Namaku John(samaran). Umur saya sekarang 23 tahun. Sekarang kuliah disalah satu universitas swasta di surabaya. Tinggi saya 175 cm berat 60 kg. Aku termasuk pemuda yang mudah terangsang, tiap kali melihat gadis dengan dada besar, kontolku pribadi berontak.. Aku sering melekukan onani paling tidak 1 kali sehari.. Kejadian ini terjadi ketika saya masih duduk di kelas 2 SMU.
Waktu itu bulan Juli, lagi liburan sekolah. Waktu itu ortu dan adik perempuanku jalan-jalan ke jakarta, jadi rumahku tinggal saya sendiri alhasil saya dititipkan dirumah tanteku (adik Mamaku). Mina, nama tanteku. Kalau nggak salah umur tanteku waktu itu 28, tanteku belum punya anak walaupun sudah kawin 1 tahun lebih. Makara ketika saya ke sana ia senang sekali. Om-ku seorang pegawai swasta di Surabaya, tapi sering keluar kota untuk kerja proyek di sana.
Cerita Hot Seru - Ngentot Tante Mina
"John, tolong jaga rumah dan tantemu ya, tantemu lagi sakit. Om besok ke jakarta, ada proyek penting yang harus dikerjakan" kata om-ku.
"Ya, om. Beres, tapi mana duitnya, hehe" Terus saya dikasih 100 ribu sama om-ku.
Keesokan harinya..
"John, ingat ya pesan om".
Pesan om-ku dan alhasil ia berangkat menuju Jakarta. Sorenya saya nonton TV dengan tanteku. Waktu itu tanteku pake piyama yang tipis. Dada tanteku kutaksir 34B, jadi lumayan besar..
"Tante kan lagi sakit, kenapa nggak istirahat saja? Biar cepat sembuh".
"Nggak apa-apa. Kalau di kamar terus juga sama aja. Mendingan nonton TV bareng kau disini"
Hehe, saya lihati terus badan tanteku yang sexy itu.. Dan pikiranku mulai ngeras, begitu juga adikku, sudah mulai bangun.. Aku pribadi membayangkan jikalau lagi bersetubuh dengan tanteku itu.. Tiba-tiba..
"Oi, lagi mikirin apa John, hingga melongo kayak gitu. Lagi lihat TV kok lihat-lihat tante terus".
"Habis tante cantik banget, terus sexy lagi, hehe"
"Bisa aja kamu. Nakal ya."
"benar kok. Tante memang cantik." Terus kami nonton TV lagi..
"Eh, sudah jam 7 lho, ayo makan malam. Sudah dibeliin ayam goreng. Tadi pesan di warung"
"Ayo tante.." aduh pikirku.. Padahal sedikit lagi..
Akhirnya kami makan malam bersaman.. Aku melihat badan tanteku terus.. Tidak konsentrasi untuk makan..
"Ayo, John. Dimakan ayamnya. Kok bengong. Minta disuapin ya?"
"Ah nggak tante mampu sendiri kok. Tapi jikalau disuapin sih mau aja"
"Ayo cepat makan, dasar nakal"
"Atau tante mau disuapin sama John, tante kan lagi sakit"
"Ayo makan, jangan ngomong terus!" tanteku sepertinya marah..
Malamnya sekitar pukul 22.00.. Dari kamar tante terdengar bunyi panggilan.
"John. John.. Kesini sebentar"
"Ya tante, sebantar ya saya lagi telepon"
"Cepatan, John." habis telepon saya pribadi menuju kamar tante.
"Tante, saya masuk ya?"
"Ya, pintunya tidak dikunci kok, masuk aja"
Aku pribadi masuk kekamar tante. Kamrnya harum, amis parfum..
"Kamarnya harum tante. Pake apa?"
"Sini John. Dekat kesini."
"Tante. Ada apa? Tante sakit lagi ya?"
"Ya John. Kepela tante rasanya ibarat mau pecah.."
"Saya ambilin obat ya tante? Tante nggak apa-apa kan? Atau mau ke dokter?".
"Nggak perlu John. Kamu kesini John".
Aku lalu mendekat ke badan tante yang berbaring di ranjang.
"Sini" Tante lalu memegang tanganku dan di taruhnya di kepalanya.
"Tolong John, urut kepalaku ya. Biar sakitnya berkurang.." kata tante dengan bunyi yang menggoda..
Dan tentu saja pribadi kupenuhi permintaannya.. Pikiranku mulai berpikiran lagi untuk bersetubuh dengan tanteku. Aku duduk diranjang di bab atas kepala tanteku dan mengurut kepalanya. Aku mampu melihat dada tanteku yang menyembul alasannya ketika itu ia memakai piyama warna putih yang tipis..
Sambil mengurut kepalanya saya juga mengelus-elus rambut tanteku. Mataku tertuju ke dadanya yang sepertinya mulai mengeras alasannya terlihat puting susunya dari luar. Sepertinya tanteku tidak memakai BH.. Pikiranku sepertinya tidak mampu diajak berkompromi lagi..
"Tante, tante cantik banget".
"John tolong pijat kaki tante juga ya. Kok rasanya pegal"
"Ya tante" dan pribadi kupijat betis tanteku..
"Kulit tante putih dan mulus ya" kataku.
"Hehe, ayo pijat terus John. Ayo lebih ke atas lagi, pijat paha tante."
Kupijat paha tante yang mulus dan putih itu. Mata tanteku terpejam, sepertinya kepalanya sudah tidak sakit lagi. Pikiran kotor ku muncul lagi. Ingin rasanya menikmati badan tanteku ini. Pijatan yang tadinya kulakukan sekarang bermetamorfosis elusan pada paha tanteku.. Dan sepertinya tanteku sangat menikmati alasannya tanteku membisu saja.
"Tante, gimana rasanya sekarang. Sudah baikan?"
"Terusin. Jangan hentikan pijatanmu.. Ayo John.."
Aku tahu tanteku pasti juga sudah mulai terangsang dilihat dari bahasa tubuhnya.. Aku tidak lagi memijat tapi kuelus terus pahanya.. Dan pelan-pelan kunaikkan tanganku dan kuselipkan ke celana tanteku.. Tidak ada reaksi sama sekali dari tanteku.
Inilah saatnya saya melakukannya.. pikirku dalam hati.. Kuelus-elus dengan lembut badan tanteku itu. Dan alhasil kuberanikan diri untuk menyentuh celana dalam tenteku.. Dan ternyata celana dalamnya sudah basah.. Langsung saja kuelus vagina tanteku yang masih ditutupi CD itu.
"Ehmm, John, ayo teruskan.."
Aku coba untuk menyelipkan jariku ke dalam CD tanteku.. Dan kugesekkan jariku disana..
"Enakk John, ayo terus,"
"Tante, saya buka celana tante ya, semoga lebih asyik.."
"Terserah kau John, ayo cepat.."
Langsung saja kubuka celana tante.. Dan sekarang saya elus perut tante..
"Ya John, ouh.."
Kuremas dada tante yang masih memakai baju piyama..
"John, buka saja bajuku. Ayo lakukan sesukamu.."
Dan kubuka baju tante.. Dan pribadi menyembullah 2 bukit cantik yang belum pernah kulihat.. Kuremas payudara tante dengan kedua tanganku..
"Ouhh, enak John, teruskan.." desah tanteku..
Kuremas-remas terus dada tante yang putih halus itu..
"Ayo John lakukan sesukamu dengan dadaku.. Hisap John. Hisap susu tante.."
Kuturunkan wajahku ke dada tante dan kuhisap susu kirinya.. Dada yang kanannya kuremas terus.. Kugigit halus puting susunya..
"Ouhh," teriak tanteku, "Enak John, ayo hisap yang dalam"
Kuhisap susu tante hingga keluar cairan susunya..
"Susu tante enak. Aku suka susu tante.."
Kedua susu tante kuhisap dan kuremas-remas.. Kubuka seluruh pakaianku hingga kontolku keluar..
"Ohh.. Kontolmu gede John.. punya om-mu aja kalah. Diapain kontolmu".
Kontolku yang sudah nongol langgsung dielus sama tanteku..
"Adik manisku" kata tanteku sambil mengocok kontolku..
"Enak kan?"
"Oh enak banget tante.."
Kontolku dikocok terus oleh tanteku.. Aku tidak mau kalah pribadi kubuka CD tanteku..
"Tante, vagina tante merah muda, saya suka sekali"
Akhirnya kami bermain dalam posisi 69. Vagina tante yang sudah berair pribadi saja kujilat.. Sllrrpp.. ssllrrpp.. bunyi bunyi lidahku ketika menjilat vagina tanteku.. Tanteku juga tidak kalah gesitnya.. Kontolku yang sudah menegang itu dimasukin ke mulutnya.. Dan sejurus kemudian pribadi dimainkan dengan lidahnya dan dihisap-hisap juga..
Kubuka vagina tanteku dengan jari telunjuk dan jempolku.. Lalu kutusuk-tusukkan lidahku di lubang memeknya.. Sambil sekali-kali kuhisap vagina tante yang baunya harum.. Sampai lebih kurang 10 menit kami dalam possisi 69, tiba-tiba kepalaku dijepit oleh kedua paha tante..
Aku tahu jikalau tanteku sudah mencapai orgasme yang pertamanya.. Dari vagina tante keluar cairan warna putih dan pribadi kujilat hingga bersih.. Tanteku masih sibuk dengan kontolku walaupun sudah mencapai orgasme..
Lalu..
"Tante, saya juga mau keluar"
Mendengar ucapanku hisapan tanteku pada kontolku semakin dipercepat. Dan.. Crroott.. croott.. Kumuncratkan 6 kali spermaku di lisan tanteku..
"Tante, jangan ditelan dulu spermanya.." pintaku..
Lalu kupegang kepala tante dan kulumat bibirnya yang masih penuh dengan cairan spermaku.. Dan tanteku bereaksi dengan cepat, alhasil kami membuatkan sperma. Kumainkan lidahku dalam lisan tante yang penuh sperma dan kuhisap spermanya, lalu kumuntahkan lagi ke lisan tanteku.. Tanteku juga melakukannya.. Sampai lebih kurang 5 menit. Kami lalu menelan sperma tersebut..
"Ayo John, masukin kontolmu ke vagina tante" pinta tanteku..
Kontolku memang masih tegang walaupun sudah sempat mengeluarkan sperma.. Kubuka paha tante lebar-lebar.. Sampai terlihat lubang memeknya yang masih berair itu.. Lalu kupegang kontolku dan kugesekkan kepala kontolku di lisan memeknya..
"Oh, John ayo masukan kontolmu.. Tubuhku ini milikmu John.. Ayo. Lakukan sesukamu.. Memekku ini milikmu John.. Ayo masukin.." racau tanteku..
Kudorong kontolku ke vagina tanteku yang sudah berair sekali.. Agak susah masuknya..
"Oughh.. Masukin yang dalam John.. Sampai kontolmu amblas.. Ayo John.."
Kutekan lagi kontolku. Sekarang kontolku sudah masuk 1/2 ke dalam vagina tanteku.. Kutarik sedikit kontolku dan saya menarik napasku.. Dan.. Bless.
"Aughh, John sakit.. Kontolmu gede banget" teriak tanteku..
Kontolku ibarat dimakan oleh memeknya tante, amblas.. Kutarik pelan-pelan kontolku..
"John, aauugghh. Sakit. Pelen-pelan ya.."
Kutarik dan dorong dengan pelan kontolku yang berada dalam lubang kenikmatan tanteku..
"Tante, memeknya masih sakit?"
"Nggak John. Ughh. Nikmat. Ayo John lakukan sesukamu".
Kupercepat gerakan kontolku.. Tarikk dorongg.. Tarik.. Dorong..
"Oughh.. Shh.. John.. Oughh shh.." desah tanteku alasannya nikmat yang kuberikan. Kugenjot terus vagina tante yang semakin becek itu..
"Ouugghh enakk Johnn ayo genjot vagina tante.. Lagi John.. Ssshh"
Ku percepat gerakan maju mundur pantatku.. Payudara tante yang bergoyang turun naik seiring dengan genjotanku kuremas-remas.. Dan sekali-kali kupelintir putingnya..
"Auhgghh enak John.. Ayo genjot.. Terusshh"
Kontolku yang berada dalam vagina tante.. Kutarik hingga hampir keluar.. Lalu.. Kudorong pantatku kedepan sekuat tenaga..
"Aaaugghh enak John, ayo lakukan lagi.. Aku suka kontol kau Johnsshshh"
Kulakukan terus dan kupercepat genjotanku. Sepertinya tanteku sudah hampir klimaks..
"Ayo John pompa memek tante secepat dan sekeras mungkin dengan kontolmu itu.. Ougghh"
Tanteku juga menggoyangkan pantatnya maju mundur sehingga terasa sekali denyut memeknya.
"John, tante mau keluar.. Ougghh shh tante nggak tahan lagi.."
"Kita sama-sama aja tante.."
Kupercepat genjotanku. Kupompa terus vagina tanteku ini.. Dann.. Tanteku memelukku dengan erat dan terasa semburan cairan kenikmatan bibi dalam memeknya..
Croott ccrroott ccrroott..
Aku juga menyemburkan spermaku dalam vagina tanteku.. Akhirnya kami lemass.. Kontolku yang masih berada dalam vagina tante.. Seperti dijepit.. Enek sekali denyutannya.. Aku juga membalas dengan membuat kontolku berdenyut..
"Hehe bandel ya kamu.."
"Tante juga"
Lalu kami berdua berciuman dan memainkan lidah.. Dan kucabut kontolku.. Terlihat cairan spermaku dan tanteku mengalir keluar dari memeknya.. Tanpa perintah pribadi kujilati cairan yang membasahi vagina tanteku hingga bersih.. Dan kugigit halus bibir memeknya..
"Auhghh, kau kok bandel banget sih.."
"Habis vagina tante enak sekali"
Kami lalu tertawa.. Tidak terasa kami main hampir 2 jam.
Malam itu kami tidur tanpa membersihkan diri lagi.. Bau cairan kenikmatan kami ibarat memenuhi kamar tanteku.. Dan kami tidur tanpa busana.. Semalaman kami hampir tidak tidur alasannya kami terus saling mengelus-elus bab badan kami..
"Aku cinta tante"
"Tante juga".
Cerita Hot Seru - Ngentot Tante Mina
"John, tolong jaga rumah dan tantemu ya, tantemu lagi sakit. Om besok ke jakarta, ada proyek penting yang harus dikerjakan" kata om-ku.
"Ya, om. Beres, tapi mana duitnya, hehe" Terus saya dikasih 100 ribu sama om-ku.
Keesokan harinya..
"John, ingat ya pesan om".
Pesan om-ku dan alhasil ia berangkat menuju Jakarta. Sorenya saya nonton TV dengan tanteku. Waktu itu tanteku pake piyama yang tipis. Dada tanteku kutaksir 34B, jadi lumayan besar..
"Tante kan lagi sakit, kenapa nggak istirahat saja? Biar cepat sembuh".
"Nggak apa-apa. Kalau di kamar terus juga sama aja. Mendingan nonton TV bareng kau disini"
Hehe, saya lihati terus badan tanteku yang sexy itu.. Dan pikiranku mulai ngeras, begitu juga adikku, sudah mulai bangun.. Aku pribadi membayangkan jikalau lagi bersetubuh dengan tanteku itu.. Tiba-tiba..
"Oi, lagi mikirin apa John, hingga melongo kayak gitu. Lagi lihat TV kok lihat-lihat tante terus".
"Habis tante cantik banget, terus sexy lagi, hehe"
"Bisa aja kamu. Nakal ya."
"benar kok. Tante memang cantik." Terus kami nonton TV lagi..
"Eh, sudah jam 7 lho, ayo makan malam. Sudah dibeliin ayam goreng. Tadi pesan di warung"
"Ayo tante.." aduh pikirku.. Padahal sedikit lagi..
Akhirnya kami makan malam bersaman.. Aku melihat badan tanteku terus.. Tidak konsentrasi untuk makan..
"Ayo, John. Dimakan ayamnya. Kok bengong. Minta disuapin ya?"
"Ah nggak tante mampu sendiri kok. Tapi jikalau disuapin sih mau aja"
"Ayo cepat makan, dasar nakal"
"Atau tante mau disuapin sama John, tante kan lagi sakit"
"Ayo makan, jangan ngomong terus!" tanteku sepertinya marah..
Malamnya sekitar pukul 22.00.. Dari kamar tante terdengar bunyi panggilan.
"John. John.. Kesini sebentar"
"Ya tante, sebantar ya saya lagi telepon"
"Cepatan, John." habis telepon saya pribadi menuju kamar tante.
"Tante, saya masuk ya?"
"Ya, pintunya tidak dikunci kok, masuk aja"
Aku pribadi masuk kekamar tante. Kamrnya harum, amis parfum..
"Kamarnya harum tante. Pake apa?"
"Sini John. Dekat kesini."
"Tante. Ada apa? Tante sakit lagi ya?"
"Ya John. Kepela tante rasanya ibarat mau pecah.."
"Saya ambilin obat ya tante? Tante nggak apa-apa kan? Atau mau ke dokter?".
"Nggak perlu John. Kamu kesini John".
Aku lalu mendekat ke badan tante yang berbaring di ranjang.
"Sini" Tante lalu memegang tanganku dan di taruhnya di kepalanya.
"Tolong John, urut kepalaku ya. Biar sakitnya berkurang.." kata tante dengan bunyi yang menggoda..
Dan tentu saja pribadi kupenuhi permintaannya.. Pikiranku mulai berpikiran lagi untuk bersetubuh dengan tanteku. Aku duduk diranjang di bab atas kepala tanteku dan mengurut kepalanya. Aku mampu melihat dada tanteku yang menyembul alasannya ketika itu ia memakai piyama warna putih yang tipis..
Sambil mengurut kepalanya saya juga mengelus-elus rambut tanteku. Mataku tertuju ke dadanya yang sepertinya mulai mengeras alasannya terlihat puting susunya dari luar. Sepertinya tanteku tidak memakai BH.. Pikiranku sepertinya tidak mampu diajak berkompromi lagi..
"Tante, tante cantik banget".
"John tolong pijat kaki tante juga ya. Kok rasanya pegal"
"Ya tante" dan pribadi kupijat betis tanteku..
"Kulit tante putih dan mulus ya" kataku.
"Hehe, ayo pijat terus John. Ayo lebih ke atas lagi, pijat paha tante."
Kupijat paha tante yang mulus dan putih itu. Mata tanteku terpejam, sepertinya kepalanya sudah tidak sakit lagi. Pikiran kotor ku muncul lagi. Ingin rasanya menikmati badan tanteku ini. Pijatan yang tadinya kulakukan sekarang bermetamorfosis elusan pada paha tanteku.. Dan sepertinya tanteku sangat menikmati alasannya tanteku membisu saja.
"Tante, gimana rasanya sekarang. Sudah baikan?"
"Terusin. Jangan hentikan pijatanmu.. Ayo John.."
Aku tahu tanteku pasti juga sudah mulai terangsang dilihat dari bahasa tubuhnya.. Aku tidak lagi memijat tapi kuelus terus pahanya.. Dan pelan-pelan kunaikkan tanganku dan kuselipkan ke celana tanteku.. Tidak ada reaksi sama sekali dari tanteku.
Inilah saatnya saya melakukannya.. pikirku dalam hati.. Kuelus-elus dengan lembut badan tanteku itu. Dan alhasil kuberanikan diri untuk menyentuh celana dalam tenteku.. Dan ternyata celana dalamnya sudah basah.. Langsung saja kuelus vagina tanteku yang masih ditutupi CD itu.
"Ehmm, John, ayo teruskan.."
Aku coba untuk menyelipkan jariku ke dalam CD tanteku.. Dan kugesekkan jariku disana..
"Enakk John, ayo terus,"
"Tante, saya buka celana tante ya, semoga lebih asyik.."
"Terserah kau John, ayo cepat.."
Langsung saja kubuka celana tante.. Dan sekarang saya elus perut tante..
"Ya John, ouh.."
Kuremas dada tante yang masih memakai baju piyama..
"John, buka saja bajuku. Ayo lakukan sesukamu.."
Dan kubuka baju tante.. Dan pribadi menyembullah 2 bukit cantik yang belum pernah kulihat.. Kuremas payudara tante dengan kedua tanganku..
"Ouhh, enak John, teruskan.." desah tanteku..
Kuremas-remas terus dada tante yang putih halus itu..
"Ayo John lakukan sesukamu dengan dadaku.. Hisap John. Hisap susu tante.."
Kuturunkan wajahku ke dada tante dan kuhisap susu kirinya.. Dada yang kanannya kuremas terus.. Kugigit halus puting susunya..
"Ouhh," teriak tanteku, "Enak John, ayo hisap yang dalam"
Kuhisap susu tante hingga keluar cairan susunya..
"Susu tante enak. Aku suka susu tante.."
Kedua susu tante kuhisap dan kuremas-remas.. Kubuka seluruh pakaianku hingga kontolku keluar..
"Ohh.. Kontolmu gede John.. punya om-mu aja kalah. Diapain kontolmu".
Kontolku yang sudah nongol langgsung dielus sama tanteku..
"Adik manisku" kata tanteku sambil mengocok kontolku..
"Enak kan?"
"Oh enak banget tante.."
Kontolku dikocok terus oleh tanteku.. Aku tidak mau kalah pribadi kubuka CD tanteku..
"Tante, vagina tante merah muda, saya suka sekali"
Akhirnya kami bermain dalam posisi 69. Vagina tante yang sudah berair pribadi saja kujilat.. Sllrrpp.. ssllrrpp.. bunyi bunyi lidahku ketika menjilat vagina tanteku.. Tanteku juga tidak kalah gesitnya.. Kontolku yang sudah menegang itu dimasukin ke mulutnya.. Dan sejurus kemudian pribadi dimainkan dengan lidahnya dan dihisap-hisap juga..
Kubuka vagina tanteku dengan jari telunjuk dan jempolku.. Lalu kutusuk-tusukkan lidahku di lubang memeknya.. Sambil sekali-kali kuhisap vagina tante yang baunya harum.. Sampai lebih kurang 10 menit kami dalam possisi 69, tiba-tiba kepalaku dijepit oleh kedua paha tante..
Aku tahu jikalau tanteku sudah mencapai orgasme yang pertamanya.. Dari vagina tante keluar cairan warna putih dan pribadi kujilat hingga bersih.. Tanteku masih sibuk dengan kontolku walaupun sudah mencapai orgasme..
Lalu..
"Tante, saya juga mau keluar"
Mendengar ucapanku hisapan tanteku pada kontolku semakin dipercepat. Dan.. Crroott.. croott.. Kumuncratkan 6 kali spermaku di lisan tanteku..
"Tante, jangan ditelan dulu spermanya.." pintaku..
Lalu kupegang kepala tante dan kulumat bibirnya yang masih penuh dengan cairan spermaku.. Dan tanteku bereaksi dengan cepat, alhasil kami membuatkan sperma. Kumainkan lidahku dalam lisan tante yang penuh sperma dan kuhisap spermanya, lalu kumuntahkan lagi ke lisan tanteku.. Tanteku juga melakukannya.. Sampai lebih kurang 5 menit. Kami lalu menelan sperma tersebut..
"Ayo John, masukin kontolmu ke vagina tante" pinta tanteku..
Kontolku memang masih tegang walaupun sudah sempat mengeluarkan sperma.. Kubuka paha tante lebar-lebar.. Sampai terlihat lubang memeknya yang masih berair itu.. Lalu kupegang kontolku dan kugesekkan kepala kontolku di lisan memeknya..
"Oh, John ayo masukan kontolmu.. Tubuhku ini milikmu John.. Ayo. Lakukan sesukamu.. Memekku ini milikmu John.. Ayo masukin.." racau tanteku..
Kudorong kontolku ke vagina tanteku yang sudah berair sekali.. Agak susah masuknya..
"Oughh.. Masukin yang dalam John.. Sampai kontolmu amblas.. Ayo John.."
Kutekan lagi kontolku. Sekarang kontolku sudah masuk 1/2 ke dalam vagina tanteku.. Kutarik sedikit kontolku dan saya menarik napasku.. Dan.. Bless.
"Aughh, John sakit.. Kontolmu gede banget" teriak tanteku..
Kontolku ibarat dimakan oleh memeknya tante, amblas.. Kutarik pelan-pelan kontolku..
"John, aauugghh. Sakit. Pelen-pelan ya.."
Kutarik dan dorong dengan pelan kontolku yang berada dalam lubang kenikmatan tanteku..
"Tante, memeknya masih sakit?"
"Nggak John. Ughh. Nikmat. Ayo John lakukan sesukamu".
Kupercepat gerakan kontolku.. Tarikk dorongg.. Tarik.. Dorong..
"Oughh.. Shh.. John.. Oughh shh.." desah tanteku alasannya nikmat yang kuberikan. Kugenjot terus vagina tante yang semakin becek itu..
"Ouugghh enakk Johnn ayo genjot vagina tante.. Lagi John.. Ssshh"
Ku percepat gerakan maju mundur pantatku.. Payudara tante yang bergoyang turun naik seiring dengan genjotanku kuremas-remas.. Dan sekali-kali kupelintir putingnya..
"Auhgghh enak John.. Ayo genjot.. Terusshh"
Kontolku yang berada dalam vagina tante.. Kutarik hingga hampir keluar.. Lalu.. Kudorong pantatku kedepan sekuat tenaga..
"Aaaugghh enak John, ayo lakukan lagi.. Aku suka kontol kau Johnsshshh"
Kulakukan terus dan kupercepat genjotanku. Sepertinya tanteku sudah hampir klimaks..
"Ayo John pompa memek tante secepat dan sekeras mungkin dengan kontolmu itu.. Ougghh"
Tanteku juga menggoyangkan pantatnya maju mundur sehingga terasa sekali denyut memeknya.
"John, tante mau keluar.. Ougghh shh tante nggak tahan lagi.."
"Kita sama-sama aja tante.."
Kupercepat genjotanku. Kupompa terus vagina tanteku ini.. Dann.. Tanteku memelukku dengan erat dan terasa semburan cairan kenikmatan bibi dalam memeknya..
Croott ccrroott ccrroott..
Aku juga menyemburkan spermaku dalam vagina tanteku.. Akhirnya kami lemass.. Kontolku yang masih berada dalam vagina tante.. Seperti dijepit.. Enek sekali denyutannya.. Aku juga membalas dengan membuat kontolku berdenyut..
"Hehe bandel ya kamu.."
"Tante juga"
Lalu kami berdua berciuman dan memainkan lidah.. Dan kucabut kontolku.. Terlihat cairan spermaku dan tanteku mengalir keluar dari memeknya.. Tanpa perintah pribadi kujilati cairan yang membasahi vagina tanteku hingga bersih.. Dan kugigit halus bibir memeknya..
"Auhghh, kau kok bandel banget sih.."
"Habis vagina tante enak sekali"
Kami lalu tertawa.. Tidak terasa kami main hampir 2 jam.
Malam itu kami tidur tanpa membersihkan diri lagi.. Bau cairan kenikmatan kami ibarat memenuhi kamar tanteku.. Dan kami tidur tanpa busana.. Semalaman kami hampir tidak tidur alasannya kami terus saling mengelus-elus bab badan kami..
"Aku cinta tante"
"Tante juga".

0 Komentar