Showing posts with label Cerita Sex Pasutri. Show all posts
Showing posts with label Cerita Sex Pasutri. Show all posts

Cerita Sex Tukar Pasangan Karena Mabuk Minuman

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Sex Tukar Pasangan Karena Mabuk Minuman".

Sebut saja nama saya Bobi (nama samaran saya),disini saya akan menceritakan pengalaman sexs saya yang saya pikir sagat menarik dan perlu dicoba oleh para pembaca. Saya akan menggambarkan sedikit perihal saya, umur saya 37 tahun, saya sudah berumah tangga selama 8 tahun. Sepanjang perjalanan rumah tangga kami ini, hingga hari ini-pun saya belum mempunyai keturunan.


Dalam hal keturunan saya memang belum mendapatkanya, namun yang membuat saya merasa sangat bahagia adalah, alasannya saya mempunyai istri yang begitu cantik dan sexy sekali. Karena saya mempunyai istri yang sepeti itu tidak sedikit para tetangga yang iri dengan saya, mampu dikatakan istri saya paling cantik di komplek kami.

Oh iya para pembaca, saya hampir lupa menyebutkan nama istri saya ialah Dela.
Para pembaca mungkin berpendapat jikalau saya ini ialah seorang pecinta sex sejati dan punya nafsu sex yang luar biasa. Sampai-sampai bila kami kedatangan tamu, dan saya sedang ingin bercinta, saya-pun sering mengajak istri ke kamar untuk segera melaksanakan sex kilat.

Tapi saya senang sekali, alasannya ternyata istri saya tidak pernah menolak permintaanku itu sekalipun. Meskipun nafsu sex saya begitu tinggi, sebagai seorang suami saya tergolong suami yang setia pada istri. Mengapa saya mampu mengatakan ibarat itu, alasannya selama dalam 8 tahun berumah tangga saya tidak pernah selingkuh apalagi hingga menyewa wanita bayaran untuk memuaskan hasrat sexs saya.

Hal ini mampu terjadi, mungkin alasannya istri saya selalu melayani birahi sexsku setiap saat.hhe. Sampai pada suatu, gelar kesetiaanku sayapun mulai agak tergoyah dengan hadirnya tetangga gres saya. Singkat dongeng kami-pun erat dengan tetangga gres itu, entah ketika itu siapa yang mulai, initinya dalam waktu dekat kami sudah sangat akrab. Tetangga kami gres itu suami istri sama ibarat kami, dan anehnya mereka juga belum punya keturunan ibarat kami. Mereka ialah Hanif dan istrinya berjulukan Icha.

Perlu para pembaca ketahui, Icha ini ialah seorang istri yang tergolong masih muda, cantik, putih dan bentuk tubuhnya sexy sekali. Karena istri dari tetangga gres ini, bisa-bisa gelar setia saya mampu tergoyah nih,hhe. Body-nya itu loh para pembaca, beuhhhh… bohay gila. Alasan mereka pindah ke sini ialah alasannya peran gres suaminya yang dipindahkan pada perusahaan cabang yang kebetulan kantornya berada di kota tempat tinggal saya.

Saya dan istri saya biasa memanggil mereka dengan sebutan Mas Hanif dan Mba Icha.
Bisa dibilang ketika ini kami sudah ibarat saudara saja, alasannya hampir setiap hari kami mengobrol di teras rumahnya atau sebaliknya. Saat itu pada suatu malam, ibarat biasa saya bertamu ke rumah tetangga gres kami. Disana kami mengobrol panjang lebar dari A hingga Z.

Setelah kami selesai mengobrol panjang lebar, tiba-tiba Hanif menunjukkan saya untuk nonton Film Porno yang ucap-nya gres dipinjamnya dari temannya ketika itu. ketika itu saya-pun tidak menolak alasannya selain belum jauh malam kegiatan lainnya pun tidak ada. Seperti biasanya, film pornotentu ceritanya itu-itu saja. Yang membuatku kaget, tiba-tiba istri Hanif ikut menonton Film itu bersama kami, dan saya berkata,

“ Wah, ini gimana ini Nif.. ?”, ucapku kaget.

“ Udah Mas damai aja, inikan cuma tontonan Mas, lagian nggak mampu dipegang jugakan Mas.hhe ”, ucap Icha sembari tertawa kecil.

Belum sempai saya menjawabnya Icha sudah menimpa perkatataanya lagi,

“ Kalau Mas Bobi nggak keberatan, Mbak Dela diajak sekalian aja mas, hhe…”, ucapnya menyebut istri saya.

Saya tersinggung juga waktu itu. Tapi setelah kupikir-pikir, apa salahnya? Akhirnya saya pamit sebentar untuk memanggil istri saya yang tinggal sendirian di rumah.

“ Gila kamu..! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga.. ?”, ucapistri saya ketika kuajak.

Pada balasannya saya aib juga sama istri saya, kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rumah Hanif. Mendingan pribadi tidur saja biar besok cepat bangun.
Paginya saya tidak bertemu Hanif, alasannya sudah lebih dahulu berangkat. Di teras rumahnya saya hanya melihat istrinya sedang minum teh. Ketika saya lewat, beliau menanyaiku perihal yang tadi malam.

Saya bilang Dela tidak mau kuajak sehingga saya pribadi saja tidur. Matsaya jelalatan menatapinya. Busyet.., dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang semenjak dulu menggodsaya. Tapi ah.., mereka kan tetangga saya. Tapi dasar memang pikiranku sudah tidak beres, kutunda keberangkatanku ke kantor, saya kembali ke rumah menemui istri saya.

Seperti biasanya jikalau sudah begini saya pribadi menarik istri saya ke tempat tidur. Mungkin alasannya sudah biasa Dela tidak banyak protes. Yang luar biasa ialah pagi ini saya benar-benar gila. Saya bergulat dengan istri saya ibarat kesetanan. Kemaluan Dela kujilati hingga tuntas, bahkan kusedot hingga istri saya menjerit. Edan, kok saya hingga segila ini ya, padahal hari masih pagi.

Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Istri saya hingga terengah-engah menikmati apa yang kulsayakan terhadapnya. Dela pribadi memegang Penisku dan mengulumnya, entah kenikmatan apa yang kurasakan ketika itu. Sungguh, tidak dapat kuceritakan,

“ Mas.., sekarang Mas..!”, pinta istri saya memelas.

Akhirnya saya mendekatkan Penisku ke liang kemaluan Dela. Dan tempat tidur kami pun ikut bergoyang. Setelah kami berdua sama-sama tergolek, tiba-tiba istri saya bertanya,

“ Kok Mas tiba-tiba nafsu banget sih..? “, ucap istri saya.

Saat itu tidak menjawan dan saya hanya membisu saja alasannya aib mengatakan bahwa gotong royong Icha lah yang menaikkan biraiku pagi ini. Sorenya Hanif datang ke rumahku,

“ Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya.. ?”, tanyanya setelah kami berbasa-basi.

“ Maksudmu apa Nif.. ?”, tanya saya.

“ Istri saya tadi cerita, ucapnya tadi pagi beliau melihat Mas Hanif dan Mbak Dela bergulat setelah ngobrol dengannya “, ucap

Loh, saya heran, dari mana Icha nampak kami melakukannya? Oh iya, gres kusadari ternyata jendela kamar kami saling berhadapan. Saat itu Hanif pribadi menambahkan,

“ Nggak usah aib Mas, saya juga maniak sex Mas.”, ucapnya tanpa malu-malu.

“ Begini saja Mas,”, tanpa harus memahami perasaanku, Hanif pribadi melanjutkan,

“ Saya-punya ide, gimana jikalau nanti malam kita bikin acara.. ?”,, .

“ Acara apa Nif.. ?”, tanya saya penasaran.

“ Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu, gimana.. ?”,, .

“ Pesta apaan..? Gila kamu.”,

“ Pokoknya damai aja Mas, kau cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas, nanti minumannya saya yang nyediain. Kita berempat aja, sekedar refreshing ajalah Mas, kan Mas belum pernah mencobanya.. ?”,, .

Malamnya, menjelang pukul 08.00 malam, Hanif-pun tiba bersama istrinya di rumahku. Sambil makan dan minum, kami ngobrol perihal masa muda kami. Ternyata ada persamaan di antara kami, yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex. Diiringi musik yang disetel oleh istri saya, ada perasaan yang agak gila kurasakan.

Saya tidak dapat menjelaskan perasaan apa ini, mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Hanif dari rumahnya. Tiba-tiba saja nafsuku bangkit, saya mendekati istri saya dan menariknya ke pangkuanku. Musik yang tidak begitu kencang terasa ibarat menyelimuti pendengaranku. Kulihat Hanif juga menarik istrinya dan menciumi bibirnya.

Saya semakin terangsang, Dela juga semakin bergairah. Saya belum pernah mencicipi perasaan ibarat ini. Tidak berapa lama Dela sudah telanjang bulat, entah kapan saya menelanjanginya. Sesaat saya merasa bersalah, kenapa saya melakukanhal ini di depan orang lain, tetapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku.

Kuperhatikan Hanif perlahan-lahan mulai mendudukkan Icha di meja yang ada di depan kami. Tidak lama kemudia Hanif-pun mengangkat rok yang dikenakan istrinya, kemudian membukanya dengan cara mengangkatnya ke atas. Saya semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terjadi di dalam rumahku. Tetapi itu hanya sepintas, berikutnya saya sudah menikmati permainan itu.

Icha juga tinggal hanya mengenakan Bra dan CD (celana dalam)nya saja. Saat itu Icha masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang. Perlahan-lahan Hanif membuka Bra Icha, tampak dua bukit putih mulus menantang menyembul setelah penghalangnya terbuka. Kegilaan apa lagi ini, ucap dalam hatiku.
Seolah-olah Hanif menikmati.

Karena selalu saya perhatikan menunjukkan bergantian denganku. Kulihat istri saya yang masih terbaring di sofa dengan lisan terbuka menantang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora, seperti tidak keberatan bila posisiku digantikan oleh Hanif. Kemudian kudekati Icha yang kini tinggal hanya mengenakan CD (celana dalam).

Dengan tubuh yang sedikit gemetar alasannya memang ini pengalaman pertamsaya melakukannya dengan orang lain. Lalu kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Sementara Hanif kulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Dela yang biasanya saya lah yang melakukannya. Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati tempat Vagina Icha.

Kuelus bab itu, walau masih tertutup CD (celana dalam), tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah terasa, dan bab tersebut sudah mulai basah. Perlahan-lahan kulepas CD (celana dalam)nya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bab yang berada di antara kedua paha Icha ini,

“ Peluklah saya Mas, tolonglah Mas..! ”, racau Icha seolah sudah siap untuk melakukannya.

Tetapi saya tidak melakukannya. Saya ingin menyampaikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini. Tanpa buang waktu saya mulai memandangi seluruh bab tubuh Icha yang memang betul-betul sempurna. Biasanya saya hanya dapat melihatnya dari kejauhan, itu pun dengan terhalang pakaian. Berbeda kini bukan hanya melihat, tapi dapat menikmati.

Sungguh, ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. Seperti ingin melahapnya saja.
Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa, sementara tangan kiriku meraba kemaluannya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal. Bagian ini terasa sangat lembut sekali, lisan kemaluannya sudah mulai basah. Perlahan kumasukkan jari telunjukku ke dalam.

“ Sssss... Aghhhhhh...”, desah Icha menikmati.

Kuteruskan melakukannya, kini lebih dalam dan menggunakan dua jari, Icha meracau nikmat. Kini mulutku menuju dua bukit menonjol di dada Icha, kuhisap bab putingnya, tubuh Icha bergetar panas. Tiba-tiba tangannya meraih Penisku, menggenggam dengan kedua telapaknya seolah tsayat lepas.
Posisi Icha sekarang berbaring miring, sementara saya berlutut, sehingga Penisku tepat ke mulutnya.

Perlahan beliau mulai menjilati Penisku. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat. Icha memasukkan Penisku ke dalam mulutnya. Ya ampun, hampir saya tidak sanggup menikmatinya. Luar biasa enaknya, sungguh..! Belum pernah kurasakan ibarat ini. Sementara di atas Sofa Hanif dan istri saya ibarat membentuk angka 69.

Dela ada di bawah sambil mengulum kemaluan Hanif, sementara Hanif menjilati kemaluan Dela. Napas kami berempat saling berkejaran, seperti melakukanperjalanan panjang yang melelahkan. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah semangat kami. Kini tiga jari kumasukkan ke dalam Vagina Icha, beliau melenguh andal hingga Penisku terlepas dari mulutnya.

Gantian saya sekarang yang menciumi kemaluannya. Kepalsaya ibarat terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus. Kujulurkan lidahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermainkan di dalamnya. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. Sekarang Icha terengah-engah dan menjerit tertahan meminta biar saya segera memasukkan Penisku pada Vagina-nya.

Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja, kutekuk lututnya dan kubuka pahanya lebar-lebar biar saya dapat memasukkan Penisku sambil berjongkok. Perlahan-lahan kuarahkan lubangku menuju liang milik Icha.
Ketika kepala Penisku memasuki liang itu, Icha mendesis,

“ SsssS... Aghhhhhh... Oughhhh… nikmatnya… Ughhh… Terus Mas, masukkan lagi, Aghhhh… !!!”, desahnya.

Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendorongnya lagi. Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika saya melakukannya. Mungkin alasannya selama ini saya hanya melakukannya dengan istri saya, kali ini ada sesuatu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Tanganku sekarang sudah meremas payudara Icha dengan lembut.

Mulut Icha-pun ibarat megap-megap kenikmatan, segera kulumat bibir itu hingga Icha nyaris tidak dapat bernapas, kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Icha berontak. Pelukanku semakin kuperketat, seperti tidak akan lepas lagi. Keringat sudah membasahi seluruh tubuh kami. Saat itu saya sudah tidak memperdulikan Hanif dan istri saya lagi.

Saat ini yang ada difikiranku ialah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Icha. Luar biasa Vagina Icha ini, ibarat ada vacum cleaner-nya saja di dalamnya. Penisku seolah tertarik ke dalam. Dinding-dindingnya ibarat lingkaran magnet saja. Mata Icha merem melek menikmati permainan ini.

Erangannya tidak pernah putus, sementara helaan napasnya memburu terengah-engah. Posisi sekarang berubah, Icha sekarang membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat beliau berbaring, sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan Penisku. Hal ini cukup sulit, alasannya selain ukuran Penisku besar, liang Vagina Icha juga semakin kencang.

Kemudian saya posisikan kaki Icha dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya, lalu dengan perlahan kucoba memasukkan torpedoku. Kali ini berhasil, tapi Icha melenguh nyaring, perlahan-lahan kudorong Penisku sambil sesekali menariknya. Vagina Icha terasa kencang sekali. Setelah beberapa saat, tiba-tiba keluarlah lendir kawin Icha membasahi Penisku hingga terasa nikmat sekarang.


Kembali kudorong Penisku dan kutarik sedikit, lalu saya bergoyang semakin lincah, dengan memaju mundurkan pantatku secara konstan. Sepertinya Icha-pun menikmati posisi sex ini. Buah dada Icha bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal dari pantatku. Kuremas buah dada itu, kulihat Icha sudah tidak kuasa menahan sesuatu yang tidak kumenNifti apa itu.

Erangannya semakin panjang, kecepatan sodokanku-pun kutambah, dan ketika itu goyangan pinggul Icha-pun semakin cepat dan liar. Saat itu tubuhku terasa semakin panas. Saat itu saya mencicipi ada sesuatu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa saya menahannya. Sepertinya menjalar menuju Penisku. Saya masih berusaha menahannya.

Dengan cepatnya kemudian saya mencabut Penisku dan mengangkat tubuh Icha ke tempat yang lebih luas dan menyuruh Icha telentang di bentangan karpet. Secepatnya saya menindihnya sambil menekuk kedua kakinya hingga kedua ujung lututnya menempel ke perut, sehingga kini tampak Vagina Icha menyembul seakan menantangku kejantananku untuk segera menacapkanya kembali.

Segera kumasukkan lubangku kembali ke dalam liang Vagina Icha. Pantatku kembali naik turun berirama, tapi kali ini lebih kencang ibarat akan mencapai finis saja. Suara yang terdengar dari lisan Icha semakin tidak karuan, seolah menikmati setiap sesuatu yang kulsayakan padanya. Tiba-tiba Icha memelukku sekuat-kuatnya, goyanganku pun semakin menjadi liar.

Saat itu saya-pun berteriak sejadinya, terasa ada sesuatu keluar dari Penisku. Icha menggigit leherku sekuat-kuatnya, segera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya, Icha menjerit kesakitan sambil bergetar hebat. Mulutku terasa asin, ternyata bibir Icha berdarah, tapi seolah kami tidak memperdulikannya, kami seolah terikat berpengaruh dan berguling-guling di lantai.

Di atas sofa Hanif dan istri saya ternyata juga sudah mencapai puncaknya. Kulihat Dela tersenyum puas. Sementara Icha tidak mau melepaskan Penisku dari dalam kemaluannya, kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari Penisku masuk ke liang milik Icha. Kulihat Icha tidak memperdulikannya.

Perlahan-lahan otot-ototku mengendur, dan balasannya Penisku terlepas dari Vagina Icha. Icha tersenyum puas, walau kelelahan saya-pun mencicipi kenikmatan tiada tara. Dela juga tersenyum, hanya nampak malu-malu. Kemudian memunguti pakaiannya dan menuju kamar mandi. Hingga ketika ini peristiwa itu masih terperinci dalam ingatanku.

Hanif dan Icha sekarang sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Sesekali kami masih berafiliasi lewat telepon. Mungkin saya tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. Pernah suatu waktu Icha berkunjung ke rumah kami, kebetulan saya tidak ada di rumah. Dia hanya ketemu dengan istri saya. Seandainya saja saya berada dirumah, pasti saya akan meminta kembali untuk bertukar pasangan dan berhungan sex.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Dewasa Nikmatnya Bertukar Pasangan

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Dewasa Nikmatnya Bertukar Pasangan".  

Perkenalkan nama saya Budi, saya ialah seorang Pria yang sudah berkeluarga dan usia saya ketika ini 32 tahun. Saya sudah hampir tiga tahun menjalani bahtera rumah tangga dengan istriku yang berjulukan Gita. Dalam usia perkawinan kami itu hingga ketika ini, kami belum juga mempunyai momongan. Kami belum mempunyai keturunan bukan alasannya ialah kami tidak subur, melainkan alasannya ialah istriku meminta untuk menunda mempunyai keturunan dulu.


Usia saya dan istri saya selisih 5 tahun, Gita istriku berusia 27 tahun. Gambaran dari isriku ini berwajah lingkaran cantik, bertubuh sintal dan mempunyai payudara sedang. Selama ini dalam kehidupan rumah tangga kami berjalan tentram, hingga suatu hari istriku pernah berkata sesuatu yang membuat saya heran. Ketika itu ia menceritakan perihal temannya yang selingkuh.

“ Pah, kau tahukan sahabat saya yang berjulukan Fani, gara-gara ia selingkuh ia hingga bercerai dengan suaminya. Kalau saya yang jadi Fani saya nggak bakalan minta cerai, mendingan saya minta izin eksklusif aja sama suami untuk selingkuh ” ucapnya.

Ketika mendengar ucapan istiku itu, saya sebagai suami-pun terkejut ,

“ Hmmm… Maksud Mamah apa nih hingga bilang kayak gitu sama papah ” ucapku dengan sedikit muka tidak enak.

“ Papah jangan salah paham dulu dong, Maksud saya tuh, kenapa ia nggak ajak suaminya untuk selingkuh aja sekalian, dengan begitukan ia nggk akan bercerai” ucapnya menenangkan saya.

Pada ketika itu saya masih akupun mengerti apa maksud Gita, mungkin alasannya ialah ia emosi dengan temanya yang bercerai gara-gara perselingkuhan. Sampai balasannya selang beberapi hari setelah Gita berkata ibarat itu, tiba-tiba Gita datang menghampiriku pada waktu saya duduk kalem di teras depan,

“ Pah saya punya inspirasi bagus nih, gimana bila kau deketin istrinya Pak Hendarto, ia Hot hlo Pah... hhe… ” ucapnya.

Kemudian dengan expresi wajah kaget saya menoleh ke arah Gita, lalu sebelum saya menjawab Gita kembali berkata,

“ Sebentar Pah… Papah jangan marah dulu sama Mamah. Makara gini pah, Papah dektin istri Pak Hendarto dan Mamah deketin Pak Hendarto, gimana??? Adilkan ??? ” Katanya menjelaskan sesuatu kepada saya.
Mendengar ucapan Istriku sebetulnya saya tidak setuju dengan inspirasi asing itu, tetapi setelah saya berfikir sejenak dalamfikiran saya ( wah setuju juga tuh idenya ). Singkat kisah pada suatu malam ketika saya mengajak Istriku ke suatu pesta yang diadakan oleh perusahaan saya, ketika itu saya benar-benar terkejut, ketika ia dengan akrabnya berbicara dengan Pak Hendarto administrator di perusahaan saya bekerja.

Kalau erat dengan teman-temanku sih saya sudah terbiasa alasannya ialah istriku sudah banyak mengenal temanku. Saat mereka menoleh kearahku mereka tersenyum bersama dengan istri Pak Hendarto yang cantik. Saya terbiasa memanggilnya istri pak Hendarto dengan panggilan Bu Hendar. Istri Pak Hendarto ini usianya terpaut jauh dengan Pak hendarto.

Dilihat dari tubuhnya yang semok dan wajah yang masih kencang, usia Bu Hendar ini tidak jauh berbeda dengan usiaku ata, yah, paling-paling selih 1 hingga 2 tahun lebih bau tanah dari sayalah. Pak Hendarto setahu saya berusia 53 tahun, sangat jauhkan usianya, tapi saya maklum sih alasannya ialah ia ialah istri keduanya. Sampai setelah pesta itu berakhir, Pak Hendarto mengajakku pulang ke rumahnya.

Pada ketika itu Pak Hendarto mengajak kami kerumahnya, ketika itu ia megajak kami dengan alasan kami mengobrol dirumahnya biar keluarga kami dan keluarga ia mampu lebih akrab. Karena saya sebagai bawahannya saya-pun menyetujuinya. Setelah hingga di rumah Pak Hendarto yang saya ikuti mobilnya dari belakang, balasannya saya turun bersama istriku.

Setelah turun dari kendaraan beroda empat Gita eksklusif mengikuti undangan istri Pak Hendarto. Di dalam rumahnya itu kami mengobrol dengan asik dan akrab. Ditengah obrolan kami yang seru itu, keluarlah pembantu Pak Hendarto yang datang menyuguhkan minuman. yang terkemas dalam botol. Tapi sebelum minuman itu dituang, sebelumnya Pak Hendarto membisikinya sesuatu kepada pemabntunya, entah mereka berbicara apa.

Ketika itu saya tidak menaruh curiga sedikit-pun pada Pak Hendarto, alasannya ialah setelah botol itu di buka oleh pembantunya kami berempat sama-sama meminumnya. Tapi begitu saya meminumnya, tidak berapa lama kemudian saya merasa sedikit pusing. Tapi saya masih menonton video yang di putar oleh Pak Hendarto, dan sedikit demi sedikit rasa pusing itu hilang berganti menjadi gairah yang begitu bergelora.

Di ketika istriku Gita tiba-tiba memegang torpedoku, merasa aib dengan perbuatan istriku. Saya tutup paha saya dengan bantal sofa itu, kini torpedo saya-pun menegang dan di ketika itulah saya melihat Pak Hendarto menciumi istrinya. Dengan tangan yang meremas kedua payudara istrinya. Pak Hendarto begitu bernafsu alasannya ialah desahan nafasnya sudah tidak beraturan lagi.
Kemudian degan tiba-tiba Istri Pak Hendarto sudah tidak lagi memakai pakaiannya, ia sudah bertelanjang bulat. Sedang istriku sudah mengulum torpedoku ketika itu juga saya lihat Pak Hendarto meninggalkan daerah itu, istrinya yang sudah bernafsu eksklusif mendekat kepada saya,

“ Ssss… Oughhh… Bud, tolong mainin payudara saya dong… Ahhhh… ” ucapnya memancing saya.

Ketika itu saya sempat melihat Gita istriku bermaksud melihat responya bagaimana kepadaku, dan tidak saya sangka ternyata ia menganggukan kepalannya, menunjukan ia mengijinkan saya untuk memaikan payudara Bu Hendar. Saat itulah saya memainkan payudara Bu Hendar dengan memegang dan memilin putingnya, melihatnya memejamkan mata saya-pun mengulumnya dalam mulutku.

Karena ia berada di depanku bahkan hingga begitu rapat pada saya, sedangkan Gita masih asyik memainkan torpedoku dalam mulutnya. Tangan Bu Hendar membelai bahkan menjambak rambutku dengan penuh bergairah. Lalu ia semakin dekat dan bangun di depanku sehingga kini wajahku berada sempurna di depan Vaginanya. Dengan mencoba menaruh Vaginanya di mulutku diapun mulai meliuk-liukan tubuhnya.

Dengan pengaruh minuman tadi saya yang sudah lepas kontrol, dengan buasnya saya-pun menciumi Vaginanya itu. Dan saya melihat Gita istriku bangun dan terbaring di sofa daerah kami bermain. Saya-pun hendak mendekatinya, tapi saya masih memainkan Vagina Bu Hendar. Tiba-tiba saya melihat Pak Hendarto mendekati istriku Gita.

Dengan penuh bernafsu Pak Hendarto eksklusif menggauli istriku, begitupun istriku begitu menikmatinya. Dia mendesah manakala Pak Hendarto menghisap itilnya.

“ Oughhh… Sss…. Aghhhh… enak… oughhh…. pak … aghhhh...”, Terdengar desahan istriku yang begitu bergairah.

Sedangkan saya sudah sangat bernafsu, eksklusif saja saya menindih badan Bu Hendar. Ketika sudah masuk torpedoku kedalam Vaginanya diapun menggigit bibirnya, saya bergoyang pelan namun terlihat payudaranya yang begitu besar berguncang mengikuti irama goyanganku. Saat itu juga saya remas payudara yang begitu molek itu, beda banget dengan payudara istriku yang berukuran sedang.

Saya memainkan payudaranya dan saya mencicipi payudaranya begitu empuk kurasa

“ Oughhh… terus… Bud … Oughhh… ssss… aghhh…” desah Bu Hendar.

Rupanya Bu Hendar sudah mulai menikmati permainan tanganku. Di tambah ketika saya menghentakkan torpedoku begitu keras pada Vaginanya

“ Oouuww… ooouuuww… apa… i...tu...Bud... oouugghghh… ” desahan Bu Hendar semakin keras saja.

Ketika itu terlihat Gita menungging dan berpegangan pada meja, dengan keras pula Pak Hendarto bergerak maju mundur di belakangnya dengan torpedo yang sudah bangun dengan tegaknya. Terdengar desahan Gita yang ibarat menjerit,

“ Ooogghhh… ooogghh... te...rus … . oouuugghhh… oouuggghh… nik… mat… ooogghhh… . “ Begitu nikmat rupanya permainan Pak Hendarto terlihat ia memejamkan matanya.

Karena sudah lama saya bermain dengan Vagina Bu Hendar, balasannya saya-pun mencicipi kenikmatan yang akan segera mencapai puncaknya. Saya tekan keras torpedoku pada Vagina Bu Hendar dan tidak perlu waktu lama balasannya tumpah lendir kental dari dalam torpedoku, ketika itu juga Bu Hendar menyuruhku untuk memasukkannya ke dalam mulutnya. Dan ia begitu menikmatinya.

Sampai-sampai dari mulutnya melumer keluar alasannya ialah begitu banyaknya Air maniku yang muncrat. Saya dan Bu Hendar terkulai tapi Gita masih bermain dengan Pak Hendarto dengan berganti posisi ia berada di atas badan Pak Hendarto dan bergoyang bahkan sesekali ia memutar pantatnya terlihat Pak Hendarto begitu menikmatinya. Bahkan ketika Gita bergerak ke atas dan ke bawah. Sehingga Pak Hendarto kelabakan dengan permainan Gita yamg sangat liar itu.

“ Aghhh… Oughhh… Aghhh… Gita Pak… Aghhhh… nggak kuat... Uhhh… ”,

“ Saya juga udah nggk berpengaruh Gita… Ssss… . Aghhh… .

Singkat kisah tidak lama setelah itu,

“ Crotttt… Crotttt… Crotttt… ”,

Tersemburlah lahar panas Pak Hendarto yang ketika itu yang berada di bawah badan istri saya. Dengan penuh birahi Pak Hendarto memeluk badan istriku yang berada diatas-nya. Begitu juga sebaliknya, saya-pun ketika itu juga mendekap erat badan istri Pak Hendarto yang masih terkulai lemas disampingku dan memainkan tangannya pada tubuhku yang masih telanjang lingkaran pula.

Singkat cerita, dari kejadian saling bertukar istri itu, hingga pada ketika ini-pun kebiasaan buruk kami itu masih sering berlangsung. Kami melaksanakan hal itu berpindah-pindah temapat untuk mencari sensasi yang berbeda, ibarat di pinggir pantai, hotel, dan tempat-tempat lainya yang mampu membuat kami puas. Sungguh ini hal yang tidak wajar dan dosa besar bagi keluarga kami dan keluarga Pak Hendarto.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Dewasa Pesta Sex Di Salon Kecantikan

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Dewasa Pesta Sex Di Salon Kecantikan".  

Tidak seharusnya saya menceritakan dongeng sex yang memalukan ini, tapi mau bagaimana lagi kejadian ini terjadi dan sudah terlanjur basah. Baiklah, saya akan mulai menceritakan kisah sex ini. Perkenalkan namaku Topan, umurku 31 tahun, saya ialah laki-laki yang sudah berkeluarga. Istriku berusia lebih muda dariku 3 tahun, kalau kata orang-orang bau tanah sih selisih usia kami sangatlah bagus.


Nama istriku ialah Gita, menurutku dan menurut teman-temaku bentuk tubuh istriku mampu dibilang sangat Ideal. Dia mempunyai berat tubuh 53 kg dan tinggi tubuh 166 cm. Selain itu istriku mempunyai ukuran buah dada yang benar-benar pas dengan postur tubuhnya, kira-kira ukuran buah dada istriku sekitar 34B. Ditambah lagi istriku ini mempunyai kulit putih dan mulus, serta mempunyai rambut panjang, lurus dan hitam berkilau.

Dalam rumah tangga kami telah dikaruniai seorang buah hati. Tetapi tidak lama setelah istriku melahirkan anak pertama kami, bentuk tubuhnya tidak seindah dulu, mampu dikatakan mengembanglah istilahnya. Karena saya ingin menerima bentuk tubuh istriku yang menyerupai dulu kala, saya mempunyai inisiatif untuk mengajaknya ke salah satu salon perawatan tubuh.

Tetapi pada ketika itu tawaranku ditolak dengan halus oleh istriku, beliau berkata nanti saja merawat tubuhnya, tunggu hingga anak kami umur berumur 1 tahun dulu, dimana bila beliau tidak menyampaikan asi lagi kepada anak pertama kami. Singkat dongeng 1 tahun-pun telah berlalu. Seperti yang saya janjikan dulu, kesudahannya kami-pun menuju ke salah satu salon tempat perawatan tubuh didaerah kami.

Disalon itu saya membaca jenis pelayanan perawatan tubuh, saya pikir salon sempurna sekali untuk istri saya. Selain jenis pelayanannya lengkap, salon itu juga di support oleh para jago kecantikan dan perawatan tubuh, dan kebetulan sekali para spesialais itu ialah wanita. Perawatan itu-pun mulai berjalan, istriku datang kesalon itu dalam seminggu mampu hingga 3 kali, perawatan itu berjalan selama 3 bulan.

Karena istriku perawatan di salon itu cukup lama, sampai-sampai para pegawai salon tersebut hafal kepada kami. Setelah Gita selasai melaksanakan perawan, istriku-pun kesudahannya menjadi pelanggan setia salon tersebut. Setelah itu-pun kami masih sering ke salon itu. Walaupun istriku sudah tidak perawatan lagi, kami kesana untuk sekedar untuk creambat, facial, atau untuk merapihkan rambut kami.

Oh iya, pada ketika awal bulan pertama perawatan istriku, saya tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruang perawatan bertujuan untuk melihat proses perawatan istriku. Memang seharusnya saya tidak boleh masuk sih, sebab memang salon tersebut memang khusus untuk wanita. Tetapi pada kesudahannya mereka-pun menyampaikan kepadaku sebuah kamar khusus sebab saya ialah pelanggan tetap.

Letak kamar tersebut berada sebuah kamar yang letaknya dibagian dalam salon tersebut. Penginapan itu berupa kamar-kamar untuk pelanggan, dimana terjaga privasinya. Dengan akomodasi kamar AC, Jacuzi, Spa dan tidak lupa springbed yang nyaman, dengan tujuan bagi wanita yang sudah beristri, sang suami mampu ikut menem didalam tanpa mengganggu pelanggan salon yang lain khususnya wanita.

Dengan adanya penawaran menyerupai itu tentu saya ambil. Selesai reservasi kami diantar ke sebuah kamar yang telah saya pesan didepan. Kami dipersilahkan masuk dan menunggu dipanggilkan ahlinya perawatan tubuh. Tidak terlalu lama pintu kamar diketok seseorang. Ternyata datang juga orang yang kami tunggu, beliau seorang wanita berjulukan , kulitnya putih bersih, cantik dan cukup sexy juga menurutku.

Ternyata selama ini lah yang sering menang perawatan tubuh istriku. Waktu saya panggil mbak beliau aib katanya umurnya masih muda dari saya, kesudahannya untuk lebih bersahabat saya panggil saja,

“ Mbak Gita ada keluhan apa? Atau mau sekedar relaksasi saja? ” tanya.

“ Yah sekedar relaksasi aja Tik, saya sudah lumayan lama nih nggk ke salon ini ” jawab Gita.

Lalu Watik-pun mengusulkan kepada Gita kalo massage ringan disertai luluran keseluruh tubuh. Sebelumnya mempersilahkanku duduk disofa didalam kamar tersebut, sambil menyarankan sebuah minuman semacam jamu kepadaku. Yang katanya mampu menambah stamina dan menghilangkan lelah ditubuh. Sembari menunggu istriku akupun memesan minuman yang disarankan Watik.

Setelah beberapa menit kesudahannya datang juga minuman tersebut, sebelumnya saya fikir minuman itu pahit, setelah saya minum ternyata rasanya manis dan disajikan hangat. Tidak lama kesudahannya watik menyalakan sebuah alat aroma terapi untuk menambah suasana yang nyaman dan rilex. Kemudian Gita disuruh melepaskan semua pakaiannya, sebab yang pertama ialah luluran keseluruh tubuh.

Setelah tubuh istriku Gita telanjang total serta merta Gita berbaring diatas kasur memunggungi. Mulailah melumuri punggung hingga kekaki Gita dengan ramuan lulur yang saya sendiri kurang paham. Sambil jari jemari kedua tangannya memijat Gita mulai dari leher, bahu, punggung pantat dan sampe ke kaki. Setelah agak lumayan lama, beliau menyuruh istriku berbalik menghadap kedepan.

Otomatis terlihat-lah buah dada Gita yang dulu sehabis menyusui terlihat kendor dengan warna puting agak kehitam-hitaman, sekarang sudah kencang dan warna putingnya terlihat merah muda menggemaskan. Dilulurinya seluruh tubuh Gita oleh dari atas sampe bawah tak luput buah dada dan kewanitaannya. Mulai pemijatan ringan dari leher turun kedada, sampe buah dada dan puting istriku tak luput dari pijatannya.

“ Gimana mbak Gita, enak yaaa? ” tanya.

“ Iya Tik, pijatanmu bener-bener bikin relax dan nikmat rasanya ” jawab istriku.

Dengar hal menyerupai itu dimana kondisinya yang sangat nyaman dan rilex sepertinya pikiranku cuex aja, aahhh itu khan proses umum dalam terapi pikirku. melanjutkan pijatannya sampe kebawah dan sekarang tidak hanya memijat paha dan kaki Gita saja tetapi jari-jemari yang lentik memainkan bibir Kewanitaan dan klitoris Gita. Karena itu klitoris Gita-pun semakin terlihat, dan sebesar biji kacang tanah.

Semenjak melahirkan istriku Gita selalu mencukur rambut disekitar Kewanitaannya agar nampak bersih. Desahan demi desahan terdengar lirih tapi pasti, nafsu birahi Gita perlahan mulai meninggi. Hebat juga pikirku si ini bener jago dalam merangsang sesama wanita. Ya memang dalam pandangan istriku sebelumnya merasa jijik melihat sex lesbi, tetapi anehnya istriku hanya membisu ketika diperlakukan menyerupai itu oleh watik.

“ Mbak Gita, apa boleh Kewanitaan dalamnya saya beri lulur supaya bersih? ” tanya Watik .

“ Boleh aja kok Tik ” jawab Gita terbata-bata oleh kenikmatan.

“ Mas ngijinin khan, kalo Kewanitaan mbak Gita juga saya bersihkan, supaya kalo berafiliasi lebih nikmat mas ” kata Watik kepadaku sambil merayu dan minta ijin dahulu.

“ Boleh aja kok Tik ”, Jawabku,

Tapi dalam hati berkata, asing juga pikiranku mampu menyerupai itu, selain itu saya juga terangsang melihat perlakuan kepada Gita. Mungkin sebab minuman tadi atau aroma terapi yang bener-bener membuatku rilex dan bersikap cuex. Setelah mendapat ijin, melanjutkan niatnya. Saya lihat jari telunjuk Watik-pun mulai keluar masuk ke dalam kewanitaan Gita yang terlihat menggemaskan itu.

Dengan Pelan-pelan dengan gerakan yang lembut, sedang ibu jari menggosok-gosok klitoris istriku. Tidak terlalu lama dan keliatannya Gita juga belum klimaks, menyudahi permainannya. mengatakan kepadaku bahwa ini kepingan dari ritual rilexsasi katanya, jadi tidak perlu sampe klimaks. Terlihat di raut muka Gita akan ketidakpuasannya.

Selesai hal tersebut, meminta Gita mandi untuk membersihkan badan. Tadinya Gita ogah-ogahan beranjak dari tempat tidur, mungkin aja sebab tidak puas. Tapi berkata katanya ini gres sebagian saja dan nanti akan ada yang lebih hebat. Mau juga Gita mandi dijacuzi dengan air hangat hingga bersih. Selesai mandi dan mengeringkan badannya dengan handuk.

Setelah itu Gita duduk disofa disampingku sambil berbalut handuk saja. sedikit ngobrol-ngobrol dan katanya,

“ apa mau dilanjutkan atau istirahat dahulu? ”

Belum sempat saya jawab ehh Gita udah nggak tabah ngomong duluan, katanya

“ ok aja selagi seger badannya. ”

“ Apa ndak sebaiknya mbak Gita minta pendapat dan ijin dari mas Topan sebagai suami? ” Pinta kepada Gita.

“ Gimana mas boleh ndak proposal tadi? ” pinta Gita.

“ Boleh-boleh aja khan memang sudah seharusnya ” jawabku.

Karena dalam pikiranku memang menyerupai itu prosesnya. Kemudian saya menanyakan pada ,

“ Sebetulnya proses selanjutnya menyerupai apa? ”

Kemudian watik-pun menerangkan,

“ Untuk selanjutnya pijatan-pijatan yang ringan dan kalo mau juga mampu hingga kepuasan kenikmatan yang dalam, itupun kalo mas Topan mengijinkan ”, terangnya kepadaku.

“ Bukannya saya tadi sudah memperbolehkan ” jawabku.

“ Iya mas, tapi nanti ada satu syarat bila mas Topan bener-bener menyetujui ” kata .

“ Kira-kira menyerupai apa syarat tersebut? ” tanyaku.

Watik-pun menjelaskan bahwa sebenarnya syaratnya sangat mudah yaitu menyuruhku tetap membisu dan tidak boleh mencampurinya waktu bekerja, atau tidak menjamin akan kesuksesan terapi ini. Dengan berat hati asal mampu menyenangkan istriku ndak apa-apa untuk mengambil resikonya. Setelah semua setuju kesudahannya meminta Gita melepaskan ikatan handuk yang melingkar menutupi keindahan tubuh sexy nya.

Lalu Watik menyuruh Gita untuk berbaring rilex di tempat tidur dengan menghadap kedepan. Perlahan-lahan tapi pasti mulai memijat kembali seluruh tubuh Gita. Tak lupa kedua buah dada Gita ikut diremas-remas dan dipilin putingnya hingga tegak berdiri. Dan tak lupa kewanitaannya Gita juga digosok dan lubangnya dimasukin jari telunjuk , dengan gerakan yang simultan, mulai kelihatan desahan-desahan Gita.

Terlihat kewanitaannya mulai berair dan licin. Desahan kenikmatan dan racauan Gita mulai terdengar sangat jelas. Sebentar lagi terlihat istriku Gita akan klimaks, secara disengaja menghentikan aktifitasnya.

“ Tik kenapa berhenti? Aku hampir nyampee nichh ” kata Gita.

“ Tenang aja mbak Gita, sekarang mbak tanya suami dulu apa masih mau diteruskan atau tidak ” jawab Gita.

“ Mas bolehh yaaa diterusin, saya dah nanggung nich please yaaa please banget ” Gita merayuku.

“ Gimana mas Topan? ” tanya Watik .

Akupun mengiyakan sebab kulihat Gita sudah bener Birahi Tinggi. Kemudian tiba-tiba saja mengajakku pindah dari sofa dan duduk dikursi kayu biasa dan dengan cekatan beliau mengikatku dengan kencang ke kursi. Sebelum hilang kagetku mencoba menenangkanku, katanya ini sebagai jaminan kata-kataku supaya tidak mengganggu pekerjaannya.

Setelah itu keluar kamar, didalam saya lihat Gita sepertinya sudah tidak memperdulikan saya lagi. Kulihat kedua tangannya sibuk meremas buah dada dan menggosok bibir kewanitaannya, seperti sudah tidak sabar. Sesaat kemudian masuk, dan yang bikin saya kaget dibelakangnya beliau mengajak 2 orang laki-laki tinggi sekitar 182 cm, berkulit hitam dan berotot kekar.
Keduanya memakai piyama, memperkenalkan bahwa keduanya ialah asistennya dan ini ialah service plus dari salon. Belum sempat hilang kagetku, memberi isyarat kepada keduanya. Serta merta mereka melepaskan piyamanya. Busyet ternyata dibalik piyama, mereka tidak mengenakan selembar kainpun. Terlihat kejantanannya belum bangun tapi sudah lumayan besar.

Ketika itu mereka menggandeng tangan Gita istriku untuk turun dari tempat tidur. Sesaat kemudian menyerupai kerbau yang dicokok hidungnya, Gita eksklusif berjongkok dihadapan mereka. Tanpa ada perintah, Gita eksklusif menghisap salah satu kejantanan pria tersebut hingga bener-bener membesar. Kira-kira besarnya sebesar kaleng fanta slim dan panjangnya sekitar 21cm.

Aku lihat Gita hanya berhasil mengulum topi bajanya tidak hingga mampu masuk semua di mulutnya yang mungil. Salah seorang laki-laki negro tersebut mengangkat Gita dan membaringkannya diatas tempat tidur. Ditempelkan kejantanannya yang besar dibibir kewanitaan istriku, secara perlahan-lahan dan pasti kejantanan itu dipaksa masuk kelubang kewanitaan Gita.

Bleeezzz masuk juga kejantanan tersebut disertai erangan, desahan kenikmatan Gita. Mula-mula kejantanan tersebut dimaju mundurkan secara perlahan-lahan hingga kewanitaan Gita terbiasa dan tidak merasa sakit. Terlihat sangat terang sekali kejantanan orang negro itu menggosok dan mengaduk-aduk kewanitaan Gita. Terlihat wajah Gita hanya sesaat sudah akan mencapai klimaksnya yang tertunda.

“ Aaaahhhaaahhh akuuu keeluarrr ssssstttttt ” teriak Gita.

Melihat Gita yang semakin bergairah, satu orang negro yang laen mendekatkan kejantanannya kemulut Gita. Tanpa ada perintah, eksklusif kejantanan hitam dan besar dikulum walaupun hanya topi bajanya saja yang masuk. Gerakan kejantanan sinegro dalam kewanitaan Gita yang beraturan keluar masuk membuat Gita semakin larut dalam nafsu sexnya.

Sambil mengulum kejantanan sesekali dikeluarkan serta meracau,

“ ohhhoohhhh yesss eennakk teeruusss… kenthuuu akku sepuaassmu aahhhhaaahhh… akuu.. saya mau nyaammpeee ooooohhhhhhhhh. ” desah Gita,

Sampai kesudahannya Gita-pun menerima klimaks yang kedua hanya dalam selang waktu kurang dari lima menit dan aku-pun hanya mampu menonton dari dekat.

“ Gimana mbak Gita, enak mana dikenthu suamimu apa mencicipi kejantanan orang negro ini? ” tanya .

“ Eeenakkk baangettt Tik, aku… akuuu pengen terruuusss… aaaahhhhh aakkuuu keluar lagiiii Annn. ” jawab Gita.

Seperti sebuah shock therapy ditelingaku mendengar balasan Gita istriku.

“ Wah mas Topan terangsang jugaaa yah liatin istrinya dikerjain orang laen. ” kata Watik .

Memang jujur saja saya bener-bener terangsang, sampe si adikku keliatan menyembul didalam celana jeans panjangku. Negro yang dikulum kejantanannya gantian menggantikan temannya untuk mencicipi kewanitaannya Gita. Sekarang Gita disuruh Dogstyle, tak kalah besar kejantanan yang kedua ini dengan mudah masuk dan mengobok-ngobok kewanitaan istriku. Karena kewanitaannya Gita sudah berair dengan sperma kewanitaannya yang telah 2 kali klimaks.

“ Gimana mbak Gita, tuh lihat suami kau juga terangsang liat mbak dientotin orang, liat tuh adiknya keliatan khan nonjol dalam celana hehehe… ” canda watik kepada istriku.

“ Maaasss… masss suka yaaa liat Gita diiientotin ama orang laen sssshhhhhh… ” kata Gita sambil mendesah keenakan.

“ Ngomong aja mas ndak usah aib ini service gratis kok dari kami, khan itung-itung sebagai suatu variasi kenikmatan sex dalam keluarga hehehe… ” rayu Watik kepadaku.

Mau ndak mau saya mengakuinya sebagai suatu rekreasi kehidupan sex. Aku liat Gita sedang di Dogstyle dan dari depan Gita mengulum kejantanan negro yang satunya. Dengan sangat bernafsu, Gita mengulum kejantanan si negro hingga keluar air liur dan terdengar suara-suara srruuuupp… sruuuup… menyerupai orang sedang makan sup. Setelah itu menyuruh kedua negro tadi melaksanakan penetrasi ke anus dan kewanitaan Gita. Mendengar itu Gita kaget dan berusaha menolak.

“ Tenang aja mbak Gita, paling sakit sedikit kok, mau khan bikin suasananya tambah panas? ” rayu .

Belum sempat dijawab, seorang negro yang lagi memompa kejantanannya dalam kewanitaan Gita eksklusif mengeluarkan kejantanannya dan mengarahkan ke anusnya Gita. Sedang yang seorang lagi sudah siap dengan berbaring menunggu Gita memasukan kejantanannya kedalam kewanitaannya. Zlebbb… 2 kejantanan melaksanakan penetrasi saling bergantian di anus dan di kewanitaan istriku Gita.

Mendapatkan sensasi permainan sex yang baru, membuat Gita kehilangan kontrol meracau mendesah mengeluarkan kata-kata yang sungguh mengagetkan.

“ Ooohhhh yaaaa teerruuusss… terruuus eenntooot akuuu ssoodomi akkku enntottt kewanitaaniikkuuu… ohhh yeeeesss ooohhhh maasss aaakkuuu… aaakkkuuu uuddaahhh ....aggghhhh........ ” teriak Gita.

Entah berapa kali Gita mengalami klimaks dan saya liat kedua negro sudah sekitar satu jam menyetubuhi istriku. Melihat itu hanya senyum-senyum, kemudian beliau melepaskan ikatanku sebab saya juga merasa tidak akan mengganggu. Kemudian 2 orang negro mulai keliatan akan klimaks, dengan komando kedua negro itu mencabut kejantanannya sejurus kemudian membaringkan Gita terlentang diatas tempat tidur.

Dan satu persatu mereka menyemprotkan spermanya ke dalam verbal istriku dan dipaksanya untuk menelan. Terlihat sperma kedua negro itu putih kekuning-kuningan serta lengket dan agak bau. Mau tidak mau istriku menelannya, bener-bener bagaikan seorang pelacur. Selesai kedua negro itu memakai piyamanya dan ngeloyor keluar kamar.

“ Gimana mbak, puas dengan permainan tadi? ” tanya .

“ Puas sekali An makasih yaaa.. ” “ Buat mas Topan juga makasih mas ” jawab Gita.

“ Tenang mbak Gita, masih punya haGita juga buat mas Topan ” jawab .

Belum hilang rasa penasaranku apa yang bakal saya terima. Tiba-tiba melepaskan semua bajunya dan telanjang bundar didepanku.

“ Tadi mas khan dah liat istrinya bermain sama orang lain, sekarang mas gantian saya service , mau khan mas? ” tanya Watik.

Tanpa menunggu lama, saya lepas juga semua pakaian yang menempel dibadanku. Aku ciumi bibirnya terus turun ke bukitnya yang putih dan montok. Aku remas-remas dan sedikit digigit, sedang tangan kananku mengexplorasi kewanitaannya . Aku masukin satu jari telunjuk kekewanitaannya, tambah lagi 2 jari tengah dan jari manis mengobok-obok kewanitaannya . Kini hanya mampu mendesah dan meracau kenikmatan.

“ Mass… masss Topan akuuu keluar masss aaahhh ssssshhhhh ” teriak pada klimaks pertamanya.

Tanpa menunggu foreplay yang lebih lama sebab ketika itu adikku sudah bangun tegak walaupun tak sebesar punya kedua negro tadi, saya masukin ke kewanitaannya . Langsung saya pompa dengan keras hinga terdengar tabrakan bunyi ketika buah pelirku memukul-mukul bibir Kewanitaannya . Aku terlentangkan sambil saya kulum kedua bukit buah dadanya bergantian. Kemudian saya balik beliau dengan posisi Dogystyle hingga mencapai 2kali klimaks.

“ Teruuusss maasss ooohhh nikmat banget masss…. terruuuussss entoott akuuu masss ssshhhhh aahhhhh aakkkuu keluaarrrr… ” teriak .

Setelah sekitar lebih dari 30 menit, kurasakan kejantananku mulai berdenyut tanda mau klimaks. Cepat-cepat saya minta untuk mengulumnya aaahhh.. kesudahannya saya keluarin spermaku kedalam verbal dan ditelan oleh . Selama percintaanku dengan , istriku Gita hanya melihat disamping kami. Tidak mengganggu atau melarang menyerupai saya melihat Gita ketika bersetubuh dengan 2 pria negro.

“ Wah mbak Gita, ternyata suami kau hebat juga yaaaa. Aku aja ampe 2 kali keluar. ” Puji Watik kepadaku .

Gita hanya mengiyakan saja mendengar kebanggaan untukku. Kemudian mengingatkan kalo tadi sepertinya Gita berkata lonthe untuk dirinya. Mendengar itu Gita jadi tersipu-sipu aib sambil mencubit . Posisi kami bertiga ketika ini sedang telanjang semua. akan memberi haGita lagi kepada Gita, pikirku ini haGita kagak ada habis-habisnya.

“ Semoga mbak Gita dan mas Topan tetep berkunjung ke salon kami. Maka kasih haGita spesial buat mbak Gita, semoga mbak Gita tidak tersinggung. ” kata .

Sesaat merogoh tas yang dibawanya dan mengeluarkan seuntai kalung berwarna silver, ditengahnya ada gantungan bertuliskan salon tersebut dan diujung kalung tersebut di sambungkan oleh 2 cicin menyerupai anting. eksklusif menelpon ke recepsionist untuk mendatangkan kembali kedua negro tadi. Kaget juga saya dan Gita, apa mau ada percintaan lagi pikir kami berdua. Sebelum kami bertanya eksklusif menenangkan kami.

“ Jangan takut mas, hanya minta tunjangan tenaga mereka berdua aja kok. ” kata Watik .

Akhirnya datang juga kedua negro tadi. meminta istriku Gita berbaring terlentang di atas tempat tidur. Setelah itu kedua negro itupun naik ke kasur dan tanpa kode mereka menjilati kedua puting susu istriku. Terlihat kedua puting susu istriku semakin mencuat menegang tanda istriku mulai terangsang. eksklusif memerintahkan mereka berdua memegangi kedua tangan dan kaki istriku. juga meminta istriku menggigit pelindung gigi. Heran pikirku mau diapakan lagi istriku ini.

“ Jangan khawatir mas dan mbak, relax aja nanti pasti bagus deh hasilnya. ” katanya.

Belum hingga saya mau menjawab tiba-tiba saya melihat sudah memegang jarum, dan keliatannya jarum tersebut biasa dipakai buat bikin lubang piercing. Langsung blesss… blesss… dua kali menusukan jarum tersebut ke kedua puting Gita yang sudah menegang. Dan dengan cekatan, memasukkan ujung kalung tadi yang ada antingnya, masing-masing ujung ke satu puting.

Terlihat istriku Gita meronta kesakitan sambil menggigit pelindung giginya yang diberikan oleh . Sebelum dan kedua negro tersebut pergi, mengajakku untuk menonton kepingan percintaan kembali Gita dengan si negro. Aku dan hanya menonton Gita disetubuhi untuk yang kedua kalinya dan sekarang kedua negro tersebut menyetubuhi Gita bergantian hingga satu jam lebih.

Dengan tehnik bergantian saling menggantikan, bila sang negro satu mau keluar beliau berhenti dan digantikan rekannya begitu terus berlanjut. Terdengar racauan, teriakan dan desahan kenikmatan Gita yang tak terlukiskan hebatnya. Hal ini menerima tepuk tangan dari dan berkata,

“ Sekarang mbak Gita bener-bener menyerupai lonte sejati dan selamat buat mas Topan yang sudah menjadi germonya. ”

“ Plok… plok… plok… ” bunyi tepuk tangan merak dengan meriahnya.

Memang itu dikatakan dalam suasana yang sangat bersahabat jadi tidak sampe rasanya saya pengen marah. Setelah satu jam lebih, kesudahannya kedua negro itupun mencapai klimaksnya dan menumpahkan seluruh spermanya ke dalam rahim istriku Gita. Akhirnya mengucapkan terima kasih pada kami berdua atas kunjungannya dan kami pun chekout.

“ Mas, lain kali kita kesana lagi yaaa. ” pinta Gita.

Aku jawab, “ ok aja, asal saya juga boleh main sama tukang salonnya yang cantik-cantik.

Dalam perjalanan kerumah, kami bercerita ihwal kesan-kesan di salon tersebut. Dan tak lupa istriku Gita terus memandangi kalung barunya yang menggantung didada, tepatnya menggantung dikedua puting susunya. Karena pulangnya ternyata Gita hanya mengenakan baju yang sedikit longgar tanpa memakai Bra yang dipakainya sebelum ke salon. Kami ketika itu hanya berfikir senang saja tanpa memikirkan apakah perbuatan kami ini salah atau benar.  

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3

Cerita Dewasa Terbaru Fantasi Sex Pasutri

Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex ABG, Cerita Sex Remaja, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Bokep Terbaru, Cerita Model Seksi, Bacaan Porno Terlengkap. Baca Kisah Sex berikut ini "Cerita Dewasa Terbaru Fantasi Sex Pasutri".

Sebenarnya saya sudah + 10 tahun berumah tangga dan kehidupan kami baik2 saja. Aku sendiri berusia 10 tahun lebih bau tanah dari pada istriku yang dikala ini berusia 30 tahun dan sudah beranak seorang berusia 7 tahun. Walaupun sudah beranak,tetapi istriku tetap mempunyai wajah yang cantik dan bentuk tubuh yang mengagumkan alasannya yaitu sering senam dan merawat wajah, rambut ke salon dan juga karena anaknya dulu minum susu kaleng sehingga bentuk buah dadanya yang besar itu tetap mengagumkan dan masih kencang serta kenyal. Juga lubang memeknya dikala habis melahirkan eksklusif dijahit sehingga lubangnya kembali menyerupai dikala masih perawan.


Kaprikornus relasi sex kami tetap indah. Suatu hari ditahun 1995, kami diajak sebelah tetangga untuk nonton blue film karena gres beli laser disc. Kami dan suami istri tetangga nonton film itu yang cukup angker karena ada seorang wanita bule disetubuhi oleh dua orang Negro, mereka bergantian memasukan kontolnya yang seorang kememeknya dan yang seorang kemulutnya untuk diisap. Melihat belahan itu rupanya istriku jadi naik birahinya sehingga memegang tanganku erat2 dan berbisik :"Waah rupanya enak sekaligus lubang atas dan bawah kemasukkan penis" Kutanya pelan2:"Apakah kau kepingin belahan begitu?". Istriku dengan malu2 menganggukkan kepalanya. Setelah selesai memutar laser disc. kami segera pulang dan karena nafsu berahi kami sudah memuncak segera kami puaskan dengan bersetubuh malam itu. Sambil bersetubuh,aku ulangi tanya lagi pdnya: Mi, apakah kau kepingin disetubuhi sekaligus dengan dua laki2?". Istriku memandangiku sambil malu2 manggut2 kepalanya. Kutanya lagi:"Kalau lakinya dua, satunya kau ingin dengan siapa?". Istriku menjawab:"Terserah sama papi aja". Aku teringat punya dua sahabat baik semenjak sekolah di SMA, yaitu Lud seorang anak turunan Ambon dengan Belanda dan Tono seorang Cina menyerupai kami. Lalu kutanya lagi:"Kalau Lud atau Tono mau ?". Dia menggangguk juga. Lalu kujelaskan lagi:"Mami senang yang kontolnya besar, lebih besar dari saya punya atau yang kira2 sama?"

Istriku menjawab:"Enak yang besar saja, menyerupai di film tadi". "Oh bila gitu ya si Lud saja alasannya yaitu beliau punya panjang dan besar". Memang kita dulu pernah mandi sama2 bertiga dikala masih sekolah ternyata Lud punya kontol dalam keadaan mati saja besar dan panjang hanya warnanya agak hitam lalu bulu jembutnya juga banyak hingga nyambung kebawah pusar juga dadanya penuh dengan bulu maklum orang Ambon. Besok paginya segera kuinterlokal Lud yang ada di Jakarta dan kuceritakan maksudku, ternyata Lud menyambut dengan antusias dan sanggup datang besok sore alasannya yaitu hari Sabtu kantor di Jakarta tutup.Aku kemudian booking motel yang terdiri dari 2 kamar dan sebuah ruang tamu / TV. Hari Sabtu sore saya menjemput Lud diairport bersama istriku,setelah meitipkan anaknya pada pembantunya.Istriku sudah siap membawa tas dengan membawa perlengkapan baju tidur segala dikala itu istriku memakai rok panjang warna coklat tapi belahan atas terbuka hingga dada hanya memekai ban tipis ( modelnya Juni Sara ) dengan belahan bawah ada belahananya agak tinggi didepannya sehingga bila jalan atau duduk pahanya terlihat putih menggairahkan.Juga belahan atasnya terlihat sedikit belahan buah dadanya, karena istriku hanya memakai bra strepples tanpa tali, sehingga diairpot banyak mata laki2 curi pandang lihat belahan buah dadanya istriku, apalagi bila tangannya didekapkan dibawah buah dadanya maka buah dadanya makin menyembul keatas. Makin syuur..!!!. Tepat pk. 17.15 pesawat Merpati dari Jakarta mendarat, dari penumpang yang turun kulihat Lud menuruni tangga pesawat dengan menenteng tas kecil. Dia memakai T shirt dan celana jeans. Setelah keluar pintu airport segera kusalami dia, beliau me-nepuk2 bahuku dan berkata:"Waah, nanti malam kita betul2 ke nirwana" dengan logat Ambonnya. Kemudian beliau memeluk istriku sambil mencium pipi kiri & kanan yang mulus dan putih dari istriku. "Apa kabar Hwa?" tanyanya pada istriku. Dia bila panggil istriku dengan Hwa. Kita berjalan menuju parkir dan naik mobil, untuk sementara beliau duduk belakang sendirian dulu sambil kita cari makan. Istriku permintaan makan sate kambing saja biar hot katanya. Dan permintaan itu kita setuju semua. Saat makan sate kambing, istriku dan akau duduk bersebelahan dan Lud duduk depan istriku. Tak beda dengan laki2 lain, Lud juga memandangi terus belahan dada istriku, apalagi istriku tangannya didekapkan terus ke dadanya hingga menopang buah dadanya yang bahenol itu menjadi mencuat keatas sehingga membuat panas masbodoh laki2 yang matanya melihat.Selesai makan kita naik kendaraan beroda empat eksklusif menuju motel diatas Candi, kali ini saya dijadikan sopir alasannya yaitu Lud minta semoga Hwa menemaninya duduk dibelakang.
Baru semenit kendaraan beroda empat berjalan dan karena suasana dibelakang sepi, maka coba lihat dari beling spion, ee.eeeh ternyata tangan kanannya Lud sudah melingkar di leher istriku dan ujung jari2-nya meng-usap2 dada serta belahan atas buah dada sebelah kanan istriku yang terbuka itu sambil mulutnya terus menciumi pipi, indera pendengaran dan leher istriku. Tangan kirinya meng-raba2 paha kiri istriku yang terbuka karena rok belahannya sedang tangan kiri istriku menumpang di paha serta me-mijit2 paha kanan Lud dengan wajah malu2 serta mesem2 terus. Aku jadi tersirap naik nafsuku lihat pandangan itu. Terdengar Lud berkata:" Hwa, kau jauh berbeda dengan istriku yang kerempeng itu sedang kau betul2 padat berisi, bersama-sama sudah lama saya ingin menikmati tubuhmu tapi takut ngomong sama suamimu, ternyata ada anjuran yang mengagetkan saya untuk ikut menikmati tubuhmu. Yaaah menyerupai ada petir disiang hari bolong rasanya!" Mendengar ucapan itu saya lihat lagi ke beling spion, saya lihat Lud dengan gemas dan mesra memeluk erat2 dan mengecup bibir istriku serta kadang2 tangan kirinya me-raba2 buah dada dan turun kepinggang hingga kepaha istriku yang terbuka itu. Karena situasi lalu lintas ramai saya terpaksa konsentrasi ke jalan lagi, hanya sebentar2 curi pandang lewat spion. Suatu dikala saya melihat buah dada istriku sebelah kanan mampu ber-gerak2 naik turun setelah saya menoleh ke belakang ternyata tangan kanan temanku melingkar di punggung istriku dan me-mijit2 ....buah dada kanan istriku naik turun. Setelah hingga motel kita segera check in, temanku sebagai tamu kuberi kamar yang besar dengan twin bed sekaligus untuk kawasan bermain sex ria nanti. Baru saja saya selesai dari kamar kecil menuju ruang TV yang bersebelahan dengan kamar Lud yang masih terbuka pintunya, saya lihat Lud memeluk istriku dari belakang menghadap beling rias sambil tangannya me-remas2 buah dada istriku sehingga kedua pentil buah dadanya yang coklat ke-merah2-an itu menyembul keluar sambil menciumi pipi istriku yang wajahnya menengadah kewajah Lud. Tangan Lud yang kanan kadang2 terus meraba turun ke perut dan terus turun untuk disusupkan ke belahan atas dari rok istriku untuk meraba pangkal paha serta memek istriku. Tampak istriku mulai mendesis kenikmatan serta menggeliat dengan tangan kanannya coba memijit kontolnya yang masih pakai jeans itu. Adegan ini masih berlangsung beberapa dikala walaupun mereka tahu saya di dekatnya. Ketika saya tanya pada istriku:" Mi, enak ya permainnya Lud?" Istriku menjawab:" Waaah, saya nggak tahan lagi Pi, habis semenjak dalam kendaraan beroda empat tadi Lud terus mempermainkan dan meremas buah dadaku terus" Memang istriku bila buah dadanya sudah dipermainkan lalu nafsunya meroket naik, mungkin ciri khas wanita2 yang punya buah dada besar. Karena Lud mau mandi dulu, maka saya dan istriku yang sudah mandi dari rumah duduk di sofa menonton TV dulu.

Istriku berkata padaku:"Waaah Pi, pertama saya dirangkul dan diciumi oleh Lud badanku rasanya mrinding dan panas dingin. Habis bulunya tangan dan kumisnya begitu geli rasanya waktu menggesek tubuh dan pipiku" "Tapi Mami mampu nafsu ya dengan Lud?" tanyaku. Istriku dengan aib manggut2. Lalu beliau bilang lagi:"Kalau nanti malam Papi tidur sendirian bagaimana? Sebab katanya saya akan diajak tidur dengannya semalam". "Nggak apa2, yang penting Mami mampu keturutan mendapat kepuasan" jawabku. memang entah kenapa perasaanku dikala melihat Lud memeluk dan me-remas buah dada istriku saya tidak cemburu bahkan nafsuku menjadi berkobar, apa mungkin saya punya kelainan sex pikir dalam hatiku.
"Tadi Lud bilang bila nanti malam air maninya akan di-semprotkan terus ke seluruh tubuhku dan memekku hingga habis. Dan lendir santanku akan dikuras hingga kering dengan kontolnya " kata istriku. Aku pesan pada istriku semoga satu hal yang jangan dilakukan yaitu minum air mani Lud walaupun nanti bila nyemprot dikala diisap. Kaprikornus harus diludahkan. Beberapa dikala Lud selesai mandi dan beliau keluar hanya pakai celana kalem yang pendek sehingga dadanya yang penuh bulu telihat. "Cek..cek...cek"suara istriku sambil geleng2 kepala. Setelah menggantung handuknya beliau ikut duduk di dingklik sebelah sofa. Lud panggil pelayan untuk pesan minuman dan makanan kecil, beliau sendiri pesan wisky karena saya tak suka. Dia bilang :"Waaah ini untuk menikmati tubuh yang mengagumkan dari istrin sahabat baikku, saya harus bersiap supaya benar2 mampu menawarkan kenikmatan yang diharapkan." Dia tanya padaku:"Kapan An kau penghabisan main?". "Oh, sudah seminggu lebih semenjak istriku mens alasannya yaitu bila mens beliau hingga 4 - 5 hari" sahutku. Dia lalu berkata:" Waaah betulan sekali nih, alasannya yaitu sekarang pasti air santannya Hwa lagi kental2nya dan banyak nanti saya yang akan menghabiskannya. Dan kebetulan juga tanggalnya tidak pas dikala subur, nanti saya mampu semprotkan maniku hingga ke dalam verbal rahimnya Hwa". Istriku bilang:"Ach, kau porno ngomongnya Lud". Pelayan datang dengan membawa pesanannya Lud, lalu kita semua bersama makan mente goreng sambil minum air jeruk kecuali Lud minum wisky. Beberapa dikala kemudian Lud tanya pada istriku:"Hwa, apakah kau tak bawa pakaian tidur?, tapi bila tak bawa ya tak apa2 alasannya yaitu nanti malam kan tak ada pakaian yang boleh menempel di tubuhmu alasannya yaitu akan kuselimuti dengan tubuhku". "Macam2 kamu"sahut istriku. Lalu istriku masuk ke kamar untuk ganti pakaian dan sikat gigi, juga saya masuk kamar untuk lepas pakaian dan hanya pakai CD saja. Sebentar istriku sudah selesai dan keluar dengan mengenakan pakaian tidur dari materi tipis warna pink hingga terlihat CD mininya warna merah juga bra nya yang mini juga dari renda warna merah juga. Lihat istriku keluar dengan pakaian yang senssual sekali, Lud geleng2 dan bilang:"Waaah saya mampu eksklusif ngaceng lho" sambil pegang2 kontolnya. Lalu istriku duduk di sofa sebelahku dan tangannya Lud ditarik juga untuk diajak duduk disofa juga. Sekarang istriku diapit sebelah kiri saya dan kanan oleh Lud. Tangan istriku dipegang Lud dan digosokkan kebulunya di bawah pusar hingga nyambung kejembutnya."Wuuuiiihhh...cek...cek...cek" gumam istriku sambil menarik tangannya. Sambil nonton TV tanganku dan tangannya Lud mulai bekerja. Lud menciumi pipi, indera pendengaran dan lehernya istriku sehingga kepalanya disandarkan kebahunya Lud dan menegadah untuk terus mendapatkan ciuman2 disertai permainan lidahnya Lud dan tangan kanannya terus mulai meraba dan meremas buah dada sebelah kanan dan naik turun kepahanya istriku. Aku sendiri segera melepas kancing atas baju tidurnya dan kurogoh buah dadanya sebelah kiri untuk segera kuisap pentilnya serta tangan kiriku meraba paha kirinya dan memeknya bergantian dengan tangannya Lud. Istriku tak tahan terus menggeliat2 sambil tangan kirinya me-mijit kontolku dan tangan kanannya merogoh ke dalam celana kalem nya Lud untuk memegang kontolnya. Adegan ini tak berlangsung lama hanya sekitar 5 menit, karena istriku tak tahan dan minta eksklusif ditancap dengan kontol memeknya. Lalu kita sama2 masuk kamar, saya lepas CD ku dan ternyata Lud hanya pakai celana kalem saja tanpa CD alasannya yaitu begitu dilorot celanya eksklusif nampak kontolnya . Walaupun belum hidup kontolnya cukup panjang kira2 ada 15 cm dan besar sekali dan kepalanya sudah nongol keluar karena beliau disunat, tetapi kantong pelirnya agak kecil. Aku punya panjang dan besarnya hanya kira2 65 % nya saja. Istriku juga sudah bugil benar2 lalu beliau ditarik Lud kehadapannya dan tubuhnya agak dirapatkan ke tubuh ...istriku jadi buah dadanya istriku yang menempel agak ketat dengan dadanya yang penuh bulu. Lalu Lud berpegang pada kedua lengan Hwa dan badannya di-geser2kan naik turun, ke kiri dan kanan sehinnga bulunya menggesek ke seluruh tubuh depan Hwa juga jembutnya kulihat sempat menggesek memek istriku, hingga istriku kenikmatan sambil memejamkan mata. Aku jadi syuur melihatnya."Addduuuh Lud, gila bener tabrakan bulu atas bawahmu itu, tak tahan memek dan buah dadaku kena gesekannya" kata istriku. Selesai itu lalu Lud tidur dan istriku diminta menungging agak di bawahnya sehingga mulutnya pas depan kontolnya dan saya diminta mengerjakan memeknya dengan kontolku . Saat menungging kelihatan buah dadanya istriku menggantung bebas dan eksklusif saja ditangkap dengan kedua tangannya Lud dan terus di-remas2. Istriku tanpa komando eksklusif mencaplok kontolnya Lud yang mulai agak ngaceng dan mempermainkannya dengan verbal dan lidahnya. Lubang kontolnya di-buka2 dengan ujung lidahnya dan kadang2 dikocok naik turun dengan mulutnya sehingga Lud mengerang nikmat. Aku sendiri eksklusif ngaceng keras dan terus kuhujamkan maju mundur kememeknya. Mendapat dua kontol yang sekaligus mengisi lubang atas dan bawah apalagi yang satu gede buanget istriku tampak bergairah sekali, nafasnya kelihat terus memburu sedang memeknya mulai keluar santannya dan kental sekali. Kulihat istriku kadang2 tak mengisap kontolnya Lud tapi memepetkan buah dadanya ke kontol Lud dan ditaruhnya dibelahan buah dadanya dan digosok2 dengan buah dadanya. Melihat itu lalu kupegang pantatnya istriku dan eksklusif kugoyangkan maju mundur sehingga sekaligus buah dadanya mampu menggosok2 kontolnya Lud dan memeknya mengocok kontolku. Praktis kami laki berdua membisu hanya dengan goyangan pada pantatnya sudah sudah membuat nikamt kontol dua laki2 dan kulihat memeknya makin banyak dengan santan kental yang berwarna putih menyerupai susu. Aku bilang:"Waduuuh Lud, santannya Hwa mulai keluar dan kental sekali Lud". Langsung beliau bilang :"Aku juga ngaceng banget kontolku di-sedot2 dan dipermainkan lubangnya oleh Hwa, ayo kita ganti posisi". Temanku permintaan supaya istriku jangan capai alasannya yaitu masih terus akan dikerjakan semalam suntuk, maka istriku disuruh yang tidur tapi pantatnya di ujung bawah kasur hingga kakikanya mampu menapak ke lantai. Temanku nanti akan menancapkan memeknya dari bawah sambil memegang dan mementangkan kakinya istriku. Dan saya yang bertugas mengisi verbal atas dengan kontolku dengan jongkok sempurna di atas buah dadanya sehingga kontolku sempurna di hadapan mulutnya.
Kontolku juga eksklusif dicaplok oleh Hwa yang sudah memuncak nafsunya,baru beberapa dikala Hwa melepas kontolku dan mengaduh :"Aaaachhh....Lud!" Aku melongok ke belakang ternyata Lud masih sibuk mau memasukkan kontolnya alasannya yaitu belum mampu masuk, yaaah karena kelewat besar bendolan kepala kontolnya dikala ngaceng banget itu kira2 ada 5 cm diameternya."Sulit banget An masuknya coba kuberi minyak sedikit dulu" katanya."Masak toch padahal sudah kemasukan kontolku dan sudah ada santannya lho" sahutku. Lalu temanku ambil batol kecil isi minyak dan diolesnya kepala kontolnya dengan minyak lalu beliau mengambil semacam longsong dari karet dengan belahan dinding luarnya penuh bulu dari karet kira2 panjangnya 1 cm. Longsong itu lebarnya kira2 10 cm. Kemudian dipakaikan kekontolnya hingga batang kontolnya sebagian tertutup dengan longsong berbulu itu."Ini supaya Hwa mendapat kenikmatan yang lebih hebat. Mau coba ya Hwa?" katanya sambil ditunjukkan ke istriku kontolnya yang sudah gede dan panjang lagi item itu dilonsongi dengan gelang karet putih berbulu itu sehingga benar2 menakjubkan kelihatannya.Istriku bilang:"Waaaah kaya apa rasanya nanti Lud, saya belum mampu membayangkan. Tapi pokoknya habisi ya Lud air mani dan santanku!". "Oke" sahutnya. Lalu Lud mengangkat dan mementang lagi kaki istriku dan ujung kontolnya ditempelkan sempurna dilubang memek istriku yang mulai mengganga itu dan disentakkan ke dalam."Aaaaaaacch ....Lud, masuk Lud kontolmu"kata istriku. memang kepala kontolnya Lud sudah masuk lalu di-goyang2-kan keluar masuk pelan2 kepala kontolnya supaya agak terbiasa. "Waduh Lud, Pi, rasanya seret sekali bibir memekku mampu meraskan bentuk kontolmu Lud" kata istriku sambil matanya terpejam dan menggigit bibir. Setelah itu gres dimasukkan seluruh batang kontolnya yang tertutup gelang bulu itu pelan2. Setealah terbenam semuanya, istriku mendesis lagi:"Aduh Pi, kontolnya Lud mentok hingga dalam kepalanya rasanya menyodok verbal rahimku. Enaknya luar biasa dan gelinya juga jago kena gelang bulu itu. dengan kontol tetap terbenam penuh Lud mulai menggoyangkan pantatnya naik-turun bergantian dengan kiri-kanan, sehingga kontolnya menyapu seluruh dinding memek istriku. Tangan istriku mulai meremas kain sprei dan minta kontolku untuk diisapnya. Kontolku juga dipermainkan dengan lidah, lubangnya di-buka2 dengan pengecap enaknya luar biasa. Aku sambil melihat ke belakang, kulihat kontolnya Lud mulai digoyangkan keluar masuk sehingga bulu karetnya menyentuh clitnya juga dan terlihat bulunya banyak santan istriku yang nempel.Setelah gampang masuk keluar kontolnya, maka kaki istriku disuruh membuka dengan telapak kakinya manjat dipinggir kasur sehingga tangannya Lud eksklusif meremas buah dada yang ada dibawah pantatku. Baru 3 menit jalan belahan ini, istriku sudah mengaduh:" Aaah..aaah, saya mau klimaks, Lud, Pi!". Benar2 juga sekejap lagi istriku tampak lemas sehingga mengisapnya kendor dan Lud berkata:"Gila An, pijitan memek istrimu besar lengan berkuasa sekali di kontolku". Memang bila klimaks istriku memeknya memijit kontol besar lengan berkuasa dan enak rasanya. Setelah agak kuat, istriku bilang:"Pi, Lud tolong semprotkan semua manimu ya, saya sudah pengin hangatnya manimu sekalian" Aku tanya pada istriku:"Mi, gimana Mami nikmat dan puas keinginan Mami untuk mencicipi 2 kontol sekaligus terlaksana?". "Ya Pi, Mami puas banget dan memang enaknya dan grengnya luar biasa sekaligus melihat, memegang dan menikmati 2 kontol, ....apalagi ada yang gede2. Mami jadi kepingin terus" sahutnya. Lalu Lud sudah mulai menggenjot lagi memek Hwa dengan kontolnya dan kontolku diisap lagi sambil dibantu dikocok dengan tangan. Setelah 5 menit lagi, istriku mencapai klimaks lagi. Lalu temanku bilang:"Ayo An, sekarang kita puaskan Hwa dengan semprotan mani secara berbarengan"
Lud mulai menggerakan lagi keluar masuk dan kadang memutar sehingga istriku sering menggelinjang tubuhnya dan kontolku mulai diisap lagi sambil kadang2 dikocok dengan tangan, sedang buah dada istriku tetap menjadi belahan dari tangannya Lud yang tak bosan2 meremas-remasnya. Makin lama Lud makin cepat dan makin keras menghunjamkan kontolnya ke memeknya Hwa dan mulai men-dengus2 menyerupai sapi. Melihat itu akan jadi memuncak nafsuku dengan kontol terus dikocok oleh istriku maka air maniku tak tertahan lagi....creet....creet....cret maniku nyemprot masuk kemulut istriku. Karena seminggu tak bersetubuh maka maniku banyak serta kental juga sehingga verbal istriku penuh dengan mani yang putih menyerupai cendol itu. Lalu kontolku kukeluarkan dari mulutnya dan mani yang masih menetes dari lubang kontolku ku geser2 kan kebibirnya istriku dan eksklusif ditelan semua maniku gres saja habis menelan maniku terdengar bunyi mengaduh dari temanku:"UUUUuuuuh.......uuuuuhhh......uuuuuhhhh" sambil menekankan kuat2 kontolnya yang terbenam itu kememek istriku. Dan tiap kali Lud mengaduh istrikupun ikut mengaduh:"Aaah Lud...aaaahh Lud...aaah Lud". Kaprikornus rupanya tiap kali semprotan maninya Lud terasa sekali nikmatnya oleh istriku. Aku lalu rebah tidur sebelah istriku dan temanku juga langsang rebah menindihi tubuh istriku. Walaupun dengan napas yang masih memburu tanganya temanku tetap masih meremas buah dada nya Hwa. Kemudian tubuhnya Lud dipeluk erat oleh istruku dan kakinya pun dilipatkan erat2 kepantatnya Lud dengan maksud semoga kontolnya jangan buru2 dicabut dari memeknya.Kira2 hingga 5 menit kita bertiga terdiam tanpa kata2 hanya dengan napas ter-sengal2, gres kemudian saya turun menuju kamar mandi untuk basuh dan ternyata Lud dengan merangkul istriku juga ikut kekamar mandi untuk basuh bersama. untuk mencuci kontol2 istriku yang bertugas karena kepunyaan Lud yang banyak berlepotan santan dan mani nya istriku naka kontolnya beliau yang dicuci dulu. Kulihat dari memeknya Hwa meleleh sedikit mani yang keluar kepahanya dan kulihat bibir memeknya memerah. Istriku bilang:" Ya Pi bibir memeku merah ?. Itu gara2 kontolnya temanmu itu toch yang seretnya bukan main mulai dari bibir memek hingga dinding dalam memek seret terus, sehingga memekku mampu meraskan lekuk2 kontolnya Lud". "Tapi enak dan nikmat toch sayan ?" balas Lud. Istriku tertawa tanda setuju, sambil terus mencuci kontolnya Lud dan kemudian kontolku. Setelah itu giliran istriku memeknya mau dicuci oleh tamanku, istriku duduk dicloset dengan kaki terbuka lebar kemudian memeknya dicuci dan jari tengahnya dimasukkan pelan2 untuk mengambil mani yang menempel di dalam dan ternyata ada sedikit dan ditunjukkan keistriku. Istriku bilang:" Wah Pi,maninya Lud ngendon dalam memekku nih alasannya yaitu tadi semprotannya banyak dan hingga tiga kali tapi yang keluar sedikit sekali. Mungkin masuk ke rahim alasannya yaitu dalam perutku masih terasa hangat dan dikala nyemprot ujung lobangnya benar2 disodokkan hingga rasanya masuk lubang rahimku. Gimana ya Pi?". "Biarin saja lama2 kan keluar sendiri, sekarang dikeluarkan percuma nanti malam kau kan masih akan disemprot lagi". "Bukan malam ini saja mungkin hingga besok pagi akan kusemprotkan hingga habis maniku ke memekmu" sahut Lud. Istriku menjawab:"Betul Lud, kau biar kembali ke rumah dengan kawasan yang kosong jadi manimu 2 hari ini harus dihabiskan hingga tuntas". Setelah selesai cuci, kita bertiga dengan berbugil ria duduk disofa sambil makan mente nonton TV. Temanku berkata:"An kau beruntung sekali punya istri dia, walaupun sudah setengah baya dan punya anak tapi buah dadanya masih berdiri menantang tidak jatuh, juga perut dan pahanya mulus sekali tidak keriput, siapa yang tak ngaceng terus lihat tubuh seindah ini. Apalagi isapannya juga yahut, bila jadi istriku tiap hari mampu kusetubuhi minimum 2 kali! Istriku berbisik pdku:"Sudah kesampaian keinginanku untuk melayani nafsu birahi 2 laki2 sekaligus dan ternyata memang tambah besar nafsunya serta nikmatnyapun tambah. Oya Pi, malam ini saya tak tidur dengan Lud ya, saya akan melayani Lud untuk menyalurkan nafsu sexnya sepuas puasnya supaya tak kecewa bila balik ke Jakarta" Aku jawab:" Boleh saja, Lud malam ini Hwa biar melayani kau supaya kau mampu melampiaskan semua nafsu binatangmu padanya". "Memang semenjak saya makan di sate kambing, saya sudah minta supaya beliau malam ini dan besok pagi melayani nafsu binatangku" kata Lud.
Kemudian istriku minta tiduran, kepalanya di pangkuan Lud sedang pahanya di pangkuanku sambil tangannya me-megang2 kontol Lud digosokan ke pipinya dan diciuminya. Tangan Lud diletakan di buah dada istriku sambil mengusap, meremas dan kadang menunduk untuk mengecup bibir istriku. Dia bila mengecup hingga lama hingga istriku hingga sulit bernapas dan minta dilepas kecupannya. Sedang bagianku yaitu mempermainkan clitnya dan memasukkan jari tengahku ke dalam lubangnya dan kontolku sambil di-gesek2 dengan betisnya. Lud kadang2 memeluk tubuh istriku dan kemudian menciumi pipi dan mengecup kening dan bibirnya istriku dan tangannya istrikupun meng-usap2 dadanya yang berbulu itu. Kemudian Lud berkata padaku:"An, bersama-sama saya sudah lama tiap kali bertemu dengan Hwa, saya kepingin menikmati tubuhnya dan malam jadi kenyataan. Untuk itu malam ini istrimu kupinjam untuk menemani tidur alasannya yaitu saya akan melampiaskan seluruh nafsu binatangku oada Hwa dan kontolku akan kusimpan dalam memeknya sepanjang malam. Aku akan menawarkan kenikmatan dan kepuasan yang tak terkira pada Hwa ". " Boleh Lud, malam ini istriku biar melayanimu semoga kau benar2 puas" sahutku. "Tapi bila nanti malam Papi butuh ya Papi ikut masuk saja alasannya yaitu Mami .....tetap akan melayani Papi juga malam ini, untuk itu nanti pintu kamarnya biar terbuka saja jadi Papi dapat lihat dan dapat masuk ikut juga" kata istriku. Setelah itu Lud tanya pada istriku:"Apakah kau sudah fit lagi untuk main?". Istriku menjawab:"Aku selalu siap setiap dikala untuk melayani mu dan Papi. Malam ini saya benar2 sehat makin mendapat semprotan mani makin sehat rasanya, alasannya yaitu manimu tadi yang keluar hanya sedikit lainnya masih berada di dalam rasanya masih hangat di dalam perutku, Lud". Setelah itu Lud berdiri sambil membopong istriku dibawa masuk kekamar dan ditidurkannya. Lud memanggilku untuk menemani istriku dulu karena beliau akan ketoilet dulu, kesempatan itu saya pakai untuk mencium dan mengecup bibirnya dan mengulangi pesanku:"Mi jangan lupa bila maninya lUd disemprotkan ke dalam verbal hati2 jangan hingga tertelan dan jangan mau bila kontolnya di masukkan ke dalam lubang anusmu !". "Iya Pi, akan saya ingat terus pesan Papi" sahut istriku. "Selamat menikmati kontol Lud yang gede ya Mi, nanti Papi dikasih ceritanya ya" kataku dikala itu Lud sudah balik masuk kamar dsn saya duduk lagi ruang tv sambil nonton juga mau nonton belahan permainan Lud dengan istriku karena pintu kamarnya terbuka.

Lud naik ke kawasan tidur dengan posisi di atas istriku, kemudian dadanya yang penuh bulu di-gesek2-an ke buah dadanya istriku sehingga istriku menggelinjang kegelian dan terus digesekkan ke bawah yaitu perut, dan memeknya. Setelah itu Lud naik lagi lalu mulai menciumni kening hidung dan pipi dari istriku lalu mencium indera pendengaran istriku dengan mengeluarkan lidahnya untuk mengorek lubang indera pendengaran istriku hingga istriku meronta karena geli dan tangannya istriku segera meraih kontolnya yang selama ini mengelantung dan ujungnya gesek2 paha istriku. segera di-pijit2 nya kontol Lud dan kadang2 dikocok juga serta kantung buah pelirnya di-remas2 juga. Hal itu membuat Lud lebih ganas beliau segera mencucupi puting buah dada istriku sambil tanganya me-remas2 buah dadanya dengan keinginan ada air susunya yang keluar. Tapi walaupun buah dada istriku bahenol tak keluar air susunya bila diperas. Kontolnya dipermainkan oleh istriku tampak ngaceng dan panjang banget, lalu Lud mengambil posisi gaya 69, hingga mulutnya pas di memek dan kontolnya sempurna diwajah istriku. Keduanya yang eksklusif beraksi, kontolnya yang gede segera dijilati dan dilumat dengan pengecap seluruh belahan kepalanya yang nampal gempelo besar itu sambil batang kontolnya di-pijit terus oleh istriku dan beliau terus mencucup clit dan lubang memek istriku. + 10 menit belahan ini lalu ganti Lud yang tidut dan istriku yang duduk di atas kontolnya sempurna dengan memeknya. Kepala kontolnya dimasukkan ke dalam memek istriku lalu mulai diputar pantatnya sehingga kontolnya berputar dengan dipegang bibir memek istriku sedang tangannya Lud tetap meremas buah dadanya irtriku. Kira2 sdh 10 menit lewat maninya Lud tetap blm nyemprot dan istriku juga belum klimaks lalu oleh istriku mulai digoyang naik turun pantatnya kadang 2 pelan2 kadang2 cepat sehingga kontolnya kelusr masuk memek menyerupai dikocok dengan memek. dengan posisi ini gres 5 menit istriku klimaks dan beliau membisu terduduk diatas kontolnya Lud dengan memeknya memijit kontol. Setelah fit lagi gigoyang lagi hingga klimaks lagi istriku. Akhirnya istriku menarik Lud untuk duduk dan istriku tetap dudul dikontolnya dan kakinya diselonjorkan diantara tubuhnya Lud. Lalu Lud yang ganti menggoyankan pantatnya istriku maju mundur sambil kadang2 istriku ditidurkan kebelakang dan Lud tetap mendekapnya. dalam waktu 15 menit dengan posisi ini istriku sudah mengerang karena klimaks hingga 2 kali. Puas dengan posisi ini ganti istriku ditelentangkan lalu Lud menindihi istriku setelah kontolnya dimasukan semuanya kememek istriku, lalu pantatnya digoyang memutar sehingga jembutnya menggesek clit dan seluruh memek istriku dan kontolnya memutar didalam lubang memek sehingga istriku menggelinjang lagi dengan tangannya menarik lepas sprei sedangkan mau mengerang sulit karena bibirnya dikecup kuat2 oleh Lud. Yaah menonton itu kontolku jadi ngaceng terus hingga kemeng rasanya, dan belahan ini berjalan cukup lama hingga kira 10 menit lebih. Dan dalam waktu 10 menit itu paling tidak istriku sdh mencapai klimaks hingga 2 kali. Setelah itu kakinya kekar itu keduanya ditumpangkan kekedua kaki istriku yang ramping dan mengagumkan itu lalu pantatnya yang digoyangkan naik turun hingga kontolnya ikut juga. dengan posisi ini kontolnya betul2 kecepit dengan bibir memek istriku sedhingga gesekannya betul2 terasa dimemek istriku hingga istriku berulang kali menelan air liurnya dan geleng2 kepala dikala klimaks. Lud minta ganti posisi lagi, sekarang beliau agak mengangkat pantatnya dan ganti istriku yang harus menggoyankan pantatnya memutar hingga kontolnya Lud diputar dengan memeknya istriku. Kira2 5 menit lewat masih belum lepas juga maninya, padahal bila saya yang diputar kontolnya oleh istriku 5 menit eksklusif muncrat maniku, balasannya malah istriku sendiri yang klimaks lagi. "Aduuh Lud...aduh Lud....nikmatnya luar biasa saya sudah tak besar lengan berkuasa menahannya lagi semprotkan manimu Lud" pinta istriku. Baru kemudian posisi istriku ditarik kebawah sehingga pantatnya dipinggir kasur, kemudian Lud turun dan kaki istriku diminta mentang lebar2 dan diangkat tinggi lalu Lud mrnancapkan kontolnya dari bawah dengan sedikit membungkuk semoga tanganya mampu meremas buah dadanya. Lalu mulailah ditembaknya memek istriku dengan kontolnya, pertama muali pelan2 lalu tambah lama tambah keras dan cepat nembaknya hingga tiap kali ditekan pantat istriku terpental naik. Untuk itu terpaksa tangannya melepas buah dada istriku dan memegang pinggangnya supaya bila ditembak keras memeknya pantatnya tak naik tapi kontolnya yang deras menghunjam masuk menerobos hingga verbal rahim istriku."Aduuh Lud...aduh Lud...enak banget kontolmu Lud, tapi saya tak besar lengan berkuasa nahan nikmatnya Lud...aku butuh manimu Lud dan kontolmu sudah makin hangat Lud" teriak istriku. Akhirnya "Huuuuh" desis Lud dan cruttt maninya muncrat, "Huuuh" desis Lud .lagi dan cruttt maninya muncrat lagi dan tiap kali maninya muncrat istriku mengerang:"Aaach...sseeett!". Setelah itu Lud tengkurap ditubuh istriku, "Lud tubuhku hangat rasanya kena semprotan manimu"kata istriku. Kemudian tubuh istriku diangkat naik dan Lud segera tidur disebelahnya dengan memeluk istriku dan kontolnya yang masih ngaceng itu dimasukan lagi ke dalam memek istriku dan kemudian kedua tubuh yang bugil itu diselimuti. Melihat itu walaupun kantolku ngaceng saya tak ikut masuk alasannya yaitu kupikir istriku capai apalagi memeknya masih disumpal dengan kontolnya Lud, jadi terpaksa saya masuk kamar dan tidur. Suatu dikala saya terbangun karena terasa kontolku di-pijit2 dan ketika membuka mata ternyata istriku dengan masih dibopong dimuka berpelukan oleh Lud tangannya istriku me-mijit2 kontolku. Ketika saya bangun, istriku bilang:"Ayo Oi jangan tidur saja Mami mau disemprot mani lagi berdua berbarengan" . Eeeh ternyata pikiranku tadi meleset, kukira istriku yang lemah lembut itu sdh capai tadi ternyata masih ingin dikerjain berdua lagi. Aku lihat ternyata memek istriku tetap didongkrak dengan kontolnya Lud, jam dikala itu sdh jam 1 tengah malam jadi saya sdh tidur dua jam. Kemudian istriku ditidurkan dibawahku dan eksklusif Lud mulai menembak memeknya istriku dengan kontolnya yang gede itu dan saya terpaksa bangkit mendekatkan kontolku kemulutnya istriku untuk diisap. Kontolku terus dijilati disedot lubangnya sambil kantong pelirku di-remas2 dan rambut bawah kantong pelirku di-tarik2 juga pinggiran lubang anusku di-elus2 dengan jarinya hingga saya terus bergairah dan ngaceng lagi. Memang bila kita main bertiga ini tambah terangsang demikian juga Lud yang menembakkan kontolnya makin seru dan nafasnya mulai ngos2-an dan crot...crot...crot maninya muncrat ke dalam memenkya istriku, saya lihat itu tak tahan juga eksklusif maniku kulepaskan juga dan memenuhi verbal istriku dan setelah ditelan mulutnya dibuka ditunjukan pdku bila maniku sdh habis masuk.Dan Lud pun lalu menelunkup diatas istriku untuk istirahat, tapi mulutnya masih sempat isap2 pentil istriku. Lalu beliau bilang:"Waaah pi,maninya Lud rupanya masuk terus ke dalam rahimku alasannya yaitu tiap nyemprot tak pernah keluar lagi, apa karena memekku disumpal terus dengan kontolnya Lud ya pi?, alasannya yaitu biasanya bila punya Papi paling 1 jam sdh mengalir keluar lagi walupun nyemprotnya keras banget.". Blm sempat saya jawab, Lud bilang:"Gila, istrimu itu minta disumpal terus memeknya, pokoknya kontolku malam ini tak boleh lepas dari memeknya"."Nggak pi, Lud yang minta dulu supaya kontolnya dipendam semalam suntuk dalam memeku, dan saya setuju" jawab istriku."Kontolnya terasa hangat terus dimemekku, dan bila mulai tegang terasa mulai goyang2 dan makin keras yang nyodok2-nya pi, bila tidur walaupun sudah tidur pula kontolnya tetapi kepala kontolnya tetap nyantol di bibir memekku jadi tak mau lepas menyerupai papi punya biasanya lepas sendiri bila tidur."kata istriku. Setelah fit kembali istriku dibopong lagi dengan masih disodok memeknya dengan kontolnya dan dibawa balik kekamar depan dan saya pun tertidur lagi karena ngantuk. Seperti biasa saya selalu bangkit jam 4.30 pagi selain kebiasaan kadang2 kontolku ngaceng sendiri jam2 itu. Pagi itu kontolku juga ngaceng lalu saya bangkit dengan maksud mauk naik istriku, saya masuk keamarnya ternyata istriku masih tidur berpelukan dengan Lud sgn tubuh diselimuti. Aku coba mendekat kepala istriku dan ku-belai2 pipinya dan istriku terbangun. Aku bilang:"Kontolku ngaceng ini yo tak semprotkan ke memekmu". Istriku berbisik:"Aduuuh pi, kontolnya Lud masih menancap terus dalam memekku bila tak ditarik tak mampu lepas alasannya yaitu nyantol kepalanya, Papi tak isap saja ya kontolnya?" "Oke" sahutku. Lalu istriku mnengadah dan kudekatkan kontolku supaya mampu masuk ke mulutnya, lalu kukocok sendiri kontolku dan ku-gosok2-an kepalanya kebibirnya dan kadang2 kumasukkan dlm2 ke mulutnya. Karena sudah cukup lama ngacengnya tak lama hanya 5 menit maniku sudah muncrat lagi ke dalam mulutnya istriku dan kemudian seluruh belahan kepala kontolku dijilati untuk membersihkan maniku dan setelah itu gres ditelan semua maniku. Aku bertanya:" Mami tidak nelan maninya Lud toch dan tak dimasuki lubang anusnya juga ya?". "Tidak pie, semua maninya Lud masuk ke dalam memekku dan hingga sekarang belum keluar sehingga rasanya ada sesuatu barang dalam peerut yang hangat!. Lalu Lud hanya mencabut kontolnya bila minta diisap setelah itu dimasukkan kembali kememekku" jawab istriku. Aku kecup bibirnya dan saya bisiki:"Baik2 ya mi, semoga dpt kenikmatan lagi!",lalu saya keluar kamar dantiduran lagi. Aku terbangun lagi pk 6 pagi eksklusif saya pergi mandi dan kemudian duduk di sofa nonton tv, ternyata rupanya istriku gres saja diajak bersetubuh lagi oleh Lud, karena gres saja berada diatas istriku kemudian tidur lagi dengan berangkulan lagi. Karena bosan lihat tv lalu saya pergi keluar untuk lihat pemadangan alam dan jalan2 ditaman. Kira1 sejam kemudian saya balik kemotel dan saya lihat kamarnya sdh kosong rupanya mereka mandi berdua. Aku masuk kamar dan melihat ditempat tidur ada gelang karet berbulu yang dipakai dan ada cincin dari bulu buntut kuda. Aku nonton tv lagi, rupanya lama sekali mereka mandi saya coba mendekat kepintu kamar mandi dan menempelkan kupingku dipintu,oh ternyata mereka main lagi dalam km. mandi alasannya yaitu terdengar rintihan istriku:"Aduuuh Lud...aduuh Lud...enaknya kontolmu Lud ...nikmat banget Lud rasanya". Kemudian suaranya Lud:"Aaaach...Hwa, memekmu juga nikmat...aku kangen terus dengan memek dan payu dara..mu yang kenyal ini Hwa!". Aku balik nonton tv lagi jadinya, kira 30 menit lagi mereka keluar dari kamar mandi dengan masing2 berbalut handuk tubuhnya dan sekarang sdh pisah tidak nyantol lagi kontolnya dimemek istriku. Merka masuk kamar dan ganti pakaian, saya lihat istriku pakai celana dalam mini merahnya dan pakai bra mini merahnya juga, lalu pakai rok bawah mini hitam dan kaos strip hitam putih tapi pendek jadi hanya hingga bawah bra saja, jadi ....perutnya yang langsing putih agak kelihatan dari luar. Melihat istriku pakai kaos agak ketat, Lud bilang:"Hwa, kau jangan pakai bra saj lebih bagus karena kaosmu ketat" Istriku pertama menolak :"Aaah katanya mau keluar makan dan nanti mau pulang segala nggak enak bila tak pakai BH" Lud bilang:"Kita kan hanya makan direstoran sini saja blm pulang, alasannya yaitu nanti saya masih mau main lagi Hwa". Kaprikornus terpaksa istriku menurut dengan melepas lagi BH mininya. Eeeehhhh ternyata betul juga pendapat Lud, alasannya yaitu tanpa BH pun ternyata buah dada istriku tetap tegak menantang hanya bedanya putingnya agak nampak terperinci dari kaosnya dan bila jalan keihatan sedikit ber-goyang2 buah dadanya. Setelah semua siap kami pergi makan kerestoran hotel pk. 8.15, disana kita lihat ada 2 pasangan lagi rupanya juga bermalam dihotel itu alasannya yaitu yang cewek ada yang masih pakai pakaian tidur segala. Selesai makan kita jalan2 ditaman sebentar sambil ngobrol2 lalu balik kemotel dan duduk untuk non tv. Baru beberapa menit perutku terasa sakit terpaksa saya ke kamar mandi untuk beol. Selesai beol saya mau nonton tv lagi, ternyata mereka berdua sdh tak ada dan masuk kamar lagi. Aku melihat istriku sdh tak mengenakan kaos lagi tapi sedang memakai bh mininya, sedang Lud sedang melepas celana dan kemudian bajunya lalu beliau menarik istriku dan ditidurkannya keranjang lalu ditindihinya lagi istriku, yaaah rupanya mau main lagi mereka. Ternyata benar, rok mini istriku dilepasnya lalu CD mininya disingkap kepinggir pangkal paha lalu kontolnya dikeluarkan dari CD nya dan dimasukkan kememeknya istriku. Kaprikornus Lud main dengan masih pakai CD dan istriku pakai BH dan CD mini. Karena bra nya mini otomatis payu daranya istriku mencuat keluar ketika kena remasan tangannya Lud sambil pantatnya terus menggenjot naik turun terus dengan cepatnya. Kira hampir 10 menit terdengar istriku berteriak:"Aduuuh Lud, hangatnya manimu....lepaskan semua manimu Lud!", karena seblmnya istriku cuma mendesis terus kenikmatan. Nampak sesaat lagi Lud jatuh menelukup diatas istriku. Karena sudah hampir jam 10 saya bangunin mereka alasannya yaitu Lud hrs berangkat pulang dengan pesawat jam 11. Aku selesaikan semua rekening hotel sementar mereka berpakaian lagi. Kita eksklusif menuju airport sempurna hingga airport pk 10.30. lalu kita ngomong sebentar dan Lud permintaan ps istriku bila lain kali kita main berempat bagaimana, pertama istriku keberatan alasannya yaitu saya tak boleh main dengan wanita lain. Tapi Lud menjelaskan bila wanita itu yaitu keponaannya sendiri yang kerja jadi sekretarinya dan kadang2 melayani tamu2-nya yang membutuhkan hiburan. Kaprikornus pasti bersih dan usianya masih muda gres 19 th, cukup sexy hanya buah dadanya agak sedikit lebih kecil dari istriku. Kalau istrinya beliau pasti kurang rame karena agak kerempeng dan tidak ceria, jadi saya dikhawatirkan tak mampu ngaceng. "Jadi mampu rame Hwa, kita main 2 pasang dalam satu kamar pasti hot" katanya Lud. Akhirnya istriku setuju kapan2 main berempat, tiba2 istriku pergi lari2 kekamar mandi. Setelah pulang dari kamar mandi, saya tanya :"Ada apa". Dia jawab sambil menunjukkan CD mini nya yang digenggam:"Waaah, mainya Lud mulai keluar CD hingga lembap dan lengket jadi tak enak dipakai. Mungkin rok ku juga lembap belakangnya". Ternyata betul belahan bawah memeknya basah, karena Lud sdh hampir check in lalu kami berdua eksklusif pamit pulang dulu setelah dikecup bibirnya oleh Lud. Kami segera menuju kendaraan beroda empat dan jok kawasan istriku duduk dilembari dengan kertas koran, hampir hingga dirumah istriku mengeluh lagi :"Aduh pie, maninya keluar lagi rasanya lembap dan lengket semua pahaku. Cepat dikit pi". Aku kebut terus dan hingga dirumah kendaraan beroda empat kuparkir tepi jalan dan istriku turun pencet bel, setelah dibuka oleh pembantuku dan segera istriku masuk kekamar utama kita dan masuk kekamar mandi dalam tanpa ditutup pintunya. Karena anakku sedang tidur dikamarnya, saya lansung masuk kamar utamaku, saya lihat istriku lagi melepas rok mininya lalu duduk dicloset. Lihat saya datang, istriku bilang:"Papi sini lho, lihat pie pahaku kena cendol maninya Lud dan itu keluar terus banyak". Aku lihat pahanya istriku dan jembutnya lembap kena mani dan dari lubang vaginanya kelusr jatuh maninya Lud yang menyerupai cendol itu, melihat itu saya malah jadi nafsu kontolku jadi ngaceng terpaksa saya melepas semua pakaianku. "Papi pasti ngaceng toch bila lihat vaginaku berlepotan mani begini"kaata istriku sambil mulai memegang kontolku. Lalu saya tarik lepas kaosnya istriku."BH nya jangan dulu ya supaya Papi lebih terangsang bila Papi mainan payu dara Mamie' kata istriku. Istriku bilang bila tadi malam hingga pagi tadi beliau disemprot maninya Lud hingga 7 kali, yaitu jam 8 malam dikala bareng dengan saya, jam 11 malam dikala main saya nonton, jam 1 tengah malam waktu main dikamar saya, jam 3 fajar waktu kontolnya Lud ngaceng sendiri, jam 6 pagi sehabis saya nyemprot kemulutnya, jam 8 pagi dikala dalam kamar mandi dan jam 10 pagi waktu mau pulang."Hebatnya Lud itu semenjak dari awal hingga yang terakhir semprotannya keras terus dan kental serta hangatnya dan banyaknya sama, maka dari itu rasanya penuh dalam perutku tadi hingga suatu dikala saya tekan perutku dan mulai keluar terus maninya"kata istriku."Mie bila sdh habis basuh dulu vaginanya, saya sdh nggak tahan nih". Istriku buru2 mencucinya dan mengeringkan dengan handuk, lalu saya angkat beliau an kuletakkan diatas kawasan tidur, Tanpa tunggu macam2 saya segera naiki istriku dan kutancapkan kontolku kevaginanya. "Waaah mie, memekmu masih seret juga buat kontolku, saya kira jadi longgar kemasukkan kontol gedenya Lud" kataku. Istriku lalu cerita:"Waktu kontolnyaLud ditanam semalam suntuk dalam memekku, begitu mulai kurang ngacengnya memekku kumulai renggangkan sehingga hingga kepalanya saja yang nyantol dibibir vaginaku dengan maksud supaya jangan hingga longgar liangnya. Apalagi Lud selalu pakai cincin bulu kuda itu bila di dalam banget gelirasanya bila goyang sedikit, bila diluar kurang gelnya alasannya yaitu yang kena cuma bibir vagina .....saja. Kalau mainnya Papi dan Lud sama saja, hanya Lud bila sdh nafsu banget agak kasar mainnya lain dengan appie tetap semangat tapi mesra. Hanya Papi punya kalah besar dan panjangnya saja, tapi Mami mau belikan alat yang mampu buat memperbesar dan memperpanjang kontol, tiap pagi nanti Mami yang melakukannya supaya punya Papi mampu jadi panjang dan besar. Memang dikala Lud mau nyemprot Mami selalu tekan pantatnya memie keatas supaya kontolnya mampu ambles masuk semua alasannya yaitu bila nyemprotnya di dalam rasanya hangat enak dan nikmat.Papi punya kalu nyemprotnya keras dan kebetulan maninya agak encer juga mampu eksklusif kena verbal rahimku jadi hangatnya enak pie". "Pie ini lho selain leher buah dadaku juga dicupang oleh Lud, tapi nanti Mami gosok dengan minyak kayu putih supaya cepat hilang" kata istiku sambil melihatkan buah dadanya yang dicupang. Mendengar kisah istriku itu saya makin menggebu angkat turunnya pantat dan segera hak BH istriku yang terletak dibagian depan itu kubuka hingga buah dadanya yang makin kencang itu tak tertutup lagi yang sebelah kuremas dan yang sebelah kukecupi dan ku-gigit2 putingnya."Aduuuuh pie, nikmat banget pie, saya sdh kangen dengan kontolnya Papi semenjak Papi minta tadi malam, masih seret ya pie, saya masih mencicipi seret tabrakan kontolnya Papi. Pie mau keluar ya...?kok sudah anget banget kontolnya" kata istriku. Benar juga tak lama lagi creeett....creeettt, maniku nyemprot."Waaah...maninya Papi nyemprot kedlm, alasannya yaitu semprotannya keras tapi agak encer.Bisa jadi satu dengan Lud punya nih!" kata istriku. Karena capai kami berdua tiduran tapi balasannya tertidur juga.

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Sex Penuh Nafsu, Cerita Perselingkuhan, Cerita Sex Remaja, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Tante, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Pemerkosaan Gadis SPG, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Dibawah Umur, Cerita Mesum Orang Pacaran.
3