mungkin udah pernah.Tetapi saya masih belum puas saya memasukan lagi burungku ke mulutnya dan beliau tanpa di suruh beliau melaksanakan itu sendiri ,setelah bosan saya kembali memasukan kontolku ke memeknya dengan telpak kakinya menempel di lantai saya memasukan itu dari atas dan setelah beberapa ketika beliau berorgasme dengan meringik terus-menerus , saya mau keluar dan saya lansung menyuruhnya menghisap dan keluarlah lagi cairan itudi mulutnya yang menggairahkan setelah itu kami lemas dan kami tidur dengan burung di mulutnya sebelum pagi saya dibangunkan semoga cepat pulang sebelum di curigai orang-orang di rumah dan saya mencium mulutnya dan segera memakai pakaianku dan pulang.karena capek pada hari itu saya tidak masuk sekolah dan ternyata beliau juga tidak masuk.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, erita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Sex Desahan Gadis Abg SMA

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Sex Desahan Gadis Abg SMA".

Cerita ini merupakan sebuah pengalaman saya wacana seks pada ketika saya masih kuliah. Bagi yang suka dengan dongeng seks,ini merupakan sebuah pengalaman saya dulu yang merupakan pengalaman pertama saya. Pengalaman sex ini terjadi ketika saya mulai membuka usaha kecil di purwakarta. Sehingga saya kenal sama salah satu cewek yang berjulukan Stefani, memang stefani ialah cewek SMU yang sangat catik dan molek deh. Kadang sahabat saya juga ngomong ketika ngumpul stefani gadis yang bernafsu bila di ajak ML.


Dibandingkan dengan sahabat lainya memang stefani ialah cewek yang sangat cantik sekali. Ini ceritaku, perkenalkan nama ku Roy hingga sekarang saya masih melanjutkan kuliah di sebuah universitas di Magelang.
Umur ku masih 20 tahun. Cerita ini berawal ketika saya dan sahabat ku Ronald, Jefry dan rudi yg senang bermain game online ataupun sekedar bermain internet, membuka sebuah game centre dan warnet yg terletak di kawasan Magelang utara. Pada dasarnya sih kami membuka usaha itu cuman iseng-iseng aja. Yah dari pada nga ada kerjaan ataupun malah menghabiskan uang untuk main game atau main internet di tempat lain, mendingan buat sendiri toh bias nambah nambah uang buat jajan dan beli rokok.
Belum lama usaha kami buka, kami mirip setengah kaget dan senang.
Bagaimana kami tidak senang, kebanyakan user kami ialah cewek- cewek SMU dengan postur tubuh yg sangat mempesona, bahkan mampu di mirip kan buah apple yg siap di petik. Dan juga masih banyak gadis-gadis muda yg main ke tempat kami. Dengan keramahan teman-teman yg selalu sopan dan romantis dalam melayani pelangan, yah kami memang cukup professional. Bahkan postur tubuh kami dah wajah kami juga cukup lumayan mungkin itu juga salah satu factor yg membuat mereka tertarik untuk selalu datang berkunjung.
Di antara gadis-gadis yg masih segar itu ada satu yg sangat istimewa di mataku dan teman- temanku. Nama nya Stefani beliau cukup cantik, bukan hanya cantik, luar biasa mungkin dan istimewa tentu nya. Terkadang beliau datang dengan Karina, Monica dan Cindy teman-teman Stefani yg juga tidak kalah cantik, tapi lebih istimewa Stefani tentu nya.dan selesai nya suatu kesempatan, beliau datang sendiri ke tempat kami. Ketika beliau gres duduk saya sapa,
“loh temen nya mana Stefani”,
beliau hanya menjawab,
“dah pada balik, pada mau les katanya”.
Lalu saya berbalik ke mejaku dan berusaha mencuri-curi untuk sekedar melihat lekuk tubuh nya dari balik monitor computerku.
15 menit sudah saya memandang nya, eh beliau membalas pandangan ku,
saya kaget juga jangan- jangan beliau marah, eh beliau malah tersenyum.
KaStefani penasaran beliau sedang apa saya mencoba melaksanakan remote anything ke computernya, yah kami biasanya menyebutnya dengan kata-kata SPY, gitu deh bahasa gaulnya.aku kaget juga setelah tau bahwa beliau membuka situs-situs yg berafiliasi dengan sex dan pornografi. Mukaku memerah, entah suka atau benci, tp yg terperinci kaget sekali. Dengan nekat kucoba mendekati computernya, lalu kutanya dia,
“hayooooo Stefani lagi buka apa”,
KaStefani tanpa persiapan beliau eksklusif kelabakan mirip di anak ayam kehilangan induk nya dan dengan cepat beliau menutup kolom situs- situs tersebut. Tapi dengan cepat saya menjawab,
“nga papa lah ama gue ini, nyantai aja lagi”.
Langsung saja muka beliau memerah, entah aib atau takut.
lalu beliau menjawab,
“emang nya tadi Roy liat Stefani lagi buka apa?”, tanyanya.
“liatlah, nga perlu ke sini juga Roy bias liat dari computer roy “,
jawab ku sambil mengedipkan mata, lalu beliau tertawa kecil dan tersenyum manis mirip gadis yg masih polos. Lalu dengan cepat saya tidak menyia nyiakan kesempatan ini saya eksklusif berkata,
“mau di temenin nga Stefani supaya Roy cariin situs2 yg lebih bermutu”.
Dia membisu sejenak lalu menjawab,
“ya udah Roy duduk di sebelah Stefani aja”,
katanya lembut penuh arti.
Waduh bakalan seru nih batin ku, untung aja temen-temen ku yg lain pada bermain basket di bersahabat situ, jadi semuanya lancar tanpa hambatan. Kami sempet ngobrol sejenak, dan dari situ ku ketahui bahwa beliau anak pejabat di kota ini, dalam batin ku saya berkata wah ternyata anak pejabat neh.
Lalu mulai kucarikan beliau situs situ porno yg belum pernah beliau lihat,
kulihat raut muka nya berubah mirip cacing kepanasan tangannya tak mampu diam, saya lihat beliau sangat terangsang dengan gambar-gambar dan video yg saya carikan lewat internet. Wah cepet honey beliau batinku,
lalu tak kubiarkan beliau hanya melihat saja, lalu saya berbisik,
“Fani dari pada liat, punya ku nganggur neh, kan sayang klo di diemin”, ia kaget kukira beliau marah.
Eh ternyata beliau malah lansung memegang senjataku yg dari tadi sudah on ketika saya duduk di sebelah nya, kontan saja saya kaget dan senang. Lalu dengan cepat saya juga merangsang beliau dengan memegang payudara yg sangat bagus itu dari belakang.
Untung warnet lagi sepi batinku dalam hati, asing nya ketika itu tak ada satupun pelanggan yg datang, yah mungkin di kaStefanikan hujan yg cukup deras. Kulihat beliau kurang puas memegang senjataku bila terhalang oleh celana pendek ku, lalu beliau mencoba memelorotkan celana ku hingga batang kemaluan ku mampu dalam posisi enak untuk di kocok oleh tangan nya yg lembut itu.dan beliau berkata,
“Roy punya kau gede juga ya”,
Aku hanya terdiam.
Tanpa sadar saya sangat menikmatinya,
hingga saya hampir berteriak “ah uchhhh ahhh terus Fani” lalu Stefani dengan cepat menutup mulutku dengan ciuman bibir nya yg lembut dan sangat sensual itu. Wah untung sepi coba klo banyak orang tadi di sini bakalan berabe batin ku. Setelah beliau puas beliau mencium bibirku,
beliau melanjut kan dengan menciumi kemaluan ku, sungguh luar biasa gadis anak pejabat yg masih polos ini melaksanakan hal- hal dalam sex yg sangat mengairahkan.
Aku di buat sangat puas oleh nya bahkan saya dibuat tak berdaya,
10 menit kemudian saya mengangkat kepalanya dan saya bisikan mesra di pendengaran nya, Fani gantian masak kau terus yg muasin saya kau kan belom puas, beliau tersemyum membuktikan iya. Langsung saja saya puaskan beliau di antara sekat-sekat yg menjadi pembatas di antara computer computer di warnet ini. Dia kulihat sangat menikmati permainan ku,
saya mencoba sedikit membuka baju nya untuk melepas Bh nya.
KaStefani kami melaksanakan nya di tempat umum saya mencoba untuk menahan diriku untuk tidak mencoba menelanjanginya, sehingga saya tetap merangsang payudaranya di balik seragam sekolah nya, tanpa mampu melihat payudaranya yg berukuran 34 b itu. Dia terdengar mendesah lembut dan sangat sexy,
“ah ah..u ah..hhhhhh.ahhhhh” terdengar dari lisan nya.
Berkali kali ku pilin putting nya beliau mengelinjang ahli sekali,dan merancau tidak karuan.
“ah uh. roy terus sayanggggg…royyy…a hhhhhh”.
Setelah merangsang buah dada nya saya eksklusif mencoba mengelus vagina nya dengan jari ku, kaStefani beliau memakai rok SMUsehingga tidak sulit untuk melaksanakan nya.Kurasakan vagina nya sudah sangat berair di kaStefanikan rangsangan ku di buah dada nya tadi, bulu-bulu kemaluanya juga kuraba, wow sangat rapi batin ku. Aku berusaha tidak memasukan jari ku ke vagina nya kaStefani beliau masih perawan.
Kucoba merangsang beliau lewat gesekan-gesekan lembut di tangan ku,
kurasakan badannya kejang dan keringat keluar dari seragam sekolah nya yg tanpa memakai Bh itu.
Dia berulang kali mendesah,
“Roy ampunnNn Roy sayang YUyy nikmatttTTttt………”.
Padahal itu Baru kugesek dengan tangan bagaimana klo kumasukan senjataku ke dalam vagina nya batin ku.
Setelah 10 menit melaksanakan itu beliau berteriak.
“ahhhhHH..hhhhh SSSshhhhhh”,
dan seketika itu juga beliau mengalami orgasme pertamanya.
Kemudian beliau terkulai lemas di pelukanku, sambil membelai beliau saya membenarkan posisi celanaku dan beliau juga mencoba membenarkan letak posisi seragam dan rok nya itu.
Lalu saya mengambilkan air minum untuk beliau lalu berkata,
“yah gitu aja dah jebol gimana klo ML bisa-bisa Stefani nga mampu bangkit 2 hari gara-gara kehabisan stamina dong”. Candaku.
Lalu beliau menjawab,
“eh enak aja kan tadi gres training, jadi ya butuh pelatihan dolo kayak tadi”.
Aku hanya tertawa kecil, eh malah beliau eksklusif bilang Roy mau njarain Stefani yang lebih expert lagi nga, klo mau abis ini aja kita pergi mau nga tanya nya. Sejenak saya berpikir tapi langkah langkah kaki datang menuju tempat itu dan kulihat wajah wajah teman-teman ku muncul, diantaranya Ronald, Jefry dan Rudi.
Langsung saja kusapa,
“abis basket kalian”,
dengan tersenyum Jefry hanya menjawab,
“dari pada ngurusin basket mendingan ngurusin Stefani”.
Mereka pun semua tertawa dan kulihat Stefani juga tersenyum bandel dan berusaha menunggu jawabanku. Lalu setelah teman- sahabat ke belakang saya bisikan ke pendengaran Stefani ya udah tar gue ajarain yg lebih hot lagi ya, Stefani tersenyum dan saya pergi berkemas untuk pergi bersama dengan Stefani.
Setelah itu kami pergi dengan meminjam kendaraan beroda empat milik Ronald.
Dalam perjalanan saya bertanya,
“mau kemana ini Fani”,
beliau menjawab.
“di rumah Stefani aja kan Papa Mama sedang pergi ke Jakarta kak Adi sedang ke Jogja”,
saya kaget dan berkata,
“bener nih di rumah mu”,
“iya bener” katanya.
Setelah kami hingga di rumah nya saya kaget juga dengan rumah nya yg besar mirip istana itu wah gede banget rumah nya dan juga indah.
Setelah memarkir kendaraan beroda empat ku saya di bimbing Stefani untuk masuk ke rumah nya.Wah tampak nya beliau terlihat tidak sabar.
Lalu saya menunggunya mandi sambil nonton tv dan menikmati hidangan yg sangat enak, kayak Raja nih batin ku.
Setelah beliau selesai mandi, ia menghampiri ku hanya dengan memakai handuk yg beliau balutkan di tubuh nya, ketika melihat nya,
tenggorokanku mirip tidak dapat menelan kue-kue yg tadi saya makan, dan dengan segera Stefani mengambil jus jeruk yg ada di meja kamar nya lalu meminumnya, setelah itu mencium bibir ku dan mengalirkan jus jeruk yg telah beliau minum tadi seperti induk yg menunjukkan makan belum dewasa nya.
Setelah itu beliau membuka handuk nya yg tadi membungkus tubuh nya yg putih mulus dan sexy itu. wah payudara nya benar-benar luar biasa kencang dan besar, tak kusangka anak SMU kelas tiga sudah sematang, bulu-bulu halus yg ketika di warnet tadi saya pegang, saya mampu melihatnya dengan jelas. Sungguh pemandangan yg luar biasa.
Tanpa segan-segan lagi beliau memintaku untuk men servicenya.
Dia berkata,
“ayo kok malah diem katanya mau ngajarin”,
ucapnya,
saya berkata kamu
“kamu cantik banget Fani tubuh mu juga sexy”.
Tanpa menunggu beliau bicara eksklusif saja kubenamkan kepalaku di payudaranya itu dan mencoba untuk merangsang salah satu bab sensitife itu, lalu beliau mulai mendesah mirip tadi,
“ah OuchHhh uhhhhhh Ahhhhhh……..”,
beliau sangat menikmatinya bahkan sesekali beliau menjambak rambut ku,
kulihat payudaranya sangat kencang dan kenyal sekali sesekali saya meremas-remas nya dan saya pun juga sangat menikmatinya, payudara yg indah. Lalu kuteruskan dengan menciumi bab kewanitaan nya,
beliau terlihat memejamkan mata sangat menikmatinya, dan beliau meremas remas payudaranya sendiri mencoba merangsang tubuh nya sebaik mungkin. ketika clitoris nya ku hisap-hisap beliau sangat kewalahan dan berteriak-teriak,
“roy aduhh Enak ah ouchhhh ahhhHh uhh”.
5 menit kemudian, giliran beliau merangsang diriku.kulihat beliau mengocok penisku dengan lembut dan menghisapnya bagaikan permen lollipop yg sangat manis,
“ohh ahhhhhhh hahhhh”,
saya sangat menikmatinya, beliau menjilati batang kemaluan dan tidak ketinggalan buah zakar ku juga ikut beliau hisap.
Aku sudah tak bias berkata apa apa lagi selain menikmati permainanya. Ketika saya hampir memuntahkan laharku saya mencoba melepaskan senjataku dari hisapan nya dan gengamannya, lalu kubaringkan beliau diranjangnya dan saya berbicara mesra,
“tahan ya sayang, pertama-tama sakit tp nanti juga enak kok”,
kataku. Dia mengangguk membuktikan iya. Kucoba membobol vagina nya ternyata sangat sulit, pada usaha pertama melesat dan setelah ku
oleskan kream di vaginanya, pada usaha ketiga saya berhasil memasukan separo penis ku ke dalam kemaluannya.
Dia menjerit kesakitan,
“Royy sakitT Royyyyyy ampunnNnNnnnnn”,
jerit nya, tapi saya tetap melakukannya dan bless seluruh batang kemaluan ku sekarang berada di dalam nya bersamaan dengan percak-percak darah keperawanannya.
Kubiarkan membisu sejenak supaya vaginanya terbiasa mendapatkan kehadiran benda asing itu, setelah kurasakan vaginanya mampu mendapatkan penisku, kucoba menarik maju mundur.
Jeritan sakit yg tadi beliau ucapkan berganti dengan desahan- desahan wanita yg sedang mengalami persetubuhan yg sangat nikmat.dan tidak henti- henti nya beliau selalu mendesah dan setengah berteriak.
“ah terus Roy Sayang kocok terus bikin Stefani puas ah ouchhhhh shhhhh terus kocok jangan berhenti sayangggg… “,
rancau nya, saya juga sangat menikmati denyutan-denyutan di dalam vaginanya itu, gerakan menghisap yg sangat nikmat sekali di alami oleh penis ku kemudian saya membalikan posisinya supaya kami mampu melaksanakan doggy style.
Lalu ku suruh beliau berdiri dan bersandar di depan beling meja rias nya dan kumasukan senjataku dari belakang sehingga saya mampu menikmati keindahan tubuh nya dan payudaranya serta paras cantik wajahnya dari beling tersebut.
15 menit kejadian itu berlangsung ku dengar beliau berteriak,
“ahhhh roy saya keluarrrrrrrrrrr…….”,
oh tampak nya beliau gres saja mendapatkan orgasme pertamanya.
Kucabut penisku dari dalam vaginanya dan membiarkan Stefani istirahat sebentar.
Setelah cukup istirahat.dia mengajakku untuk melanjutkan nya di kamar mandinya yg mirip kolam Stefaning itu kaStefani sangat luas.
Kontan saja KaStefani terburu nafsu saya eksklusif tancap gas dan segera memasukan penis ku ke dalam vagina nya yg merah merekah itu.
saya sangat menikmati guyuran shower yg membasahi tubuh kami,seolah-olah membasahi jiwa yg kekeringan akan kehausan sex.
Stefani terus merancau dan risikonya saya sangat mencicipi kenikmatan yg luar biasa, penis ku yg dari tadi di sedot kurasakan sangat membengkak dan mencapai klimaks hingga ubun-ubun rasanya,
saya berteriak,
“Stefani saya mauuuuuuu keeee luuu arrrrrrrrrrrrrrrrrr mauuu diii kelluariinnn dii mannna.jeritku menahan nikmat”,
beliau sambil ngos-ngosan bilang
“di dalam ajjjaaaaa”,
lalu saya berkata,
” nga papa faninn”,
Stefani menjawab,
“laggiii masaaaaaa tiiiidakkk suburrrrrr”,
dan Stefani juga tampak merancau lagi dan berteriak,
“yaaaa uuu daaa hhhhh kii taaa ssssaaammaa saaammaaaaaaaaaaa aaaaa”.
Aku tak dapat menahan lagi dan jebolah pertahananku kusemburkan maniku di dalam vaginanya beliau juga tampak mencapai orgasme keduanya.
Setelah itu beliau masih menjilati kemaluanku dan membersihkan sisa-sisa
maniku, lalu kami mandi bersama.
Setelah selesai saya pamit pulang, saya pamit dengan mengecup kening Stefani dan berkata pelajaran nya udah cukup kan, beliau hanya tersenyum dengan lembut sungguh mirip gadis yg sangat polos dan berkata,
“Roy besok kesini ya ajak Ronald, Jefry ama Rudi, jangan lupa loh “.
Aku cukup galau kok ngajak yg lain segala ya batin ku.
Lalu selepas jam 6 malam esok nya kami ber 4 berkunjung ke rumah Stefani. Betapa kaget nya kami ketika di sana kami di sambut dengan mesra oleh keempat gadis yg sangat cantik di antaranya Karina,
Monica, Cindy dan Stefani tentunya, lalu tanpa basa-basi lagi mereka berkata.
“wah wah kak roy jahat kok kita kita kemafani nga di ajak sech yg di ajak cumin Stefani aja,nga suka ya ma kita kita “,
kontan saja saya sendiri kaget.
Dan sahabat temanku juga ikutan binggung,
lalu tanpa rasa aib Stefani
“menjawab roy kemafani ma saya ML loh”.
Aku kaget kenapa beliau membuka rahasiaku tapi sebelum saya sempat bicara Stefani menjawab
“jadi hari ini Ronald, Jefry ama Rudi ngajarin Karina, Monica and Cindy, terus Stefani tentunya ama roy dong”,
katanya.
Tentu saja teman- sahabat ku nga jadi marah malah jadi senang, alu saya berkata dalam hati wah rejeki mereka juga neh. Lalu kami pergi ke kawasan Kaliurang dah menyewa sebuah villa di sana dan melewati hari dan malam penuh akan nafsu, gairah dan kehausan akan sex.
Dan hingga sekarang bila ada waktu kami masih melaksanakan nya baik di kamar mandi warnetku, di rumah Stefani, di hotel atau villa.
Bahkan sekarang banyak pelanggan wanita ku menjadi kekasih ku hanya untuk semalam/one night stand.begitu juga dengan teman-teman ku Ronald, Jefry dan Rudi mereka juga kalang kabut mendapatkan order dari para wanita yg kesepian. Tapi atas dasar suka sama suka, maaf kami bukan Gigolo.
Sekian kisah ku lain kali saya lanjut kan dengan kisah ku dengan para pelanggan net ku, wilda, ima, susy dan masih banyak lagi, baik itu pengalaman sex party ataupun one on one

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, erita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3