Cerita Sex - Perkenalkan dulu namaku Krishna. Aku sekolah di sebuah SMU di kotaku Klaten. Aku punya cewek yang berjulukan Ayu dan beliau bersekolah di sebuah sekolah dasar dikotaku juga. Cerita ini ialah pengalamanku yang kasatmata dan sangat berkesan dihatiku.
Saat itu saya sudah siap dengan dandanan rapi untuk pergi kerumah temanku Yusha. Di rumah Yusha saya disambut oleh adik adik Yusha yang kecil kecil. Saat itu Yusha keluar sehabis ngasih makan ayam kesayangannya. Aku pribadi diperkenalkan dengan seorang adiknya, cewek imut dan cantik berjulukan Ayu. Aku, Yusha dan adik Yusha yang lain lalu bermain di serambi samping rumah Yusha. Saat itu saya memang tidak ada perasaan apapun terhadap Ayu tapi lama kelamaan..
Besoknya lagi saya tak bosan bosan kerumah Yusha. Aku pribadi nyariin Ayu. Sejak ketika itu terbit impian dihatiku untuk menerima hati Ayu. Suatu ketika saya lagi sakit, badanku lemas, kepala sakit. Semua itu dikarenakan sehabis Fashion Show di Semarang tapi ini justru menjadi awal dari segalanya. Kesibukanku sebagai model memang menuntut tenaga yang lumayan besar. Fashion Show dengan kendaraan beroda empat bersama sahabat temanku satu agency hingga harus berjongkok ria di dalam kendaraan beroda empat sedan merelakan tempatku dipakai temenku yang cewek. Saat pulang saya banyak kehilangan tenaga hingga malamnya saya pribadi tertidur pulas banget.
Paginya saya menelepon Yusha dan bilang bila saya nggak masuk sekolah dan titip izin kepada wali kelasnya tak lupa pula saya kirim salam kepada Ayu yang membuat hatiku berbunga bunga indah. Saat suatu senja di malam Minggu dirumah Yusha, Ayu menungguku. Waktu saya menemui Ayu di serambi samping rumah Yusha, Ayu menangis dan berkata kenapa saya tak menemuinya dan rindu berat sama aku. Saat saya dan Ayu memasuki rumah Yusha Kami disambut oleh mama Yusha yang berjulukan tante Nana yang super sexy.
Saat itu mama Yusha memakai tanktop saluran rok ketat sebatas paha atas berwarna pink transparan membuat lekuk lekuk tubuh wanita cukup umur kelihatan terang walau agak transparan. Dalam posisi duduk yang miring sambil menyilangkan sepasang pahanya sehingga tak mustahil akan memperlihatkan pemandangan cantik itu dan memaksa mata nakalku singgah berkali kali di paha mulusnya.
Saat itu posisi duduk tante Nana berubah dari menyilang hingga kini setengah bersila dengan kaki kiri kebawah terus kaki kanan menyilang lurus kesamping malah menambah posisi roknya semakin naik sehingga paha episode dalam terlihat samar samar. Ternyata tante Nana memakai celana dalam yang minim banget.Celana dalam model G-string berwarna putih transparan berukuran kecil dengan tali pengikat di samping pinggangnya menampakkan kemulusan episode dalam pangkal paha serta bulu halus hitam lebat membuat mata nakalku tambah jelalatan. Tante Nana memintaku untuk membantunya memperbaiki lampu kamarnya yang terputus.
Saat di dalam kamar suasana begitu gelap sebab tak ada penerangan. Tanganku meraba raba mencari dingklik untuk memanjat sebab letak bohlamnya diatas. Tak sengaja tanganku menyentuh benda lunak yang begitu indah. Ternyata yang kuraba tadi gundukan dada tante Nana yang tak tertutup apapun selain kain tipis tanktop itu. Tante Nana melarangku untuk beralih malah meletakkan tanganku di payudaranya. Saat itu tanganku tak beralih malah tambah berani dengan meremas-remas lembut bukit itu. Remasanku bertambah berani ketika saya mendengar desahan desahan halus tante Nana.
"Ahh..Kriishh terruss.. enaak sekalii.."desahnya mengundang birahi. Tangan tante Nana tidak tinggal diam. Tangannya meraba raba punggung terus turun hingga hingga kepangkal pahaku. Disana beliau menemukan sebentuk keperkasaan milikku yang sudah tegang dari tadi.
"Agh..tante..mhh"aku tak dapat berkata apa apa sehingga tak sadar saya menurunkan tali pengikat tanktop di pundak tante Nana dan terus meremas bukit cantik yang kelihatan masih kencang itu. Saat itu tante Nana sudah tidak peduli lagi siapa saya dan siapa dirinya. Dia pribadi turun melepas remasanku untuk mencari kait celanaku dan kebetulan saya memakai celana model training sehingga memudahkan tante Nana melepaskan celanaku. Terlihatlah celana dalamku yang berwarna biru tua. Celana itu sangatlah kecil hingga tak bisa menutupi semua senjataku sehingga nampaklah mengintip batang milikku yang tegang itu.
Tangan tante Nana pribadi merampas lepas celana kecil itu kebawah hingga terlihatlah kerasnya kejantananku yang tegang sepenuhnya mengacung keras menampar pipi tante Nana.
"Oh..Krish besar dan cantik tante ingin sekali memilikinya" kata tante penuh nafsu sambil tangannya memegang penisku.
"Ahh.. tante milikilah dan lakukan sesuka tante sekarang" kataku.
Tangan tante Nana pribadi memegang dan bahkan memasukannya kedalam mulutnya. Tante Nana pribadi mengulum dan meremas sambil sesekali menggerakkan naik turun perlahan lahan batangku membuatku tak henti hentinya mendesah sambil sesekali tanganku meremas-remas payudara tante Nana.
"Aghh..tante teerruuss.. mhh" kataku menahan supaya tidak hingga suaraku terdengar hingga depan. Hisapan, remasan dan kocokan tante Nana bertambah ganas seiring remasan di dadanya yang bertambah keras. Sampai suatu ketika saya menjerit menahan desah sebab saya sudah mencapai klimaks dari permainan tante Nana.
"Aghh..tante sudah, Krish keluaarhh nihh.."jeritku tertahan.
"Crot..crot..crot.."3 kali saya menembakkan spermaku di dalam lisan tante Nana dan tante Nana menelannya hingga bersih. Lalu tante Nana menghentikan kegiatannya pada batang milikku dan menjilati ujung kepala penisku. Saat tante Nana ingin melanjutkan permainannya, saya segera tersadar bila kami meninggalkan anak-anaknya terlalu lama.
"Udah tante, Krishna kesepakatan akan menyenangkan tante asal tante tetap memakai pakaian yang sexy menyerupai ini bila ada saya", janjiku.
"Ya udah deh, tapi kau harus kesepakatan lho" sahut tante Nana.
"Tante mana nih bohlamnya" saya meminta bohlam yang akan dibetulkan.
"Oh ini", kata tante Nana sambil menawarkan bohlam itu. Saat itu tanktop tante Nana belum dibetulkan posisinya sehingga masih nampak bukit indahnya.
Saat selesai memperbaiki lampu kamar tante Nana, saya pribadi memakai kembali celana dan celana dalamku setelah kami berciuman tanda terima kasih tante Nana sebab saya telah memuaskannya. Waktu itu saya yang berjiwa muda melumat habis lisan mungil tante Nana sehingga tante Nana kembali terangsang.
"Udah Krish, katanya udah ntar tante terangsang lagi lho", katanya sambil melepas ciumanku.
"Maaf, tante terlalu nafsu, kapan kapan dilanjutin lagi dech", kataku sambil menenangkan diri.
"Ok deh Krish" jawab tante Nana.
Lalu kami keluar. Saat kami hingga di ruang tamu Yusha dan adik adiknya sudah didepan main bersama sama. Aku pribadi mengajak Ayu ke serambi samping rumah untuk sekalian menggarap Ayu.
"Aaahh.., erangku keenakan milikku diremas Ayu sehingga tak sadar tanganku memasukan tangan Ayu kedalam celanaku.
"Yuu..kocok milik kakak yuu.. yanghh kerasshh yah.. mhh" kataku sudah terangsang berat. Saat itu Ayu berkata
"Kak celananya mengganggu".
Langsung saya menurunkan celana beserta celana dalamnya sekalian.
"Ayo Yu kocok cepat" kataku tak sabar. Buru buru Ayu mengocok batangku yang gede berukuran panjang 18cm dan berdiameter 5 cm itu. Suasana serambi rumah Yusha memang mendukung untuk melaksanakan semua itu maka kami tidak takut akan tertangkap tangan oleh tetangga yang lain. Aku yang sudah terangsang berat pribadi meraba raba dada Ayu yang sudah mulai tumbuh payudara walau yang masih terbungkus kaos tipis Ayu.
"Achh..kak, geli kaakkhh" Ayu mencicipi kenikmatan yang belum beliau dapatkan sebelumnya. Tanganku pribadi melepas kaos Ayu sekalian kaos singletnya hingga nampak olehku susu cantik dengan puting kecil berwarna merah jambu yang gres muncul terus meremas remasnya.
"Ayu tetekmu cantik sekali" kataku senang
"Kakak netek yah" sambungku tanpa menunggu persetujuan Ayu pribadi menyodorkan payudara imut miliknya.
"Ahh.. kakak enakhh banget kak, Ayu sayang kakak" kata Ayu meracau.
Tanganku yang bebas pribadi menuju ke rok Ayu yang sebatas atas paha itu terus meraba raba pahanya. Tanganku terus meraba kian kedalam hingga tersentuh olehku celana dalam Ayu yang sudah berair oleh cairan kenikmatannya. Tak tabah tanganku pun menurunkan celana dalam Ayu hingga hingga mata kaki.
"Ayu lepas dong sayang" kataku. Saat itu Ayu memang menolak tetapi saya membujuk sambil mengulum puting susunya hingga Ayu balasannya mau juga dilepas celana dalamnya. Setelah terlepas tanganku meraba raba bibir memek Ayu yang berair sambil sesekali menusuk nusuk liang surga miliknya.
"Yu kau cantik" kataku
"Mhh..terusshh kakhh.." desah Ayu
"Iya Yuu.. kocok terus kontol kakak hingga keluar air maninya sayang" kataku
"Keadaan terus berlanjut hingga balasannya saya berteriak waktu saya mencapai klimaksku. 5 kali tembakan spermaku mengenai rok Ayu. Ayu rebah dipangkuanku tapi saya masih meraba raba memek Ayu.
"Ayu enak banget yang tadi, kakak puas Yu" kataku
"Enak yah kak, Ayu juga enak kok, sekarang main yang beneran yah kak" Ayu memintaku.
"Iya deh" sahutku
"Sekarang Ayu kulum dulu milik kakak, terus Ayu hadap kakak, nanti Ayu kakak gendong bila kakak udah siap" saya mengajari.
"Gimana kak?" tanya Ayu
"Ini masukin kemulut Ayu terus dikulum menyerupai ngulum permen itu lho" saya menyodorkan batang pelirku.
"Ini.. mhh" Ayu mulai ngemut batang pelirku.
"Akhh.. mhh Ayuu enhhakhh.." desahku keenakkan.
"terushh.."kataku.
"Udah Yu sekarang Ayu naik kepaha kakak yah nanti bila sakit tahan dikit yah" kataku sambil memangku Ayu.
Ayu terus naik kepangkuanku sementara saya menempatkan batang penisku sempurna pada lubang memek Ayu.
"Tahan yah sayang" kataku sambil melumat bibir Ayu supaya tidak menjerit.
Lalu..blesh kepala penisku memasuki memek Ayu. Saat itu Ayu pribadi menjerit kecil.
"Akhh Kak perih"jerit Ayu.
"Tahan dikit yah sayang" kataku sambil menekan penisku lebih dalam.
"Mhh kak"Ayu merintih sambil memegang tanganku. Saat penisku sudah ? masuk, saya menggoyangkan pinggulku pelan pelan hingga Ayu naik turun dan lama lama rintihan Ayu bermetamorfosis desahan.
"Kak enak terrushh" katanya
Tanpa disadari Ayu saya menekan besar lengan berkuasa kuat pinggul Ayu kebawah sehingga kemaluanku masuk semua menerobos selaput dara milik Ayu.
"Ssakithh.. Kakhh" Ayu berteriak lalu menggigit bibir.
"Sabar sayang nanti juga hilang sakitnya berganti nikmathh" kataku bercampur desah. Saat Ayu hening kembali saya mengayun pantatku dari pelan naik turun hingga Ayu menyerupai naik kuda semakin lama semakin keras.
"Kak enak terrushh kak" desah Ayu.
"Mhh..nikmatt Yuu, memek Ayu enakhh" kataku
Aku menyetubuhi Ayu sambil berselonjor kaki, terus Ayu kuhentak hentakkan keatas dengan pahaku. Walau saya lelah tetapi kami menerima kenikmatan yang gres kami peroleh.
Hingga Ayu memelukku erat erat tanda Ayu telah klimaks.
"Kakhh Ayu pipis" jerit Ayu
"Iya kakak juga kita bersama sama pipis yah" sahutku. Saat itu saya tidak tahan lagi lalu membalik dan menindih tubuh Ayu lalu menggenjot keras keras memeknya.
"Kakakhh Udah Ayu nggak tahhaanhh" Ayu menjerit
Hingga akhirnya..
"Kakhh" Ayu menjerit. "Akh..nikmatthh" desahku ketika ejakulasi dan kami saling memeluk erat erat. Aku menembakan maniku yang kedua kali selama 5 tembakan tanpa melepas kontolku dari dalam memek Ayu dan Ayu mengguyur kontolku dengan air maninya selama 4 tembakan.
Hari jadian kami diawali dengan percintaan yang gres kami rasakan. Tak sadar kami dihampiri oleh tante Nana yang sudah semenjak tadi mengintip. Tante Nana pribadi mengajak kami main di kamarnya sebab tadi belum puas sebab permainannya denganku terhenti.
"Yusha kemana tante?" tanyaku
"mereka pergi kok jangan takut" jawab tante Nana. Ayu dan saya menuju kekamar tante Nana tanpa memakai kembali pakaian kami. Saat hingga dikamar tante Nana yang terang ternyata Tante Nana sudah tidak pakai tanktop lagi melainkan memakai rok saja sebagai penutup tubuhnya. Rok itu hanya bisa menutupi susu sama memeknya saja tetapi paha atas hingga pangkal paha terlihat jelas.
"Kak tante Nana sexy yah kak" ucap Ayu polos.
"Iyah.." saya menjawab sambil mendesah
Tak tabah saya pribadi melepas kaosku hingga bugil sebab celanaku ditinggal di serambi rumah tante Nana. Ayu melepas rok kecil yang masih menghalangi memeknya sehingga tubuh mulus anak SD-nya kelihatan semua. Aku pribadi mendekati tante Nana. Tanganku meraih ikatan rok tante Nana lalu melepasnya. Aku pribadi menetek susu tante Nana tanpa diperintah.
"Tante enak nggak" tanya Ayu
"Ahh..enakhh banget Ayu sayang, Ayu jilatin dong memek tante" tante menuntun kepala Ayu kememeknya.
"Nah terus Yu yang dalem..ahh masukin pengecap kau dong..terushh.." tante Nana mendesah desah.
Merasa sudah pernah saya ajari, Ayu pribadi menjilat jilat menyerupai menjilat es krim hutan dan memek tante Nana. Dan tangan tante Nana memegang kemaluanku lalu mengocoknya naik turun.
"Akhh..terus ayoo..miahh.." desahnya tak teratur.
Lalu tiba tiba tante Nana menyuruh kami berhenti.
"Krish kau tiduran aja sayang biar tante masukin kontol kamu, tante udah nggak besar lengan berkuasa sayang" katanya tak sabar. Lalu saya tidur terus tante Nana naik keatas tubuhku sambil menduduki penisku otomatis penis tegangku masuk perlahan lahan hingga masuk semua.
"Akhh..Krish kontolmu kok besar banget sih tante sakithh tapi enak kok Krishh.." erangnya kenikmatan.
"Tante masukin terus kontol Krishna biar tante enak" jawabku menunggu kontolku masuk semua.
Sementara itu Ayu melihat dari samping sambil mengeluar masukkan jarinya didalam memeknya. Dia terangsang sekali ketika itu. Saat itu memek tante Nana masuk semua lalu beliau menggenjot pinggulnya bagai kesetanan.
"Ahh..tante terushh.. mhh" desahku kenikmatan.
'cleepp..plek plek cleep..plek" bunyi beradunya kemaluan kami.
"Akhh..kontol anak anak memang nikhhmathh.." teriak tante Nana tidak sadar.
"Tante, Krishna mau diatas, tante pindah turun dong" pintaku pada tante Nana.
Lalu tante Nana turun tanpa melepas kontolku dari memeknya. Aku pribadi menggenjot kontolku sedang tante Nana menggoyangkan pinggulnya kekiri dan kekanan bagai tari striptease.
Kami mengejar puncak kami hingga seperempat jam dan Ayu masturbasi hingga ia pun mencapai puncaknya.
"Krishna, tanhh..te hingga nihh.." erang tante Nana.
"Sleph..slep..slep" Aku mempercepat gerakanku supaya tante Nana cepat mencapai ejakulasinya..lalu..
"Akhh..mhh" terasa kontolku berair dan hangat dibanjiri air mani tante Nana tanda tante Nana telah sampai. Aku lalu mencabut penisku yang masih tegang dan berair terus menghampiri Ayu.
"Ayu main lagi yuk sayang, Kak Krishna mau gantian sama Ayu"kataku memeluk Ayu.
"Iya kak"jawab Ayu.
Lalu saya mendekati memek Ayu yang kelihatan berair dan sedikit berdarah tanda perawannya telah hilang.
"Yu, punya Ayu berdarah yah?" tanyaku
"Sakit tidak?" tanyaku lagi
"Sedikit kak, makanya yang pelan yah kak" kata Ayu.
"Iya sayang" kataku lalu saya menjilat memek Ayu hingga cairan mani Ayu habis dan berganti oli kenikmatan Ayu.
"Sekarang masukin lagi yah kontol kakak ke memek Ayu yah sayang" kataku.
"Iya Kak pelan pelan yah" jawab Ayu.
"Kita kekursi itu yah lalu Ayu kakak pangku lagi tapi yang naik turun Ayu yah" saya mengajari lagi.
"Krishna bila kau udah mau hingga bilang tante yah ntar pejumu masukin aja ke memek tante biar tante mencicipi siraman pejumu Krish, tante disini mau nonton ngentot kalian" tante Nana memesan pejuku menyerupai memesan Es jus.
"Iya tante"jawabku singkat.
Lalu saya duduk dan memangku Ayu.
"Yu, ayo dong kau naik turun" kataku ketika kontolku sudah masuk setengahnya. Lalu menurunkan Ayu pelan pelan takut Ayu kesakitan lagi. Ayu pun tidak kesakitan menyerupai tadi dan mulai menaik turunkan pantatnya pelan pelan lama kelamaan mulai cepat menyerupai orang naik kuda.
"Akhh..Ayu kakak sayanghh.. Ayuu..terushh sayang nikmat sekallii.."desahku.
"Kak Nikhhmathh Ayu mau dong kapan kapan, kita mainhh lagi yah kakkhh" desah Ayu ketagihan.
"Yahh sayanghh.." jawabku. Kami tak berhenti hingga akhirnya..
Aku berteriak kepada tante Nana bila saya sudah akan klimaks.
"Ah..tante Krishna mau hingga tante kita gantian yuk" teriakku.
"Iya, tunggu tante" tante Nana buru buru mendekatiku. Ayu diturunkan dan tante naik menggantikan Ayu lalu menggenjot memeknya besar lengan berkuasa kuat supaya saya cepet sampai. Aku memasukan dua jariku kedalam memek Ayu supaya Ayu juga mencicipi kenikmatanya yang tertunda. Hingga akhirnya..
"Achh tante Krishna hingga nih" teriakku ketika air pejuku mau keluar.
"Semprotin terus dalam memek tante sayang, semua ayo.." kata tante Nana menyambut pejuku.
"crot.. crot.. crot.. crot.. crot" empat kali pejuku menyemprot membasahi memek tante Nana yang sempit dan..
"Kak jangan keras kerashh..kakhh sakiithh.." ketika tak sadar saya mengocok memek Ayu terlalu keras.
"Kakhh Ayu pipishh" kata Ayu ketika sampai.
"Serr.. serr.. serr.. serr" air maninya menyembur nyembur membasahi tanganku.
Tante Nana turun ketika beberapa ketika membisu di pangkuanku membiarkan kontolku mengecil sendiri lalu saya menjilat memek Ayu hingga bersih dan menjilat memek tante Nana membersihkannya juga menjilat semua air mani Ayu yang ada ditangannya.
"Krishna tante puas sekali, terima kasih yah tapi kau besok harus kemari dan kita main menyerupai ini lagi yah" katanya.
"Ayu boleh ikutan tante?" Ayu menyahut
"Iya deh sayang tapi Ayu dilarang pakai celana dalam dan memakai kaos dalam hanya boleh pakai daster saluran rok aja yah sayang" jawabku.
"Terserah kau deh Krish, tante capek nih mau tidur" kata tante Nana.
"Ya sudah tante kami mau pulang dulu, hingga besok tante" kataku.
"Sampai besok tante" kata Ayu.
"Bye semua" kata tante Nana lalu mengantar kami hingga keserambi depan rumah mengambil dan mengenakan pakaian kami.
Saat hingga diluar rumah dan berjalan pulang bersama Ayu saya mengajari bermasturbasi yang nikmat. Aku mengajari bila tak ada saya Ayu bisa mengeluar masukkan tiga jarinya didalam memeknya sambil meremas remas susunya dan memelintir putingnya hingga beliau puas dan mengeluarkan air maninya, tapi harus didalam kamarnya dan tidak mengajak siapapun juga.
End by Kumpulan Cerita Sex Bergambar - Cerita Dewasa, Cerita Mesum, ABG Bugil, Cerita Ngentot Tante, Kisah Janda Hot dan Cerita Seks Terbaru 2017. Sumber http://www.ceritasex2017.com/
![]() |
| Pengalaman Ngentot Cewek Siswi ABG SMA |
Saat itu saya sudah siap dengan dandanan rapi untuk pergi kerumah temanku Yusha. Di rumah Yusha saya disambut oleh adik adik Yusha yang kecil kecil. Saat itu Yusha keluar sehabis ngasih makan ayam kesayangannya. Aku pribadi diperkenalkan dengan seorang adiknya, cewek imut dan cantik berjulukan Ayu. Aku, Yusha dan adik Yusha yang lain lalu bermain di serambi samping rumah Yusha. Saat itu saya memang tidak ada perasaan apapun terhadap Ayu tapi lama kelamaan..
Besoknya lagi saya tak bosan bosan kerumah Yusha. Aku pribadi nyariin Ayu. Sejak ketika itu terbit impian dihatiku untuk menerima hati Ayu. Suatu ketika saya lagi sakit, badanku lemas, kepala sakit. Semua itu dikarenakan sehabis Fashion Show di Semarang tapi ini justru menjadi awal dari segalanya. Kesibukanku sebagai model memang menuntut tenaga yang lumayan besar. Fashion Show dengan kendaraan beroda empat bersama sahabat temanku satu agency hingga harus berjongkok ria di dalam kendaraan beroda empat sedan merelakan tempatku dipakai temenku yang cewek. Saat pulang saya banyak kehilangan tenaga hingga malamnya saya pribadi tertidur pulas banget.
Paginya saya menelepon Yusha dan bilang bila saya nggak masuk sekolah dan titip izin kepada wali kelasnya tak lupa pula saya kirim salam kepada Ayu yang membuat hatiku berbunga bunga indah. Saat suatu senja di malam Minggu dirumah Yusha, Ayu menungguku. Waktu saya menemui Ayu di serambi samping rumah Yusha, Ayu menangis dan berkata kenapa saya tak menemuinya dan rindu berat sama aku. Saat saya dan Ayu memasuki rumah Yusha Kami disambut oleh mama Yusha yang berjulukan tante Nana yang super sexy.
Saat itu mama Yusha memakai tanktop saluran rok ketat sebatas paha atas berwarna pink transparan membuat lekuk lekuk tubuh wanita cukup umur kelihatan terang walau agak transparan. Dalam posisi duduk yang miring sambil menyilangkan sepasang pahanya sehingga tak mustahil akan memperlihatkan pemandangan cantik itu dan memaksa mata nakalku singgah berkali kali di paha mulusnya.
Saat itu posisi duduk tante Nana berubah dari menyilang hingga kini setengah bersila dengan kaki kiri kebawah terus kaki kanan menyilang lurus kesamping malah menambah posisi roknya semakin naik sehingga paha episode dalam terlihat samar samar. Ternyata tante Nana memakai celana dalam yang minim banget.Celana dalam model G-string berwarna putih transparan berukuran kecil dengan tali pengikat di samping pinggangnya menampakkan kemulusan episode dalam pangkal paha serta bulu halus hitam lebat membuat mata nakalku tambah jelalatan. Tante Nana memintaku untuk membantunya memperbaiki lampu kamarnya yang terputus.
Saat di dalam kamar suasana begitu gelap sebab tak ada penerangan. Tanganku meraba raba mencari dingklik untuk memanjat sebab letak bohlamnya diatas. Tak sengaja tanganku menyentuh benda lunak yang begitu indah. Ternyata yang kuraba tadi gundukan dada tante Nana yang tak tertutup apapun selain kain tipis tanktop itu. Tante Nana melarangku untuk beralih malah meletakkan tanganku di payudaranya. Saat itu tanganku tak beralih malah tambah berani dengan meremas-remas lembut bukit itu. Remasanku bertambah berani ketika saya mendengar desahan desahan halus tante Nana.
"Ahh..Kriishh terruss.. enaak sekalii.."desahnya mengundang birahi. Tangan tante Nana tidak tinggal diam. Tangannya meraba raba punggung terus turun hingga hingga kepangkal pahaku. Disana beliau menemukan sebentuk keperkasaan milikku yang sudah tegang dari tadi.
"Agh..tante..mhh"aku tak dapat berkata apa apa sehingga tak sadar saya menurunkan tali pengikat tanktop di pundak tante Nana dan terus meremas bukit cantik yang kelihatan masih kencang itu. Saat itu tante Nana sudah tidak peduli lagi siapa saya dan siapa dirinya. Dia pribadi turun melepas remasanku untuk mencari kait celanaku dan kebetulan saya memakai celana model training sehingga memudahkan tante Nana melepaskan celanaku. Terlihatlah celana dalamku yang berwarna biru tua. Celana itu sangatlah kecil hingga tak bisa menutupi semua senjataku sehingga nampaklah mengintip batang milikku yang tegang itu.
Tangan tante Nana pribadi merampas lepas celana kecil itu kebawah hingga terlihatlah kerasnya kejantananku yang tegang sepenuhnya mengacung keras menampar pipi tante Nana.
"Oh..Krish besar dan cantik tante ingin sekali memilikinya" kata tante penuh nafsu sambil tangannya memegang penisku.
"Ahh.. tante milikilah dan lakukan sesuka tante sekarang" kataku.
Tangan tante Nana pribadi memegang dan bahkan memasukannya kedalam mulutnya. Tante Nana pribadi mengulum dan meremas sambil sesekali menggerakkan naik turun perlahan lahan batangku membuatku tak henti hentinya mendesah sambil sesekali tanganku meremas-remas payudara tante Nana.
"Aghh..tante teerruuss.. mhh" kataku menahan supaya tidak hingga suaraku terdengar hingga depan. Hisapan, remasan dan kocokan tante Nana bertambah ganas seiring remasan di dadanya yang bertambah keras. Sampai suatu ketika saya menjerit menahan desah sebab saya sudah mencapai klimaks dari permainan tante Nana.
"Aghh..tante sudah, Krish keluaarhh nihh.."jeritku tertahan.
"Crot..crot..crot.."3 kali saya menembakkan spermaku di dalam lisan tante Nana dan tante Nana menelannya hingga bersih. Lalu tante Nana menghentikan kegiatannya pada batang milikku dan menjilati ujung kepala penisku. Saat tante Nana ingin melanjutkan permainannya, saya segera tersadar bila kami meninggalkan anak-anaknya terlalu lama.
"Udah tante, Krishna kesepakatan akan menyenangkan tante asal tante tetap memakai pakaian yang sexy menyerupai ini bila ada saya", janjiku.
"Ya udah deh, tapi kau harus kesepakatan lho" sahut tante Nana.
"Tante mana nih bohlamnya" saya meminta bohlam yang akan dibetulkan.
"Oh ini", kata tante Nana sambil menawarkan bohlam itu. Saat itu tanktop tante Nana belum dibetulkan posisinya sehingga masih nampak bukit indahnya.
Saat selesai memperbaiki lampu kamar tante Nana, saya pribadi memakai kembali celana dan celana dalamku setelah kami berciuman tanda terima kasih tante Nana sebab saya telah memuaskannya. Waktu itu saya yang berjiwa muda melumat habis lisan mungil tante Nana sehingga tante Nana kembali terangsang.
"Udah Krish, katanya udah ntar tante terangsang lagi lho", katanya sambil melepas ciumanku.
"Maaf, tante terlalu nafsu, kapan kapan dilanjutin lagi dech", kataku sambil menenangkan diri.
"Ok deh Krish" jawab tante Nana.
Lalu kami keluar. Saat kami hingga di ruang tamu Yusha dan adik adiknya sudah didepan main bersama sama. Aku pribadi mengajak Ayu ke serambi samping rumah untuk sekalian menggarap Ayu.
"Aaahh.., erangku keenakan milikku diremas Ayu sehingga tak sadar tanganku memasukan tangan Ayu kedalam celanaku.
"Yuu..kocok milik kakak yuu.. yanghh kerasshh yah.. mhh" kataku sudah terangsang berat. Saat itu Ayu berkata
"Kak celananya mengganggu".
Langsung saya menurunkan celana beserta celana dalamnya sekalian.
"Ayo Yu kocok cepat" kataku tak sabar. Buru buru Ayu mengocok batangku yang gede berukuran panjang 18cm dan berdiameter 5 cm itu. Suasana serambi rumah Yusha memang mendukung untuk melaksanakan semua itu maka kami tidak takut akan tertangkap tangan oleh tetangga yang lain. Aku yang sudah terangsang berat pribadi meraba raba dada Ayu yang sudah mulai tumbuh payudara walau yang masih terbungkus kaos tipis Ayu.
"Achh..kak, geli kaakkhh" Ayu mencicipi kenikmatan yang belum beliau dapatkan sebelumnya. Tanganku pribadi melepas kaos Ayu sekalian kaos singletnya hingga nampak olehku susu cantik dengan puting kecil berwarna merah jambu yang gres muncul terus meremas remasnya.
"Ayu tetekmu cantik sekali" kataku senang
"Kakak netek yah" sambungku tanpa menunggu persetujuan Ayu pribadi menyodorkan payudara imut miliknya.
"Ahh.. kakak enakhh banget kak, Ayu sayang kakak" kata Ayu meracau.
Tanganku yang bebas pribadi menuju ke rok Ayu yang sebatas atas paha itu terus meraba raba pahanya. Tanganku terus meraba kian kedalam hingga tersentuh olehku celana dalam Ayu yang sudah berair oleh cairan kenikmatannya. Tak tabah tanganku pun menurunkan celana dalam Ayu hingga hingga mata kaki.
"Ayu lepas dong sayang" kataku. Saat itu Ayu memang menolak tetapi saya membujuk sambil mengulum puting susunya hingga Ayu balasannya mau juga dilepas celana dalamnya. Setelah terlepas tanganku meraba raba bibir memek Ayu yang berair sambil sesekali menusuk nusuk liang surga miliknya.
"Yu kau cantik" kataku
"Mhh..terusshh kakhh.." desah Ayu
"Iya Yuu.. kocok terus kontol kakak hingga keluar air maninya sayang" kataku
"Keadaan terus berlanjut hingga balasannya saya berteriak waktu saya mencapai klimaksku. 5 kali tembakan spermaku mengenai rok Ayu. Ayu rebah dipangkuanku tapi saya masih meraba raba memek Ayu.
"Ayu enak banget yang tadi, kakak puas Yu" kataku
"Enak yah kak, Ayu juga enak kok, sekarang main yang beneran yah kak" Ayu memintaku.
"Iya deh" sahutku
"Sekarang Ayu kulum dulu milik kakak, terus Ayu hadap kakak, nanti Ayu kakak gendong bila kakak udah siap" saya mengajari.
"Gimana kak?" tanya Ayu
"Ini masukin kemulut Ayu terus dikulum menyerupai ngulum permen itu lho" saya menyodorkan batang pelirku.
"Ini.. mhh" Ayu mulai ngemut batang pelirku.
"Akhh.. mhh Ayuu enhhakhh.." desahku keenakkan.
"terushh.."kataku.
"Udah Yu sekarang Ayu naik kepaha kakak yah nanti bila sakit tahan dikit yah" kataku sambil memangku Ayu.
Ayu terus naik kepangkuanku sementara saya menempatkan batang penisku sempurna pada lubang memek Ayu.
"Tahan yah sayang" kataku sambil melumat bibir Ayu supaya tidak menjerit.
Lalu..blesh kepala penisku memasuki memek Ayu. Saat itu Ayu pribadi menjerit kecil.
"Akhh Kak perih"jerit Ayu.
"Tahan dikit yah sayang" kataku sambil menekan penisku lebih dalam.
"Mhh kak"Ayu merintih sambil memegang tanganku. Saat penisku sudah ? masuk, saya menggoyangkan pinggulku pelan pelan hingga Ayu naik turun dan lama lama rintihan Ayu bermetamorfosis desahan.
"Kak enak terrushh" katanya
Tanpa disadari Ayu saya menekan besar lengan berkuasa kuat pinggul Ayu kebawah sehingga kemaluanku masuk semua menerobos selaput dara milik Ayu.
"Ssakithh.. Kakhh" Ayu berteriak lalu menggigit bibir.
"Sabar sayang nanti juga hilang sakitnya berganti nikmathh" kataku bercampur desah. Saat Ayu hening kembali saya mengayun pantatku dari pelan naik turun hingga Ayu menyerupai naik kuda semakin lama semakin keras.
"Kak enak terrushh kak" desah Ayu.
"Mhh..nikmatt Yuu, memek Ayu enakhh" kataku
Aku menyetubuhi Ayu sambil berselonjor kaki, terus Ayu kuhentak hentakkan keatas dengan pahaku. Walau saya lelah tetapi kami menerima kenikmatan yang gres kami peroleh.
Hingga Ayu memelukku erat erat tanda Ayu telah klimaks.
"Kakhh Ayu pipis" jerit Ayu
"Iya kakak juga kita bersama sama pipis yah" sahutku. Saat itu saya tidak tahan lagi lalu membalik dan menindih tubuh Ayu lalu menggenjot keras keras memeknya.
"Kakakhh Udah Ayu nggak tahhaanhh" Ayu menjerit
Hingga akhirnya..
"Kakhh" Ayu menjerit. "Akh..nikmatthh" desahku ketika ejakulasi dan kami saling memeluk erat erat. Aku menembakan maniku yang kedua kali selama 5 tembakan tanpa melepas kontolku dari dalam memek Ayu dan Ayu mengguyur kontolku dengan air maninya selama 4 tembakan.
Hari jadian kami diawali dengan percintaan yang gres kami rasakan. Tak sadar kami dihampiri oleh tante Nana yang sudah semenjak tadi mengintip. Tante Nana pribadi mengajak kami main di kamarnya sebab tadi belum puas sebab permainannya denganku terhenti.
"Yusha kemana tante?" tanyaku
"mereka pergi kok jangan takut" jawab tante Nana. Ayu dan saya menuju kekamar tante Nana tanpa memakai kembali pakaian kami. Saat hingga dikamar tante Nana yang terang ternyata Tante Nana sudah tidak pakai tanktop lagi melainkan memakai rok saja sebagai penutup tubuhnya. Rok itu hanya bisa menutupi susu sama memeknya saja tetapi paha atas hingga pangkal paha terlihat jelas.
"Kak tante Nana sexy yah kak" ucap Ayu polos.
"Iyah.." saya menjawab sambil mendesah
Tak tabah saya pribadi melepas kaosku hingga bugil sebab celanaku ditinggal di serambi rumah tante Nana. Ayu melepas rok kecil yang masih menghalangi memeknya sehingga tubuh mulus anak SD-nya kelihatan semua. Aku pribadi mendekati tante Nana. Tanganku meraih ikatan rok tante Nana lalu melepasnya. Aku pribadi menetek susu tante Nana tanpa diperintah.
"Tante enak nggak" tanya Ayu
"Ahh..enakhh banget Ayu sayang, Ayu jilatin dong memek tante" tante menuntun kepala Ayu kememeknya.
"Nah terus Yu yang dalem..ahh masukin pengecap kau dong..terushh.." tante Nana mendesah desah.
Merasa sudah pernah saya ajari, Ayu pribadi menjilat jilat menyerupai menjilat es krim hutan dan memek tante Nana. Dan tangan tante Nana memegang kemaluanku lalu mengocoknya naik turun.
"Akhh..terus ayoo..miahh.." desahnya tak teratur.
Lalu tiba tiba tante Nana menyuruh kami berhenti.
"Krish kau tiduran aja sayang biar tante masukin kontol kamu, tante udah nggak besar lengan berkuasa sayang" katanya tak sabar. Lalu saya tidur terus tante Nana naik keatas tubuhku sambil menduduki penisku otomatis penis tegangku masuk perlahan lahan hingga masuk semua.
"Akhh..Krish kontolmu kok besar banget sih tante sakithh tapi enak kok Krishh.." erangnya kenikmatan.
"Tante masukin terus kontol Krishna biar tante enak" jawabku menunggu kontolku masuk semua.
Sementara itu Ayu melihat dari samping sambil mengeluar masukkan jarinya didalam memeknya. Dia terangsang sekali ketika itu. Saat itu memek tante Nana masuk semua lalu beliau menggenjot pinggulnya bagai kesetanan.
"Ahh..tante terushh.. mhh" desahku kenikmatan.
'cleepp..plek plek cleep..plek" bunyi beradunya kemaluan kami.
"Akhh..kontol anak anak memang nikhhmathh.." teriak tante Nana tidak sadar.
"Tante, Krishna mau diatas, tante pindah turun dong" pintaku pada tante Nana.
Lalu tante Nana turun tanpa melepas kontolku dari memeknya. Aku pribadi menggenjot kontolku sedang tante Nana menggoyangkan pinggulnya kekiri dan kekanan bagai tari striptease.
Kami mengejar puncak kami hingga seperempat jam dan Ayu masturbasi hingga ia pun mencapai puncaknya.
"Krishna, tanhh..te hingga nihh.." erang tante Nana.
"Sleph..slep..slep" Aku mempercepat gerakanku supaya tante Nana cepat mencapai ejakulasinya..lalu..
"Akhh..mhh" terasa kontolku berair dan hangat dibanjiri air mani tante Nana tanda tante Nana telah sampai. Aku lalu mencabut penisku yang masih tegang dan berair terus menghampiri Ayu.
"Ayu main lagi yuk sayang, Kak Krishna mau gantian sama Ayu"kataku memeluk Ayu.
"Iya kak"jawab Ayu.
Lalu saya mendekati memek Ayu yang kelihatan berair dan sedikit berdarah tanda perawannya telah hilang.
"Yu, punya Ayu berdarah yah?" tanyaku
"Sakit tidak?" tanyaku lagi
"Sedikit kak, makanya yang pelan yah kak" kata Ayu.
"Iya sayang" kataku lalu saya menjilat memek Ayu hingga cairan mani Ayu habis dan berganti oli kenikmatan Ayu.
"Sekarang masukin lagi yah kontol kakak ke memek Ayu yah sayang" kataku.
"Iya Kak pelan pelan yah" jawab Ayu.
"Kita kekursi itu yah lalu Ayu kakak pangku lagi tapi yang naik turun Ayu yah" saya mengajari lagi.
"Krishna bila kau udah mau hingga bilang tante yah ntar pejumu masukin aja ke memek tante biar tante mencicipi siraman pejumu Krish, tante disini mau nonton ngentot kalian" tante Nana memesan pejuku menyerupai memesan Es jus.
"Iya tante"jawabku singkat.
Lalu saya duduk dan memangku Ayu.
"Yu, ayo dong kau naik turun" kataku ketika kontolku sudah masuk setengahnya. Lalu menurunkan Ayu pelan pelan takut Ayu kesakitan lagi. Ayu pun tidak kesakitan menyerupai tadi dan mulai menaik turunkan pantatnya pelan pelan lama kelamaan mulai cepat menyerupai orang naik kuda.
"Akhh..Ayu kakak sayanghh.. Ayuu..terushh sayang nikmat sekallii.."desahku.
"Kak Nikhhmathh Ayu mau dong kapan kapan, kita mainhh lagi yah kakkhh" desah Ayu ketagihan.
"Yahh sayanghh.." jawabku. Kami tak berhenti hingga akhirnya..
Aku berteriak kepada tante Nana bila saya sudah akan klimaks.
"Ah..tante Krishna mau hingga tante kita gantian yuk" teriakku.
"Iya, tunggu tante" tante Nana buru buru mendekatiku. Ayu diturunkan dan tante naik menggantikan Ayu lalu menggenjot memeknya besar lengan berkuasa kuat supaya saya cepet sampai. Aku memasukan dua jariku kedalam memek Ayu supaya Ayu juga mencicipi kenikmatanya yang tertunda. Hingga akhirnya..
"Achh tante Krishna hingga nih" teriakku ketika air pejuku mau keluar.
"Semprotin terus dalam memek tante sayang, semua ayo.." kata tante Nana menyambut pejuku.
"crot.. crot.. crot.. crot.. crot" empat kali pejuku menyemprot membasahi memek tante Nana yang sempit dan..
"Kak jangan keras kerashh..kakhh sakiithh.." ketika tak sadar saya mengocok memek Ayu terlalu keras.
"Kakhh Ayu pipishh" kata Ayu ketika sampai.
"Serr.. serr.. serr.. serr" air maninya menyembur nyembur membasahi tanganku.
Tante Nana turun ketika beberapa ketika membisu di pangkuanku membiarkan kontolku mengecil sendiri lalu saya menjilat memek Ayu hingga bersih dan menjilat memek tante Nana membersihkannya juga menjilat semua air mani Ayu yang ada ditangannya.
"Krishna tante puas sekali, terima kasih yah tapi kau besok harus kemari dan kita main menyerupai ini lagi yah" katanya.
"Ayu boleh ikutan tante?" Ayu menyahut
"Iya deh sayang tapi Ayu dilarang pakai celana dalam dan memakai kaos dalam hanya boleh pakai daster saluran rok aja yah sayang" jawabku.
"Terserah kau deh Krish, tante capek nih mau tidur" kata tante Nana.
"Ya sudah tante kami mau pulang dulu, hingga besok tante" kataku.
"Sampai besok tante" kata Ayu.
"Bye semua" kata tante Nana lalu mengantar kami hingga keserambi depan rumah mengambil dan mengenakan pakaian kami.
Saat hingga diluar rumah dan berjalan pulang bersama Ayu saya mengajari bermasturbasi yang nikmat. Aku mengajari bila tak ada saya Ayu bisa mengeluar masukkan tiga jarinya didalam memeknya sambil meremas remas susunya dan memelintir putingnya hingga beliau puas dan mengeluarkan air maninya, tapi harus didalam kamarnya dan tidak mengajak siapapun juga.
End by Kumpulan Cerita Sex Bergambar - Cerita Dewasa, Cerita Mesum, ABG Bugil, Cerita Ngentot Tante, Kisah Janda Hot dan Cerita Seks Terbaru 2017. Sumber http://www.ceritasex2017.com/

0 Komentar