Cerita Ngentot Cantiknya Penjual Kaset VCD

Namaku Dhika, malam itu saya berada dikost sendiri, pda ahri itu saya merasa sangat bosan sekali. Mungkin hal kebosananku itu tanggapan dari setelah beberapa bulan saya mengerjakan beberapa project dari para klienku. Ketika itu saya mencoba menelfon Lita ( pacarku) untuk saya nonton film di bioskop, namun ketika itu Lita menolak ajakanku, alasannya beliau harus mengerjakan peran kuliahnya yg harus segera diselesaikan.


Pada malam itu pada akhirnya, aku-pun memutuskan untuk membeli kaset VCD pada langgananku, dan membeli cemilan untuk malam nanti. Memang saya sering sekali membeli VCD bajakan di daerah itu, bahkan saya kenal cukup akrab dgn penjualnya. Nama penjual kaset bajakan itu Dita. Sedikit gambaran dari seorang Dita, sebagai berikut, beliau berbody sexy, tinggi 162 cm, berat tubuh 57 kg dan berusia sekitar 27 tahunan. Selain itu Dita juga mempunyai payudara yg semok dan pantat yg cukup bohay. Sebenarnya ketika saya melihat beliau saya lumayan nafsu, hhe… Karana Memang Dita ini selalu memakai pakaian yg serba ketat dan minim. Lanjut ke ceritanya,

“ Malem Dit, ngomong-ngomong ada video gres nggak nih ?, ” tanyaku sesampainya di temapt Dita.

“ Banyak Dhika, yg sebelah sini ya Dhika, ” ucapnya sembari pertanda deretan kaset VCD terbaru.

Saat itu saya melihat kaset itu satu persatu, hingga pada hasilnya saya menemukan beberapa film action yg menarik, kemudian,

“ Dit coba yg ini, bolekan dicoba dulu, ” kataku sambil menyerahkan kedua kaset itu padanya.

Setelah itu Dita mulai mencoba kaset yg saya berikan pada VCD playernya. Sembari menuggu beliau menyalakan kaset, saya memperhatikan keindahan tubuh Dita pada malam itu. Seperti biasa Dita malam itu nampak seksi sekali. Dgn pakaian minim favoritnya, ketika itu buah dada beserta lekuk tubuh-nya terlihat sangat menarik hati sekali. Nampak sintal, kencal tubuhnya malam itu. Ditambah lagi malam itu beliau memakai rok mini. Cerita Mesum

Singakat dongeng kaset-pun selesai dicoba,

“ Oke deh yg ini saya ambil Dit, ” ucapku.

“ Ok Dhika, omong-omong kau sendirian aja nih Dhika, tumben kau nggak keluar sama pacar kau ?, ” tanyanya.

“ Iya nih Dit, makanya aky beli VCD buwat ngilangin rasa boringku, ” jawabku.

“ Oh iya Dhika, kau mau beli yg lebih seru nggak nih Dhika ?, ” ucapnya sembari tersenyum genit.

“ Apa tuh, ” jawabku.

Saat itu Dita-pun mengambil sebuah bungkusan plastik hitam dari balik lacinya, kemudian beliau menyerahkannya padaku yg ternyata isinya kaset Porno,

“ Wow, ini seru banget Dit, hha… tp jika beli yg ini nonton-nya harus berdua nih,hhe… ” ucapku memancing Dita.

Saat itu saya berharap Dita paham dgn maksudku,

“ Hemmm… bilang aja kau minta ditemenin sama aku, ” ucap-nya menggodaku.

“ Kamu tahu aja deh Dit, hhe… ?, ” tanyaku.

Mendengar ucapan-nya saya senang sekali, dan seketika itu pEnisku mulai ereksi alasannya membaygkan mampu berduaan sama Dita ketika nonton kaset Porno itu. kemudian,

“ Tp jangan sekarang ya Dhika, nanti 1 jam lagi saya jemput aja saya yah, ” ucapnya.

“ Siap cantik, ” ucapku girang.

Kemudian setelah kami bersepakat, aku-pun membayar kaset yg kubeli tadi. Kaprikornus kaset VCD yg saya beli 1 film actoon dan satunya film porno. Setelah itu aku-pun beranjak pergi untuk dahulu untuk makan malam saembari menunggu Dita menutup toko kasetnya. Singkat dongeng 1 jam-pun telah berlalu, kini Dita-pun telah berada dalam mobilku. Karena sdh tidak tabah akupun memacu mobilku dgn kencangnya, Cerita Ngentot

“ kog kok ngebut sih Dhika nyetir mobilnya ? kau udah nggak tahan ya ?, ” ucapnya mengodaku.

“ Hehe, Iya nih Dit, saya udah pengen banget, ” ucapku.

“ Ngomong-ngomong kau jika ML berpengaruh berapa lama Dhika ? jangan-jangan ntar kau Pelcrot lagi (nempel ngecrot) ?, ” ucapnya menggodaku.

“ Enak aja, Lihat aja ntar, saya bakalan buat kau puas deh..., ” ucapku.

“ Kirain kau kayak pemuda aku, pemuda saya tuh jika ML keluarnya cepet banget soalnya Dhika, ” ucapnya sedikit curhat.

Kini kami-pun telah hingga di Kostku, kemudian kami-pun eksklusif masuk ke kamar. Oh iya para pembaca, Kostku ini terbilang sangat bebas, setiap anak kos bebas membawa dan menginapkan siapapun pada Kost ini. Bebas tp sopan maksudnya, ngertikan ??, hhe. Mulailah saya menyalakan AC dan Televisi-ku, kemudian saya segera memilih VCD porno dan mulai kuputar VCD playerku. Cerita Sex Sensasi

Setelah itu akupun menuju menuju ranjangku dimana ketika itu Dita telah duduk di ranjangku. Adegan-demi adekan sex-pun mulai diputar, ketika itu kami menikmati sekali Film sex itu. Ditengah diputarnya Film sexs itu, nampak sekali nafas Dita mulai tidak beraturan di sebelahku. Entah sengaja atau tidak ketika itu Dita mulai mulai meremasi tanganku. Melihat hal itu aku-pun mulai memalingkan wajahku kearahnya. Cerita Sex Terbaru

Tidak kusangka ketika itu Dita sdgn agresifnya eksklusif melumat bibirku dgn penuh gairah. Penuh dgn Nafsu, pengecap Dita-pun mulai menerobos masuk ke mulutku. Saat itu tidak tinggal membisu begitu saja, saya membalas ciuman Dita dgn penuh nafsu juga. Mulailah tanganku meremas buah dada Dita yg kenyal dan semok dari balik Baju ketat yg ketat itu, Cerita Sex Seru

“ Berhenti dulu ya Dhika, saya buka baju saya dulu yah, ” ucapnya sambil melepaskan Baju yg dipakainya.

Tampaklah sdh Buah dada-nya yg besar dibungkus Bra berwarna krem. Puting Buah dada-nya tampak menonjol di balik kain BRA nya itu,

“ Ayo kau yg buka Bra-nya Dhika, ” ujarnya menggoda.

Tanganku eksklusif membuka kaitan Bra di punggungnya. kemudian kuturunkan tali penygga dari pundaknya, dan terpampanglah payudara Dita di depanku. Payudara yg ranum dan besar, dgn putingnya yg menonjol menantang. Kuusap-usap dan kupilin perlahan puting payudara Dita yg manis ini, sambil kemudian kuciumi lagi bibirnya, Cerita Sex HOT

“ Ayo Dhika, tunggu apa lagi. Isap susu saya dong, ” pintanya.

Sambil berkata demikian, tangan Dita agak menekan kepalaku ke bawah menuju dadanya. Tanpa menunda waktu lagi kujilati seluruh permukaan Buah dada-nya,

“ Sssss… Ahhhh… Ouhhhh... “ desah Dita ketika lidahku mengenai putingnya yg telah menonjol keras.

Erangannya semakin menjadi ketika kuhisap putingnya sambil sesekali kugigit perlahan. Sementara saya menghisapi Buah dada-nya yg sebelah kiri, tanganku mempermainkan payudara yg sebelahnya. Tangan Dita mengusap-usap rambutku sambil terus mengerang nikmat, Cerita Mesum HOT

“ Iya Dhika... bener gitu... aduh... enak…oh…, ” erang Dita sambil meliuk-liukan badannya.

Akupun semakin bernafsu menghisapi dan menjilati Buah dada-nya yg kenyal itu. Kulirik layar televisi, dan di layar terpampang cuilan dimana seorang cewek bule berambut pirang sedang dijilati mEmeknya di atas sebuah meja billiard. Erangan cewek tersebut dari bunyi televisi bercampur dgn bunyi desahan Dita yg sedang kulahap Buah dada-nya, Cerita Sex Birahi

“ Ayo Dhika... Aku ajari menyerupai itu, ” ujarnya sambil menarik rambutku dan menunjuk ke layar televisi.

Kemudian didorongnya pundakku menuju ke arah bawah,

“ Cepet buka celana aku, ” ucapnya lagi.

Akupun kemudian mengangkat rok jeans mininya dan tampaklah celana dalam warna krem berenda yg dipakainya. Kubuka celana dalam itu, dan tampaklah liang senggama dgn rambut yg tercukur rapi. Tangan Dita mengelus-elus kemaluannya sendiri, sambil matanya menatapku genit, Ngentot Penjual Kaset

“ Ayo Dhika, saya pengen ngerasain jilatanmu disini, ” ucapnya lagi sambil tangannya masih sibuk mengusap-usap mEmeknya.

Kudekatkan kepalaku ke liang senggama, dan kujulurkan lidahku. Perlahan kujilati mEmeknya. Tubuh Dita menggelinjang andal kala itu, sambil mulutnya mengerang dan meracau nikmat,

“ Ouhhhh... Dhika... ya... jilati terus Dhika... enak…Ouhhhh... “ ucapnya.

Sambil medesah, tangannya menekan kepalaku ke selangkangannya, dan akupun dgn penuh gairah menikmati liang mEmek Dit cantik ini.Erangannya semakin keras dan tubuhnya meliuk-liuk liar ketika saya menghisapi klitorisnya,

“ Terus Dhika... oh…oh…., ” sambil mengerang Dita meremas-remasi Buah dada-nya sendiri.

“ Ayo Dhika, kau tidur di sini, ” ucapnya sambil berdiri dari ranjang.

Cerita Sex Sensasi Ngentot Penjual Kaset

“ Aku ajari posisi yg lebih enak, ” Akupun patuh dan tidur terlentang di ranjang. Sementara kulihat sekilas di televisi, cewek bule cantik sedang disetubuhi secara doggy style di atas meja billiard. Erangan bunyi dari televisi menambah erotis suasana di dalam kamarku. Dita kemudian naik ke atas wajahku. Diturunkannya tubuhnya, sehingga liang senggama sempurna berada di atas mulutku. Cerita Sex Gairah

Kujulurkan lidah, dan Dita kemudian menggoyang-goyangkan bokongnya di atas wajahku. Erangan Dita kembali bersaing dgn erangan dari VCD porno di televisi,

“ Ouhhh... Ahhhh… Ssssshhh…., ” desah Dita sambil bokongnya terus bergoyang-goyang mencari kepuasan.

Kujilat dan kuciumi dgn penuh gairah mEmek Dit manis ini. Tangan Dita memegang pinggiran ranjang di atas kepalaku, sementara tubuhnya terus bergoyang mencari kepuasan birahi. Beberapa lama kemudian, goyangan bokong Dita semakin menjadi,

“ Oh... Dhika... saya hampir sampai…Ouhhhhhhhh... “ desahnya panjang.

Tubuhnya menegang, dan ketika itu banyak cairan nikmat keluar dari mEmeknya. Kuhisap habis lendir kawin itu, dan tak lama Ditapun menjatuhkan tubuhnya di sebelahku,

“ Kamu andal Dhika... dgn mas Joko belum pernah saya orgasme menyerupai tadi, ” ucapnya sambil tangannya mengusap-usap dadaku.

“ Aku istirahat sebentar ya, ” ucapnya lagi.

Sebenarnya nafsuku sdh memuncak, tetp saya tak mau memaksa Dita yg seksi ini untuk melayaniku ketika itu juga. Kamipun kemudian kembali menonton VCD porno yg masih terpampang di layar televisi. Di layar tampak sekarang seorang cewek bule berambut pirang sedang bermain tenis dgn seorang pria.

Setelah bermain, mereka beristirahat dan mulai bercumbu. Cewek bule tersebut kemudian membuka celana si pria dan tampak terkejut melihat ukuran pEnisnya yg besar,

“ Oouhhh... Yeahhh… I love it... Ahhhh… “ desah cewek sebelum memasukkan pEnis itu ke dalam mulutnya.

Tampak gairah Dita kembali berdiri melihat cuilan itu,

“ Punyamu besar begitu nggak Dhika?, ” tanyanya sambil tangannya mulai merabai kejanatananku.

“ Lumayan deh Dit, Memang kau suka yg besar ya ?, ”

“ Iya. Semakin besar saya semakin suka, ” ucapnya nakal.

“ Ya udah saya lihat aja sendiri, ” kataku.

Dita tersenyum dan mulai membuka celana panjangku,

“ Wow, besar juga punyamu Dhika. Sampai celananya nggak cukup tuh, ”

Saat itu memang alasannya nafsuku sdh memuncak, kepala pEnisku tampak mencuat keluar tak tertampung celana dalamku. Dita tak tabah membuka celana dalamku. Tangannya kemudian mengocok perlahan kejantananku itu,

“ Keras banget... saya suka pEnis yg kayak gini. Besar dan keras. Pasti cewek kau puas ya ., ” ucapnya lirih.

Wajah Dita kemudian mendekati selangkanganku. Hembusan nafasnya terasa hangat di kulit k0ntolku ketika beliau mengamati pEnisku dgn pandangan gemas. Rasa nikmat yg luar biasa menjalar tubuhku ketika pengecap Dita yg cantik ini mulai menari di kepala pEnisku. Dijilatinya kepala pEnisku berikut batangnya. Setelah itu dgn rakus dikulumnya batang k0ntolku.

“ Sruppp... srusup..., ” bunyi itu yg terdengar ketika Dita memaju-mundurkan kepalanya menghisapi pEnisku

“ Ahhh... pEnismu enak Dhika... saya suka…hmmmmmmmmm, ” racau Dita ketika beliau menghentikan kulumannya untuk menjilati batang k0ntolku.

Sesaat kemudian, pEnisku kembali menyesaki mulutnya yg haus kejantanan lelaki itu. Sementara mulutnya menikmati kejantananku, tangan Dita mengelus-elus buah zakarku. Aku tak kuasa lagi untuk menahan erangan nikmatku. Tangankupun meremas-remas rambut Dita gemas. Dita semakin cepat menghisapi pEnisku.

Kadang mulutnya dimiringkan, sehingga pEnisku membuat pipinya tampak menggelembung. Tangannyapun semakin cepat mengocok batang k0ntolku. Kemudian dikeluarkannya pEnisku dari mulutnya, dan kembali dijilatinya seluruh permukaan pEnisku sambil tangannya mengurut-urut buah zakarku,

“ Keluarin dimulut Dita... Dita pengen minum pejuhmu... “ ucapnya dgn nada memerintah.

Aku tentu tak menolak perintahnya. Memang saya sdh tidak tahan lagi. Sambil mengerang nikmat, akupun mengalami ejakulasi. Saat itu, Dita malah kembali mengulumi k0ntolku, sehingga pejuhkupun masuk ke dalam mulutnya. Dita kemudian menjilati k0ntolku hingga bersih,

“ Enak Dhika... “ tanyanya sambil menjilati pejuhku di sudut bibirnya.

“ Enak Dit... “ jawabku lemas.

Kamipun kemudian kembali beristirahat sambil menonton taygan VCD. Kali ini dilayar tampak seorang cewek ABG bule berambut coklat sedang mencar ilmu memancing. Tak lama cewek itu sdh bercumbu dgn pelatihnya. Cewek ABG menaiki tubuh lelaki itu, dan mulai memompa tubuhnya naik turun. Sementara si aktor, seorang lelaki setengah baya, meremasi payudara cewek tersebut yg bergelantungan indah.

Adegan persetubuhan kemudian dilanjutkan dgn gaya doggy style. Tak lama kamipun kembali terangsang,

“ Dhika... saya pengen menyerupai itu. Dit pengen ngerasain ngentotin pEnismu. Pasti lebih enak daripada punyanya mas Joko, ” ucapnya sambil merabai k0ntolku dan mulai menciumi bibirku.

Dita melepaskan rok mininya yg masih tersisa, kemudian menaiki tubuhku dan mengarahkan k0ntolku pada liang senggama-nya,

“ Ouhhhhh…., ” desahnya ketika pEnisku mulai menerobos liang mEmeknya.

Diapun mulai memompa k0ntolku naik turun. Terkadang diapun mengoyang-goyangkan bokongnya ke kiri dan ke kanan. Suara deritan ranjang, erangan Dita, serta erangan bunyi dari VCD memenuhi kamar Kostku. Walaupun AC kamar telah dinyalakan, tetap saja tubuh kamipun berkeringat. Tetesan peluh itu mengalir dari wajah Dita membasahi Buah dada-nya. Aku segera membuka Baju yg masih saya pakai.

Sementara itu, Dita terus bergoyang menikmati kejantananku. Tanganku tak ketinggalan meremasi Buah dada-nya yg kenyal. Beberapa menit kami bersetubuh dgn gaya ini,

“ Ayo Dhika... sekarang saya pengen dientotin dari belakang, ” ucapnya sambil berdiri dari tubuhku.

Dia kemudian menungging sambil tangannya memegang ujung ranjang. Akupun segera memasukkan pEnisku kembali ke dalam mEmeknya.

“ Ouhhhh... enak Dhika…terus Dhika... Ouhhhhh... yg cepat…Ouhhhhh, ” desah Dita ketika kupompa tubuhnya.

Tanganku meremasi Buah dada-nya yg bergoyang menggemaskan. Terkadang kuremas pula bokongnya yg bundar padat menantang,

“ Ayo Dhika… saya hampir sampai... terus Dhika…oh…Ouhhhh…Ouhhhhhhh, ” . Tubuh Dita kembali mengejang, kemudian rebah lemas di atas ranjang.

Kali ini saya tak mau lagi menggantung. Kubalikkan tubuh Dita dan kuarahkan pEnisku kembali ke liang mEmeknya yg telah licin oleh cairan orgasmenya. Kugenjot tubuh Dita yg seksi ini dgn gaya missionary,

“ Uhhhhh... Ssss…. Ahhhhhh... “ demikian erangan yg keluar dari mulutnya seirama dgn genjotan tubuhku.

“ Hisapi putingku Dit, ” kataku.

Mulut Ditapun kemudian menghisapi puting dadaku sementara saya menggenjot tubuhnya. Tak lama akupun tak tahan lagi menahan ejakulasiku yg kedua. Wajah cantik Dita ditambah dgn erangannya, serta jepitan mEmeknya di kelaminku membuatku mencapai puncak,

“ Aku hingga Dit... ahhhhhh, ” jeritku tertahan ketika saya menyemburkan pejuhku dalam rahimnya.

Kamipun berbaring lemas di atas ranjang. Puas sekali rasanya menyetubuhi Dita nan ayu ini. Kunyalakan sebatang rokok untuknya dan satu untukku. Kami kemudian mengobrol dan bercanda sambil tiduran di atas ranjang,

“ Dhika... anterin saya pulang ya, ” ucapnya setelah beliau menghabiskan rokoknya.

“ Lho... udah malam Dit nanggung. Nginep di sini aja, ”

“ Wah jangan Dhika... besok pagi mas Joko mau jemput saya berangkat kerja, lagian saya juga nggak bawa pakaian ganti, ” ucapnya.

Pada akhirnya, aku-pun mengantar beliau ke rumahnya. Singkat dongeng aku-pun menurunkannya Dita agak sedikit jauh dari rumahnya supaya tetangganya tidak curiga. Enak juga nonton kaset VCD bareng Dita. Mungkin saya akan semakin sering beli VCD nantinya, hha

Previous
Next Post »
0 Komentar