Kumpulan Dongeng Sex Nikmatnya Berselingkuh Di Kamar Hotel

Kumpulan dongeng Sex  2018 - Aku seorang ibu rumah tangga biasa namaku Delia setiap hari saya berada di rumah, balasannya akupun mencari kesibukan dengan banyak berkumpul dengan para wanita sosialita. Sebenarnya hidupku tidak sepi-sepi amat alasannya yaitu ialah saya tinggal di rumah keluarga suamiku, ada kedua mertuaku yang masih sibuk bekerja juga di perusahaannya sendiri. Juga anakku yang kini sudah dua orang Nana 3 tahun dan Dika 12 tahun.
Akupun memiliki suami mas Imran yang bertanggung jawab pada keluarga, diapun begitu hot memuaskan saya di dalam melakukan kekerabatan intim layaknya dalam adegan dongeng sex paling hot, tapi akupun menghianatinya juga. Mungkin saya terbawa pergaulan dengan teman-temanku yang menganggap menduakan sudah di anggap hal yang biasa bahkan katanya membuat kita lebih agresif menjalani kehidupan ini.
Tepat di usia pernikahanku yang ke 12 tahun saya menghianati suamiku, dan bukan dengan orang lain melainkan dengan orang rumah juga. Meskipun ia tidak ada kekerabatan darah dengan keluarga suamiku tapi ia tinggal di rumah besar ini juga. Namanya mas Soni ia merupakan sopir keluarga, setiap hari kerjanya mengantar orang rumah ke kantor dan kembali lagi ke rumah hingga tenaganya di butuhkan.
Oleh alasannya yaitu ialah itu mas Soni selalu berada di rumah setiap hari, alasannya yaitu ialah saya selalu sibuk dengan arisan dan juga kegiatan kumpul-kumpul dengan teman-temanku balasannya mas Soni yang sering mengantarku. Awal mula saya tertarik padanya dikala saya meminta ia untuk masuk kedalam ruangan tempat kami mengadakan acara, dikala itu ia membawakan barang yang akan saya bawa.
Tapi di dalam semua pada heboh bilang “Aduuh jeng Delia suaminya cakep banget jeng..” Aku kaget dan hendak mengklarifikasi tapi dikala semua berkata mirip itu balasannya akupun hanya tersenyum saja “Mas boleh kenalan tidak..?” Kata jeng Vika pada mas Soni dan saya lihat mas Soni begitu tersipu malu di buatnya dan dikala saya melihatnya dengan seksama ia memang begitu cakep dan gagah.
Sejak hari itu saya selalu memperhatikan mas Soni bahkan saya mirip wanita yang kesepian, yang haus akan adegan dongeng sex. Padahal kehidupan seks dengan suamiku masih sama mirip dulu, tapi akhir-akhir ini saya sering melamunkan mas Soni bahkan tidak jarang saya membayangkan melakukan adegan dongeng hot bersamanya. Aku benar-benar terhipnotis pada mas Soni.
Lama kelamaan akupun tidak dapat membendungnya segala cara saya coba untuk mengambil hatinya “Mas Soni beli aja buat keluarganya…” Kataku sembari tersenyum dikala kami sedang berada di sebuah toko pakaian di salah satu mal “Saya belum menikah bu…” Wiihhh mendengar ia berkata mirip itu akupun menjadi lebih senang lagi balasannya akupun membelikannya baju yang pas buat dia.
Untuk melancarkan aksiku saya bukan cuma membelikannya baju tapi juga sering curhat sesuatu yang gak penting padanya, hingga balasannya kamipun menjadi begitu erat tapi kemudian saya sadar kalau saya harus bersikap masuk nalar di depan mereka semua. Karena pernah sekali dikala saya melewati dapur secara tidak sengaja saya mendengar Lilis pembantuku yang genit.
Berkata mirip ini pada mas Soni “Mas Soni kok deket sama bu Delia.. jangan ada apa-apa ya..” Soni eksklusif menjawab “LIs..kamu ini apa sih..jangan fitnah gitu lho” Kata mas Soni marah dan mbok Sinah pembantuku yang lain berkata “Huuss..kamu tuh LIs.. awas kedengaran majikan di pecat kamu..” LIlis manggut-manggut sambil manyun “Ya..iya Lilis kan cuma bercanda..”.
Karena saya mengubah sikapku pada Soni di depan mereka balasannya merekapun tidak pernah mewaspadai saya suka pada mas Soni. Sampai pada suatu dikala saya sedang ada kegiatan di luar kota dan harus menginap setelah saya pamit pada suamiku ia menetapkan untuk menyuruhku membawa sopir sendiri dan Soni menjadi pilihannya untuk mengantarku saya senang mendengarnya.
Dengan penuh semangat akupun pergi dengan Soni, setelah melakukan perjalan selama kurang dari 6 jam kamipun sampai. Aku istirahat di hotel tempat saya menginap saya beda kamar dengan Soni, tapi setelah terbangun dari tidur istirahatku akupun segera mandi dan keluar memesan masakan ke dalam kamar hotel sekaligus melancarkan aksiku untuk berdua dengan mas Soni saya sengaja memesan untuk dua orang.
Setelah saya telpon ia untuk datang ke kamarku, diapun datang dan menyantap masakan yang telah saya pesan. Setelah itu kami mengobrol berdua hingga balasannya saya mampu membuat gairah mas Soni bangkit, dikala saya mendekatkan tubuhku padanya diapun eksklusif berangasan dengan memelukku kemudian mecium bibirku kamipun saling pagut dengan mesra dan gairah kami berdua sama-sama memuncak.
Tanganku melingkar di lehernya “Aaaaggggggghhh… aaaaagggghhhh… aaaaggghhhh… aaaggghhh..” Aku mencoba mendesah tepat di telinganya hingga diapun semakin terangsang “Ooouugggggghh… maaaas… aaaggggghhh…. aaaaaggghhhhh… eeeeuuummmmmhhhppppp….. aaaaggggghhhhh…” Desahku tanpa menghiraukan apapun lagi saya begitu menikmatinya.
Hingga tidak terasa kini tubuhku sudah dalam keadaan telanjang dan mas Soni sudah menindihku “Aku masukin ya sayaaang…. eeeehhhhhggggg…” Dia masih bertanya lirih padaku “Iyaaaa maaas.. ayyoooo… aaaaggggghhhh…. aaaaggghhhh… aaaaaaggggghhh… aaaaagggghhhh..” Kataku sembari eksklusif mendesah begitu ia bergoyang di atas tubuhku yang sudah menggeliat.
Bagai pemain dalam adegan dongeng hot kami terus berburu “OOouuuuggggghhh… aaaagggghh… aaagggghhh… maaaaas… aaagggghhhh… aaaaagggghhhh… aaaagggghhh.. ” Diapun sama-sama menikmati adegan seks ini, di tambah saya semakin hot ikut menggoyangkan tubuhku juga alasannya yaitu ialah benar kata teman-temanku melakukan kekerabatan intim dengan selingkuhan lebih nikmat rasanya.
Tidak lama kemudian kamipun sama-sama mendesah dan mengerang dengan kerasnya “OOouuuggggghhhh…. aaaaaaggggghh… aaaaagggghhh… aaaaghh.. sa.. saaayaaang… aaagggh… aaaaagggggghhhhh…” Kamipun berdua sama-sama terpuaskan berulang kali mas Soni menciumku dan akupun senang ia melakukan hal itu kini tubuh kami sudah basah bersimbah keringat.
Sungguh saya begitu puas melakukan adegan dongeng sex ini dengan mas Soni, selama 3 hari kami melakaukan hal itu. Meskipun masih terasa kurang tapi balasannya mas Soni mengajaku pulang ia bilang takut ada yang curuga dengan kekerabatan kami. Dia memintaku untuk merahasiakan hal ini dan ia berjanji akan selalu ada untukku dan hingga detik ini kami masih berhubungan secara backstreet.

Previous
Next Post »
0 Komentar