Ely sekolah di salah satu sekolah smu negeri di Banjarmasin. Kecantikannya menarik hati sekali sehingga Bisa dibilang ely yaitu salah satu primadonnya sekolah itu?
Aku pertama kali mengenal ely melalui sms,pada ketika itu ely yang mengajakku berkenalan terlebih dahulu!
“hai… boleh kenalan ga”, sapanya dengan percaya diri.
“bleh…ne siapa yach?”, jawab ku.
“aku ely! temannya azhari, ne atta kan?
(Azhari yaitu anaknya tanteku yang ternyata sobat satu sekolahnya Ely)
“iya betul…,oowwwhh kau temannya azhari?”,jawab ku.
“lagi ngapain nech?? tanya Ely sedikit basa-basi.”
“lagi mencari nafkah”,jawabku sedikit bercanda.
Akhirnya kami ber_sms’an sepanjang malam hingga pulsa nya habis.
Besoknya sekitar jam 5 sore Ely mampir ke Ponsel milikku…,Ely berbadan sexy sekali pada ketika itu dengan tinggi 160cm,kulit putih dan ukuran dada 32A bisa dibilang tidak mengecewakan untuk ukuran cukup umur yang gres berumur 15 taon..,ingin sekali saya mencicipi setiap bab tubuhnya.
kami ngobrol panjang lebar hingga jam 6 sore..,tak terasa hari mulai gelap Ely pun pamit mo pulang ke rumah.
Besoknya sekitar jam 5 pagi HP ku berdering…,siapa sich pagi2 gini yang nelpon?”tanyaku sedikit kesal.
setelah ku angkat telp nya terdengar bunyi cewe yang sangat lembut..
“siapa nech?”,tanyaku sambil mencoba membuka mata.
“ini saya Ely”,sory yuch ganggu pagi2 gini?”jawabnya.
“ooowwh ga pa2.,knp ly?”,tanyaku.
“aku boleh ga mangkir sekolah ke ponsel kakak?”,tanya nya.
“boleh”,jam brp mau ke ponsel ku?”,tanyaku balik.
“skitar jam 8″,jawabnya.
“oke.,ku tunggu yuch?”,jawab ku.
“oke kak..,makasih ya sebelumnya?”,jawabnya.
setelah Ely menutup telp nya, saya pribadi berdiri dari daerah tidurku menuju kamar mandi berkemas-kemas untuk menyambut kedatangan nya. selesai mandi saya menuju ke depan rumah ku untuk membuka ponsel.., Tak usang sehabis saya membuka ponsel ely dengan masih berseragam sekolah tiba sendirian pake motor supra x nya.
setelah memarkir motor nya di depan ponsel ku..,ely menghampiriku dan duduk di depan ponsel ku dengan helm masih menempel di kepala nya sementara saya duduk di dalam ponsel.
setelah kami sedikit mengobrol ely menanyakan…,
“kak saya boleh ga duduk didalam..,aku takut keliatan guruku kalau-kalau mereka lewat jln ini?”,tanya nya.
“boleh..,jawabku.
setelah ku persilahkan masuk ely pribadi duduk di bawah.,mungkin beliau takut tertangkap tangan klo duduk di atas bersamaku.
Aku membuka pembicaraan terlebih dahulu.
“ely knp mangkir sekolah?”,tanyaku.
“iya nech lagi ada duduk perkara dengan pacar ku”,jawabnya.
“ooowwhh..,sudah punya cwo toh?”,tanyaku bercanda.
Dan kami pun asik ngobrol panjang sambil ketawa-ketawa kecil,,tak di sangka-sangka turun hujan yang sangat lebat di pagi yang memang sudah mendung itu.,saking lebatnya air hujan pun masuk ke dalam ponsel ku.Bergegas saya menutup rollingdoor biar di dalam ponsel ku tidak dimasuki air.
Akhirnya kami berduaan di dalam ponsel ku..,dan kami melanjutkan dialog yang tadi sempat terputus.
“ely mau mendengar lagu mp3 ga?”,tanyaku basa-basi.
“boleh kak?”,jawabnya.
aku keluarkan laptop ku yg berada di bawah etalase ponsel ku,trus ku mainkan lagu yang d requestnya.
stelah usang saya duduk bersampingan dengan Ely entah setan apa yang merasuk kedalam pikiranku.
“Ely pernah nonton film bokep ga?”,tanyaku
“belum?”,jawabnya
“mo ga nonton”tanyaku lagi.
“ga ah malu”katanya.
“kenapa malu,khan kita cuma berdua?”,rayuku.
“eeemmm.. boleh dech.katanya dengan sedikit terpaksa.
setelah mendengar Ely berkata ‘ya’ pribadi ku mainkan film terlaris sepanjang kurun ini,yaitu film bokep.
beberapa ketika kami asyik menonton film ku liat Ely ibarat keliatan gelisah.,nafasnya mulai tidak teratur dan pandangannya tak sedikitpun berpaling dari layar laptop ku yang berukuran 12 inci.”Mungkin Ely mulai terangsang?”pikirku dalam hati”,.
melihat kesempatan emas ini saya sudah tidak tahan lagi.
Aku memeluk gadis itu dari belakang
“kamu ingin begituan gak?”,bisikku di telinganya.
“jangan kak”,katanya tapi tak berusaha mengurai tanganku yang melingkari lehernya.
kucium sekilas lehernya.Dia menggelinjang.
“Mau gak begituan sama ku?kamu belum pernah kan?enak lo..”
“tapi..tapi..,ah jangan kak.”Dia menggeliat berusaha lepas dari belitanku.Namun saya tak peduli.Tanganku segera meremas dadanya.Dia mengeluh dan hendak memberontak.
“Tenang..,tenang..,ga sakit kok.aku sudah pengalaman..,”
Tak puas hanya meremas, semenit kemudian sambil tetap meremas-remas, Aku menghisap puting susu yang berwarna merah muda kecoklatan itu, bergantian kiri dan kanan.
“Oh.. Kak.. Kak..! Enak se.. ka.. li.. oh..!” desah Ely yang memperabukan gairahku. Jilatanku turun ke perut dan pusar, kemudian turun terus hingga ke gundukan kecil milik Ely yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang masih sedikit.
“Ah.. Geli sekali, Kak.. Oh.. nikmat..!” desah Ely waktu Aku jilat vaginanya yang mulai mengeras alasannya yaitu rangsangan mahir yang saya ciptakan. Tanganku tak pernah lepas dari Susu Ely yang molek itu. Tiba-tiba, Ely memiawik dan melenguh tertahan sambil mengeluarkan cairan vagina yang banyak sekali. “Akh.. ah.. oh.. e.. nak.. Kak.. oh..!” Itulah orgasme pertamanya. Aku pribadi menelan seluruh cairan itu. Rasanya gurih dan nikmat.
“Gimana Enak, Ly?” tanyaku sambil mencubit puting susunya. “Wah, Kak! Nikmat sekali. Rasanya Ely terbang ke surga.” Jawabnya sambil meraih baju dalamnya. Melihat itu, Aku pribadi mencegahnya.
“Tunggu, Masih ada yang lebih nikmat lagi.” Kataku.
“Sekarang saya mau ajarin Ely yang kayak begitu” sambil menunjuk adegan di Laptop dimana seorang wanita yang sedang menghisap penis laki-laki.
“Gimana, mau?” Tanyaku menantang.
“Oke deh!” Ely menjawab dan pribadi meraih penisku yang mulai mengeras. Ely mengocok perlahan penisku itu ibarat yang ada di Laptopku. Lalu dengan malu-malu Dia memasukkannya ke mulutnya yang hangat sambil menyedot-nyedot dengan lembut. Mendapat perlakuan demikian pribadi aja penis ku tegak dan tambah mengeras. Terasa nikmat sekali diperlakukan demikian. Aku menahan Air maniku yang mau keluar. Karena belum saatnya. Setelah kurang lebih 15 menit diemut dan dibelai olah tangan halus Ely, penisku sudah siap tempur.
“Nah kini pelajaran yang terakhir” Kataku. Ely berdasarkan aja waktu Aku angkat Dia dan membaringkan di atas lantai. Ely juga membisu waktu Aku mengesek-gesek penisku di lisan vaginanya yang masih perawan itu. Karena udah kering lagi, Aku kembali menjilat vagina Ely hingga Vaginanya banjir lagi dengan cairan surga. Ely hanya pasrah saja ketika Aku memasukkan penisku ke dalam vaginanya.
“Ah.. Sakit, Kak.. oh.. Kak..!” jerit Ely ketika kepala penisku menerobos masuk. Dengan lembut Aku melumat bibirnya supaya Ely tenang. Setelah itu kembali Aku menekan pinggulku.
“Oh.. Ely.. sempit sekali.. Kamu memang masih perawan, oh..!” Ely hanya memejamkan mata sambil menahan rasa sakit di vaginanya.
Setelah berjuang dengan susah payah, Bless..!
“Akh.. Kak.. sakit..!” Ely memiawik tertahan ketika Aku berhasil mencoblos keperawanannya dengan penisku. Terus saja Aku tekan hingga mentok, kemudian Aku memeluk bersahabat Ely dan berusaha menenangkan Dia dengan lumatan-lumatan serta remasan-remasan yang lembut di payudaranya. Setelah tenang, Aku pribadi menggenjot Ely dengan seluruh kemampuanku.
“Oh.. e.. oo.. hh.., ss.. ah..!” Ely mendesah tanpa arti. Kepalanya kekanan-kekiri menahan nikmat. Nafasnya mulai memburu. Tanganku tak pernah lepas dari payudara yang semenjak tadi keremas-remas terus. Karena masih rapat sekali, penisku terasa ibarat di remas-remas oleh vaginanya Ely,
“Oh.. Ly, yummy sekali vaginamu ini, oh..!” Aku mendesah nikmat.
“Gimana, enak? nikmat?” tanyaku sambil terus menggenjot Ely.
“enak.. sekali, Kak.. oh.. nikmat. Te.. rus.. terus, Kak.. oh..!” Desah Ely.
Setelah kurang lebih 25 menit Aku menggenjot Ely, tiba-tiba Ely mengejang.
“K.. Kak..! Ely udah enggak tahan. Ely mau pi.. piss.. oh..!” Kata Ely sambil tersengal-sengal.
“Sabar, Ly! Kita keluarkan Bersama-sama, yah! Satu..” Aku semakin mempercepat gerakan pinggulku.
“Dua.., Ti.. nggak.. oh.. yess..!” Aku Menyemburkan Spermaku, croot.. croot.. croott..! Dan bersamaan dengan itu Ely juga mengalami orgasme.
“Akh.. oh.. yess..!” Ely menyiram kepala penisku dengan cairan orgasmenya. Terasa hangat sekali dan nikmat. Kami saling berpelukan menikmati indahnya orgasme. Setelah penisku menciut di dalam vagina Ely, saya mencabutya. Dan pribadi terbaring di sampingnya . Kulihat Ely masih tersengal-sengal. Sambil tersenyum puas, Aku mengecup dahinya dan berkata
“Thank’s Ely! Kamu telah memperlihatkan harta berhargamu kepada ku. Kamu menyesal?” Sambil tersenyum Ely menggelengkan kepalanya dan berkata,
“Kakak hebat. Ely bisa berguru banyak wacana Sex hari ini. Dan Ely Serahkan mahkota Ely alasannya yaitu Ely percaya abang mencintai ku. Kakak tak akan ninggalin Ely. Thank’s ya Kak! Yang tadi itu nikmat sekali. Rasanya ibarat di surga.”
Kemudian kami membenahi diri dan membersihkan darah perawan Ely yang berceceran di lantai.
Begitulah selanjutnya korelasi kami berdua selama berbulan-bulan…kalau saya mau ML lagi sama Ely,tinggal minta dan telpon secara leluasa,begitupun sebaliknya.
Satu kata yang terucap dari mulutku yaitu., AJIB.
0 Komentar