Cerita Sex Menikmati Orgasme Bersama Cewek Kost

Cerita Sex - Namaku yaitu Iyo, usiaku 24 tahun, saya tinggal sendiri di sebuah rumah yang cukup besar untuk saya tempati sendiri alasannya yaitu itu rumahku kujadikan daerah kost cewek. Apalagi rumahku letaknya berdekatan dengan universitasku.
Cerita Sex Menikmati Orgasme Bersama Cewek Kost Cerita Sex Menikmati Orgasme Bersama Cewek Kost
Cerita Sex Menikmati Orgasme Bersama Cewek Kost

Aku menyeleksi semua cewek yang ingin kost di rumahku, mereka harus cantik, seksi dan gaul apalagi bila wajahnya terlihat nakal, pasti pribadi saya terima tinggal disini. Karena itu semua kamar terisi dengan cewek-cewek cantik. Itulah awal percintaanku dengan salah satu cewek kostku.

Yang saya incar yaitu Nuke alasannya yaitu beliau sangat cantik dan bodynya sangat seksi, wajahnya sangat sensual menurutku, saya jatuh hati ketika pertama melihatnya alasannya yaitu itu saya melaksanakan segala macam cara semoga mampu memilikinya, mengantar beliau kuliah pakai mobil, membantu menyelesaikan tugas, ajak beliau jalan, nonton, shopping, pokoknya kumanjakan dia.

Akhirnya usahaku tak sia-sia, Nuke mulai jatuh hati padaku. Hal itu terjadi ketika kami berdua pulang dari menonton bioskop. Tingkah laku Nuke terlihat lain, biasanya beliau suka bercanda hingga tertawa ngakak, malam itu di dalam kendaraan beroda empat beliau tampak pendiam dan sering menatap wajahku lalu tersenyum manis, bekerjsama saya tahu isi hatinya tapi saya akal-akalan tidak tau.

"Kamu kenapa Say..? Sakit ya?", tanyaku sok perhatian.
"Oh.. Nggak kok Yang.. Nuke jadi suka aja ngelihat Yayang..", jawabnya polos.

Kemudian kami tersenyum dan melongo lagi hingga di rumah. Pada waktu jalan beliau menggandeng tanganku lembut hingga di kamarnya.

"Udah ya Say, sekarang tidur ya?", kataku sambil beranjak pergi menuju kamarku.
"Yang.. Kenapa ya Nuke kok jadi sayang sama Yayang.." ucapnya sambil memegang tanganku, matanya menatapku penuh harap.
"Ah.. Ngaco kamu, udah tidur sana!", jawabku sok hirau taacuh sambil berlalu.
"Yang..! Temani Nuke bentar ya..?", pintanya, saya hanya tersenyum lalu beliau menggandengku masuk kamarnya. Setelah kamarnya kukunci, Nuke pribadi memelukku.
"Nuke cinta Yayang..", katanya sambil mencium bibirku lembut.

Inilah yang kutunggu, saya membalas pelukannya sambil mencium bibir sensualnya. Lama kelamaan ciuman kami semakin panas, pengecap kami saling beradu penuh gairah, tanganku sudah tak tahan ingin meremas buah dadanya yang semok dan kencang itu. Kusandarkan beliau di balik pintu, lalu saya memasukkan tanganku ke dalam bajunya, buah dadanya terasa empuk dan lembut ketika kuremas meski putingnya sudah mengeras. Nuke tampak sangat menikmati permainan ini, matanya terpejam sambil sekali-kali mendesah nikmat.

Ciumanku mulai turun ke leher jenjangnya, lidahku menyapu tiap jengkal lehernya, tampaknya beliau sudah tak tahan lagi ketika puting susunya kujilati sambil kugigit lembut, lalu roknya mulai kulepaskan perlahan, tanganku kini mulai meraba-raba gumpalan bulu halus tempiknya sambil terus menjilati susunya, jemariku terasa berair ketika kugesek-gesekkan di luar tempiknya, lalu saya jongkok, salah satu kakinya kuangkat dan kusandarkan di bahuku semoga saya lebih leluasa menciumi tempiknya, lidahku menyapu klitorisnya sambil sekali-kali kusedot gelambir tempiknya, kakinya terasa bergetar menahan geli nikmat rangsanganku. Cukup lama kurangsang tempiknya dengan lisan dan lidahku, hingga alhasil tubuhnya bergetar hebat.

"Oh.. Yayang.. Nuke hampir.." bibirnya makin mendesah nggak karuan dan tangannya makin menenggelamkan mukaku ke tempiknya. Lalu terasa banyak cairan kental yang hangat mengalir dan membasahi mulutku, cukup banyak yang tertelan di mulutku. Tampaknya beliau mengalami orgasme hebat.

Lalu saya berdiri sambil mengusap mulutku yang basah, Nuke menatapku sambil tersenyum nakal, tangannya melingkar manja di pinggangku, saya makin nafsu melihatnya lalu kugendong beliau ke ranjangnya dan kurebahkan tubuhnya. Kulebarkan kedua kakinya lalu saya menindih tubuhnya, Nuke terlihat pasrah hingga membuatku makin bernafsu. Lalu sambil berciuman, kugoyang-goyangkan kontolku sambil kugesek-gesekkan di bibir tempiknya.

Batang kontolku terasa berair dan geli, lalu kuarahkan kontolku ke lubang tempiknya, kusodok pelan-pelan. Terasa sulit untuk memasukinya alasannya yaitu lubangnya sangat sempit, saya terus menggoyang-goyangkan pantatku, terasa nikmat ketika helm kontolku masuk ke dalamnya.

"Achh.. Yayang, pelan-pelan.. Sakit yang.." Nuke menjerit tertahan menahan sakit ketika kosodok-sodokkan kontolku lebih keras.

Aku memperlambat gerakanku, alhasil kontolku masuk ke dalam tempiknya sedikit demi sedikit.

"Uhh.. Achh.." desahnya ketika seluruh batang kontolku tenggelam, serasa menyerupai dipijat-pijat dan tersedot masuk ke dalam tempiknya.

Aku makin kasar melihat raut wajahnya yang mempesona, keringatku menetes membasahi tubuhnya, makin lama makin cepat sodokan kontolku di dalam tempiknya, bunyi desahan kami makin keras di kamarnya, tak peduli ada yang mendengar. Kutindih dan kupeluk Nuke sambil kujilati telinganya.

"Oh Yayang.. Nuke mau lagi.. Ahh..", rintihnya.
"Aku juga Say..", balasku.

Saat spermaku terasa menjalar di dalam urat kontolku, gerakanku semakin cepat, alhasil kami berdua mengalami orgasme bersamaan, spermaku muncrat memenuhi tempiknya, pelukanku makin erat, gerakanku makin melambat, tapi tangan Nuke terus mendorong pantatku semoga saya terus bergerak..

"Terus.. Nuke hampir.."

Lalu ketika sodokanku kembali kupercepat, Nuke semakin keras meremas pantatku, pahanya makin erat menjepit pinggangku.

"Achh.. Achh..", desahnya ketika beliau mengalami orgasme kedua kalinya, terasa banyak cairan hangat membasahi kontolku, lalu gerakanku berhenti.

Kupeluk terus beliau sambil mencium keningnya, kontolku masih tertanam di tempiknya hingga mengecil dengan sendirinya. Kemudian kulepas perlahan, terasa geli sekali dan kulihat ranjangnya telah berair oleh cairan kami berdua. Dan terlihat ada noda merah darah di ranjang itu, kutatap wajahnya, tak ada raut penyesalan di sana.

"Nuke udah nggak perawan lagi Yang.. Jangan tinggalin Nuke ya..", pintanya padaku.
"Nggak mungkin saya tinggalin kau Say, saya cinta kau..", batinku. Lalu kami berdua tidur sambil berpelukan, saya bermimpi mengagumkan hingga pagi tiba..

Tak terasa matahari sudah terbit, hari sudah mulai siang, dan kulihat Nuke masih tidur pulas di sampingku sambil memelukku. Wajahnya tampak mempesona dan cantik sekali pagi itu. Aku sangat beruntung mampu memilikinya. Lalu kukecup lembut keningnya. Aku tak mau membangunkannya, jadi kutunggu saja hingga beliau terbangun. Akhirnya tidak berapa lama Nuke terbangun dan menggeliat, kemudian beliau menatapku.

"Met pagi Say..", katanya manja sambil menciumku.
"Ihh bauu.. Sana mandi dulu..", jawabku bercanda.
"Gak mau bila nggak Yayang mandiin", balasnya genit.

Lalu kugendong beliau ke kamar mandi di dalam kamarnya. Lalu kami berdua mandi bersama. Saat kusiram tubuhnya dengan air dingin, Nuke tampak menggigil dan memelukku lagi.

"Yayang.. Dingin nih.. Ntar aja mandinya ya..", pintanya manja.

Lalu beliau mulai merangsangku lagi, puting susuku dijilati dan tangannya mulai badung meremas kontolku yang masih tidur. Lidahnya berputar-putar mengelilingi puting susuku, rasanya benar-benar nikmat sekali. Makin lama kontolku mulai tegak lagi alasannya yaitu tak tahan menahan rangsangannya. Ketika tanganku ingin meremas buah dadanya, Nuke pribadi menepisnya..

"Nggak boleh.. Aku mau puasin Yayang dulu..". katanya.

Lalu ciumannya perlahan mulai turun ke perut dan pinggangku, benar-benar geli dan nikmat sekali. Aku cuma bersandar di dinding menikmati rangsangannya. Lama kelamaan bibirnya mulai turun kearah kontolku, perlahan dijilatinya mulai pangkal hingga helmnya. Aku benar-benar dimanja oleh sentuhannya yang begitu lembut. Sekali-kali matanya menatapku nakal, saya benar-benar tak tahan dibuatnya. Kontolku terus dikulum sambil dikocok perlahan.

"Ahh udah say.. Sini gantian..", bisikku lirih.

Lalu kubalikkan badannya membelakangiku dan saya jongkok di belakangnya, pribadi saja kujilati vaginanya, baunya begitu harum khas wanita, kujilati perlahan sambil sesekali lidahku masuk ke dalamnya. Nuke mulai mendesah..

"Oh.. Yayang..", saya semakin bersemangat merangsang klitorisnya, tanganku juga meremas pantatnya yang membulat bersih. Lalu jilatanku mulai naik ke lubang pantatnya..

"Ihh geli Yang..", desahnya sambil tertawa kecil, jemariku kini mulai kumasukkan ke dalam vaginanya dan kuputar perlahan sehingga menjadikan sensasi pada tubuhnya. Getaran kakinya mulai terasa dan desahnya mulai tidak karuan.

"Oohh.. Achh", lalu saya berdiri dan kontolku kini mulai kugesek-gesekkan di bibir vaginanya. Kumasukkan perlahan dan kugoyangkan pelan-pelan, kami sangat menikmati permainan yang lembut ini.

Akhirnya kontolku benar-benar terbenam seluruhnya di dalam vaginanya, tanganku terus meremas-remas pantatnya. Nukepun juga ikut bergerak maju mundur seirama dengan gerakanku. Lalu ketika gerakan kupercepat, Nuke tampak sudah tak tahan menghadapi gempuranku, tubuhnya mulai bergetar dan desahnya makin keras di dalam kamar mandi. Orgasmenya mulai mengalir membasahi kontolku, begitu berair dan hangat terasa, lalu kurasakan spermaku mulai mengalir di dalam batang kontolku dan gerakanku makin cepat menyodok tempiknya. Akhirnya sperma telah berada di ujung kontolku dan ketika akan kutarik keluar, Nuke menahannya..

"Yayang, dikeluarin di dalam saja.."

Akhirnya saya tak jadi menarik kontolku dan melanjutkan sodokanku, lalu spermaku muncrat membasahi vaginanya. Mataku terpejam menikmati orgasme yang begitu andal itu. Akhirnya ketika permainan telah selesai, kupeluk dan kukecup lembut keningnya, lalu kami berdua meneruskan mandi sambil saling membasuh tubuh dan bercanda.

End by Cerita Sex Bergambar - Kumpulan Cerita Dewasa, Cerita Mesum, ABG Bugil, Cerita Ngentot Tante, Kisah Janda Hot dan Cerita Seks Terbaru 2017. Sumber http://www.ceritasex2017.com/
Previous
Next Post »
0 Komentar